PT Transjakarta menonaktifkan seluruh fasilitas elevator atau lift serta eskalator di seluruh halte akibat sebaran abu vulkanis dari Gunung Anak Krakatau yang menghujani wilayah Jakarta pada Minggu (6/9).
Penonaktifan fasilitas lift dan eskalator tersebut diberlakukan sebagai langkah mitigasi keselamatan. Kebijakan ini diterapkan demi mencegah terjadinya kerusakan pada sistem mekanikal dan sensor elektronik yang rentan terganggu oleh partikel abu vulkanis.
Layanan Operasional dan Pendampingan Penumpang
Meski fasilitas lift dan tangga berjalan dimatikan untuk sementara waktu, Transjakarta memastikan seluruh operasional layanan bus tetap berjalan secara normal.
Penutupan 6 Bandara Diperpanjang 4 Jam Imbas Erupsi Anak Krakatau

Untuk menjaga aksesibilitas pengguna, Transjakarta menyiagakan petugas di area tangga halte. Keberadaan petugas tersebut ditujukan untuk mendampingi para pelanggan berkebutuhan khusus serta kelompok prioritas yang memerlukan bantuan mobilitas.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani menjelaskan bahwa langkah ini diambil guna mengantisipasi potensi sebaran abu vulkanik di wilayah Jakarta, sekaligus memastikan kenyamanan perjalanan bagi pelanggan.
Reaktivasi Bertahap dan Imbauan Penumpang
Ayu menegaskan bahwa pengaktifan kembali atau reaktivasi lift dan eskalator di halte-halte Transjakarta akan dilakukan secara bertahap. Fasilitas tersebut baru akan kembali dioperasikan setelah pembersihan menyeluruh selesai dan uji kelayakan bersama tim teknis rampung dilaksanakan.
Direktur BRI Imbau Generasi Muda Bijak Kelola Uang di Era Digital

Jakarta menjadi salah satu wilayah yang terdampak abu vulkanik menyusul erupsi Gunung Anak Krakatau yang berlangsung terus-menerus sejak Jumat (4/9) hingga Minggu (6/9). Sejak Minggu (6/9) dini hari, warganet di media sosial mulai mengunggah foto dan video yang menunjukkan abu gelap beterbangan di udara serta menyelimuti area rumah dan kendaraan.
Menyikapi kondisi tersebut, Transjakarta mengimbau para penumpang untuk selalu menggunakan masker dan tetap waspada saat memanfaatkan moda transportasi publik. Pembaruan informasi operasional akan terus disampaikan secara berkala melalui kanal resmi Transjakarta.






