berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Ekonomi

RI Darurat Reformasi Subsidi Energi, Ekonom Beberkan Alasannya

Fitri KaraengDiterbitkan 28 Agu 2026 - 15.06 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
RI Darurat Reformasi Subsidi Energi, Ekonom Beberkan Alasannya
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Direktur Kolaborasi Internasional Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Imaduddin Abdullah, menyoroti lonjakan beban fiskal yang membuat perombakan skema subsidi energi kian mendesak. Berdasarkan kalkulasi pemerintah, anggaran subsidi dan kompensasi energi berpotensi melonjak hingga Rp526 triliun pada akhir tahun, atau bertambah hampir Rp200 triliun dari plafon awal APBN yang sekitar Rp338 triliun.

Hingga akhir Juni 2026, realisasi belanja subsidi dan kompensasi energi telah menembus angka sekitar Rp233 triliun. Menurut Imaduddin, terdapat tiga variabel utama yang memicu pembengkakan anggaran tersebut, yakni tren harga energi di pasar global, pergerakan nilai tukar rupiah, serta tingkat konsumsi energi di dalam negeri.

Lonjakan harga energi di pasar internasional terakselerasi salah satunya akibat dampak krisis di kawasan Selat Hormuz. Tekanan harga ini juga terlihat pada komoditas batu bara yang bertahan di atas level US$100 per ton selama tiga hingga empat tahun terakhir, jauh melampaui rentang harga sebelumnya di kisaran US$60 hingga US$70 per ton.

Baca Juga

Bahlil Sebut Perusahaan Asal Rusia Rusal Bakal Bangun Pabrik Pemurnian Bauksit di Kalimantan

Bahlil Sebut Perusahaan Asal Rusia Rusal Bakal Bangun Pabrik Pemurnian Bauksit di Kalimantan

Persoalan Skema Subsidi Berbasis Komoditas

Kritik terhadap mekanisme penyaluran juga disuarakan oleh Ahmad Zuhdi Dwi Kusuma dari Energy Shift Institute. Ia menekankan bahwa kelemahan utama tata kelola energi nasional saat ini berpangkal pada pemberian subsidi dan kompensasi yang melekat pada barang atau komoditas, bukan disalurkan langsung kepada individu penerima manfaat yang berhak.

Sementara itu, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto telah menyusun rancangan anggaran subsidi energi untuk RAPBN 2027 sebesar Rp272,94 triliun. Angka ini mencerminkan kenaikan 20,1% dibandingkan perkiraan realisasi tahun 2026 yang berada di posisi Rp227,25 triliun.

Baca Juga

Cegah Defisit Belanja, Negara Ini Pilih Jual Saham BUMN

Cegah Defisit Belanja, Negara Ini Pilih Jual Saham BUMN

Secara khusus, alokasi subsidi bahan bakar minyak (BBM) jenis tertentu seperti Solar hingga Pertalite dalam RAPBN 2027 dipatok sebesar Rp28,7 triliun, naik 8,71% dari perkiraan realisasi 2026 senilai Rp26,4 triliun. Guna menjaga efisiensi belanja negara dan memperbaiki ketepatan sasaran, pemerintah berencana menyalurkan BBM bersubsidi melalui mekanisme registrasi konsumen pengguna.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BBM Bersubsidi

Berita Terbaru Lainnya

Kecelakaan Maut di Tol Jombang-Mojokerto, 4 Tewas 7 LukaPolisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus Pengeroyokan Pedagang Kaca di PejomponganJalan Alternatif Langkat-Karo Longsor, Kendaraan Bergantian MelintasGempa M6,5 di Dekat Kepulauan Seribu, Dipastikan Tak Berpotensi TsunamiTanggap Darurat Gempa Sikka Selesai, 3.370 Warga Masih MengungsiDua Pria Ditangkap Bawa 5,2 Kg Sabu Senilai Rp 5,24 MBahlil Sebut Perusahaan Asal Rusia Rusal Bakal Bangun Pabrik Pemurnian Bauksit di KalimantanBentrok Dua Desa di Maluku, 27 Rumah Dibakar, 4 Warga Luka

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Jadwal Wayang Kulit Ki Eko Suwaryo Agustus 2026 dan Link Live Streaming

Budaya

Jadwal Wayang Kulit Ki Eko Suwaryo Agustus 2026 dan Link Live Streaming

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  4. 4Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap