berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Nasional

Rumah Adat Sade Terbakar, Apa yang Sebenarnya Hilang?

Sri NugrohoDiterbitkan 1 Sep 2026 - 00.34 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Rumah Adat Sade Terbakar, Apa yang Sebenarnya Hilang?
Foto/Ilustrasi: Tirto
A-A+

Api melalap permukiman adat Suku Sasak di Desa Adat Sade, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, pada Sabtu, 22 Agustus 2026, sekitar pukul 22.00 WITA. Kebakaran diperkirakan bermula dari hubungan arus pendek listrik di salah satu rumah warga di dekat Pohon Cinta, tidak jauh dari lokasi masjid tua.

Karakteristik permukiman tradisional dengan jarak antar-bangunan yang berimpitan serta material atap dari jerami dan alang-alang kering membuat kobaran api merambat cepat. Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri menyampaikan bahwa api menghanguskan deretan struktur dalam hitungan menit.

Ratusan Bangunan dan Benda Pusaka Terdampak

Berdasarkan data Balai Pelestarian Kebudayaan Nusa Tenggara Barat, peristiwa tersebut menghanguskan total 167 bangunan. Kerusakan meliputi 75 unit rumah adat, 69 toko kerajinan warga, delapan lumbung alang, enam berugak sekepat, dan empat berugak sekenam. Fasilitas publik seperti Bale Beleq, masjid, pelonggo, gerbang desa, hingga toilet wisatawan juga mengalami kerusakan.

Selain bangunan fisik, kerugian mencakup hilangnya berbagai artefak dan peralatan tradisi yang disimpan warga. Pakaian sehari-hari, alat tenun tradisional, keris, tombak, perlengkapan tradisi Peresean, instrumen musik Gendang Beleq, hingga gong tua ikut terbakar, meski sebagian peralatan sempat diamankan.

Baca Juga

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Naskah kuno Lontar Rengganis turut terdampak. Sehari setelah kebakaran, warga menemukan sisa lembaran naskah tersebut di antara puing bangunan yang terbakar. Lembaran yang berhasil diselamatkan untuk sementara dipindahkan ke rumah kepala dusun. Naskah ini merupakan bagian penting dalam tradisi pepaosan, yaitu pembacaan dan pelantunan tembang beserta pemaknaan isinya kepada masyarakat.

Struktur Tradisional dan Nilai Ruang Sade

Desa Adat Sade yang berjarak sekitar 43 kilometer dari pusat Kota Mataram diperkirakan telah dihuni selama kurang lebih 15 generasi. Asal-usul leluhurnya memiliki ragam riwayat tutur, mulai dari jalur Hama Ratu Mas Sang Haji asal Jawa hingga keterkaitan dengan era kerajaan Hindu-Buddha yang dipimpin Raja A.A. Gede Karangasem.

Kehidupan warga berpusat pada rumah tinggal utama yang disebut Bale Tani. Bangunan ini didirikan menggunakan material kayu, bambu, tanah liat, serat alami, dan alang-alang, dengan lantai tanah yang dirawat lewat tradisi belulut atau pelapisan campuran tanah dan kotoran kerbau. Tata ruang Bale Tani memiliki aturan adat dan orientasi ke arah Gunung Rinjani, terbagi atas Bale Dalem yang tertutup untuk memasak, menyimpan pusaka, serta ruang tidur perempuan dan persalinan, serta Bale Luar (Sesangkok) untuk menerima tamu.

Baca Juga

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Masyarakat setempat juga menjaga aturan adat kemalik yang membatasi pemanfaatan area Hutan Adat Gunung Kiyangan demi kelestarian lingkungan sekitar.

Status Pencatatan dan Mitigasi Perlindungan

Kementerian Kebudayaan mencatat bahwa Desa Adat Sade sebelumnya belum terdaftar dalam Data Pokok Kebudayaan Kabupaten Lombok Tengah. Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyatakan kementerian siap berperan sebagai Wali Data Masyarakat Adat guna mengintegrasikan dan meregistrasi cagar budaya serta wilayah adat secara nasional agar memperoleh payung hukum pelindungan yang lebih kuat.

Menanggapi langkah pelestarian ke depan, Ketua Umum Ikatan Arsitek Indonesia Georgius Budi Yulianto menilai keaslian arsitektur tradisional tidak perlu diubah demi mengurangi risiko kebakaran. Penguatan keselamatan dapat dilakukan melalui mitigasi terpadu, kesiapsiagaan, sistem deteksi dini, dan kemampuan melokalisasi api tanpa menghilangkan nilai budaya bangunan asli.

Sumber: Tirto

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KebakaranLombok Tengah

Berita Terbaru Lainnya

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak MenguatRekomendasi Saham Hari Ini, INCO, MITI, hingga DPUMDaryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa BesarSebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di PengungsianRSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi OtakMenguak Misteri Keberadaan Nusron Usai KPK OTT Kasus HGB SummareconPurbaya Jadi Menkeu Setahun, Berapa Uang Pensiunnya?

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

Olahraga

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

2 Sep 2026

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

Teknologi

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

25 Agu 2026

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

Nasional

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

16 Sep 2026

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

Nasional

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

25 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?Olahraga 路 2 Sep 2026
  3. 3Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian KomdigiTeknologi 路 25 Agu 2026
  4. 4Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 TriliunNasional 路 16 Sep 2026
  5. 5Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan KetentuannyaNasional 路 25 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap