PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) resmi mengantongi persetujuan dari para pemegang saham untuk melaksanakan aksi penambahan modal tanpa memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement. Kesepakatan penting ini dicapai dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan pada Selasa (8/9/2026).
Melalui aksi korporasi tersebut, perseroan berencana menerbitkan saham baru dalam jumlah sebanyak-banyaknya 271.505.380 saham. Volume saham baru tersebut setara dengan paling banyak 10 persen dari seluruh jumlah saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan.
Rencana Penggunaan Dana dan Ekspansi
Direktur Utama PT Raharja Energi Cepu Tbk, Sumantri, menyatakan bahwa persetujuan yang diberikan oleh pemegang saham independen menjadi pijakan strategis bagi masa depan perusahaan. Dukungan ini membuka ruang bagi perseroan untuk memperkokoh fondasi keuangan secara berkelanjutan.
Pidana Pajak Dikaji Masuk RUU Perampasan Aset, Menkeu Purbaya Buka Suara

"Persetujuan Pemegang Saham Independen atas rencana PMTHMETD ini merupakan langkah strategis bagi Perseroan untuk memperkuat struktur permodalan sekaligus memperoleh alternatif sumber pendanaan bagi ekspansi kegiatan usaha Perseroan dan grup Perseroan," jelas Sumantri.
Manajemen mengungkapkan bahwa seluruh dana segar yang dihimpun dari aksi PMTHMETD ini akan dialokasikan untuk membiayai modal kerja. Selain itu, perolehan dana ditujukan guna mendukung ekspansi serta pengembangan kegiatan usaha perseroan maupun grup perseroan.
Perubahan Modal dan Struktur Kepemilikan
Seiring dengan diberikannya restu penerbitan saham baru tersebut, forum RUPSLB juga menyepakati perubahan ketentuan Pasal 4 Ayat (2) Anggaran Dasar Perseroan. Perubahan pasal ini mengatur peningkatan modal ditempatkan dan disetor penuh sebagai konsekuensi langsung dari pelaksanaan PMTHMETD.
Emiten Hapsoro (RAJA) Akuisisi 5% Saham PT Layar Nusantara Gas

Apabila seluruh hak penerbitan saham baru dalam aksi private placement ini dieksekusi secara penuh, total modal ditempatkan dan disetor perseroan akan mengalami kenaikan. Jumlah saham perseroan yang semula tercatat sebanyak 2.715.053.800 saham akan bertambah hingga mencapai sebanyak-banyaknya 2.986.559.180 saham.
Dari sisi kepemilikan efek, masuknya saham baru melalui PMTHMETD memiliki potensi efek dilusi terhadap porsi kepemilikan pemegang saham eksisting dengan batas maksimum sebesar 9,09 persen. Meskipun demikian, perseroan memastikan bahwa transaksi penambahan modal ini tidak akan menyebabkan terjadinya perubahan pengendalian dalam kepengurusan PT Raharja Energi Cepu Tbk.






