berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita LokalBisnisMarketEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiPolitik & HukumBerita NasionalHiburanPerjalanan & WisataCuacaSepak BolaPolitikTravelPopuler
Beranda/Keuangan

Rencana Bank Neo Commerce Hapus Saldo Defisit dan Peluang Pembagian Dividen

Fitri KaraengDiterbitkan 1 Agu 2026 - 00.18 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Rencana Bank Neo Commerce Hapus Saldo Defisit dan Peluang Pembagian Dividen
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

PT Bank Neo Commerce Tbk. (BBYB) atau yang akrab dikenal dengan nama BNC saat ini tengah memfokuskan strategi perusahaan untuk mengikis dan menutup saldo defisit yang tercatat dalam laporan keuangan perseroan. Langkah krusial ini menjadi prioritas utama bagi bank digital tersebut agar dapat kembali memberikan keuntungan bagi para pemegang saham. Perseroan memperkirakan bahwa saldo defisit tersebut dapat ditutup dalam waktu dua tahun ke depan, yang pada gilirannya akan memberikan ruang yang cukup bagi manajemen untuk kembali membuka keran pembagian dividen. Perlu diketahui bahwa bank digital ini terakhir kali mendistribusikan dividen kepada pemegang sahamnya pada tahun 2020 yang lalu.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita Lokal

Apakah penyebab utama Bank Neo Commerce belum membagikan dividen hingga saat ini?

Alasan utama PT Bank Neo Commerce Tbk. belum membagikan dividen adalah adanya aturan dan kondisi keuangan yang mengharuskan perseroan untuk tidak membayarkan dividen selama masih memiliki saldo defisit. Sebagai bank yang dimiliki oleh Akulaku Silvrr Indonesia, BNC memiliki kewajiban untuk menyelesaikan defisit tersebut secara organik terlebih dahulu. Oleh karena itu, seluruh laba dan perbaikan kinerja yang diperoleh saat ini difokuskan untuk memulihkan struktur permodalan dan menghapus saldo defisit yang belum ditentukan penggunaannya tersebut.

Berapa besar nilai saldo defisit BNC dan kapan target penyelesaiannya?

Berdasarkan laporan keuangan perseroan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026, BNC mencatatkan saldo defisit yang belum ditentukan penggunaannya dengan nilai mencapai Rp 1,43 triliun. Direktur Utama BNC, Eri Budiono, menjelaskan bahwa pihaknya akan terus mengupayakan kinerja operasional yang baik guna menutup saldo defisit tersebut. Dalam acara Media Gathering yang diselenggarakan di Rumah Wijaya, Jakarta Selatan, pada hari Jumat, 31 Juli 2026, Eri Budiono menyatakan bahwa apabila perseroan mampu mempertahankan laju kinerja atau run rate yang ada saat ini, manajemen memperkirakan saldo defisit tersebut berpotensi untuk diselesaikan pada tahun 2027 mendatang.

Baca Juga

Ciri-Ciri Pinjaman Daring Mencurigakan dan Modus Penipuan yang Perlu Diwaspadai

Ciri-Ciri Pinjaman Daring Mencurigakan dan Modus Penipuan yang Perlu Diwaspadai

Bagaimana capaian laba bersih Bank Neo Commerce pada paruh pertama tahun 2026?

Upaya penutupan saldo defisit secara organik didukung oleh pencapaian kinerja keuangan yang positif sepanjang paruh pertama tahun ini. Hingga Semester I-2026, BNC telah berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp 294,85 miliar. Capaian laba bersih tersebut menunjukkan adanya tren pertumbuhan yang positif, yakni mengalami kenaikan sebesar 6,81 persen secara tahunan atau year on year (yoy) apabila dibandingkan dengan perolehan pada periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Apa saja faktor pendorong pertumbuhan pendapatan BNC pada Semester I-2026?

Pertumbuhan laba bersih perseroan sejalan dengan peningkatan dari sisi pendapatan operasional. Pada periode Semester I-2026, Pendapatan Bunga Bersih atau Net Interest Income (NII) yang dibukukan oleh Bank Neo Commerce tercatat mencapai Rp 1,11 triliun. Selain pendapatan bunga, perseroan juga mencatatkan kinerja positif pada pendapatan berbasis komisi. Pendapatan komisi atau Fee Based Income BNC mengalami peningkatan menjadi Rp 59,66 miliar, yang mencerminkan pertumbuhan sebesar 6,77 persen secara tahunan (yoy).

Baca Juga

Menganalisis Kinerja Keuangan Bank Menggunakan Laporan SMBC Indonesia

Menganalisis Kinerja Keuangan Bank Menggunakan Laporan SMBC Indonesia

Berapa total aset dan perolehan Dana Pihak Ketiga BNC saat ini?

Kinerja positif BNC juga tercermin dari besaran aset dan tingkat kepercayaan masyarakat dalam menyimpan dana. Sepanjang Semester I-2026, Bank Neo Commerce berhasil mencatatkan total aset sebesar Rp 17,45 triliun. Sementara itu, dari sisi penghimpunan dana masyarakat, Dana Pihak Ketiga (DPK) yang dikumpulkan oleh bank digital ini berhasil mencapai angka Rp 12,30 triliun pada periode yang sama.

Bagaimana rincian pertumbuhan dana tabungan nasabah di Bank Neo Commerce?

Di dalam komponen Dana Pihak Ketiga tersebut, dana tabungan nasabah BNC menunjukkan tren peningkatan yang konsisten. Pada Semester I-2026, dana tabungan meningkat menjadi Rp 3,39 triliun. Angka ini mencerminkan pertumbuhan sebesar 2,10 persen secara tahunan (yoy) jika dibandingkan dengan pencapaian pada periode yang sama di tahun sebelumnya. Pertumbuhan dana masyarakat ini menjadi salah satu landasan penting bagi perseroan dalam menjaga efisiensi operasional guna mempercepat proses penutupan saldo defisit sebesar Rp 1,43 triliun secara organik, sehingga target pembagian dividen dalam dua tahun ke depan dapat terealisasi sesuai rencana.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kinerja KeuanganBank Neo CommerceBBYBBNCDividen

Berita Terbaru Lainnya

Prabowo Subianto Ingatkan Bahaya Devide et Impera yang Masih NyataMempersiapkan Anak Mengikuti Program Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi LampungProses Penerbitan Izin Sementara Rumah Ibadah GMS di Kabupaten BantulTradisi Sebar Apem Yaqowiyu di Jatinom Klaten, Makna, Tokoh, dan Rangkaian AcaraFakta dan Penyelidikan Kasus Pembacokan Pelajar di Palmerah serta Insiden LainnyaCiri-Ciri Pinjaman Daring Mencurigakan dan Modus Penipuan yang Perlu DiwaspadaiCara Membangun Ekosistem Energi Bersih Lewat Pengolahan Sampah di Jawa BaratPembenahan Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis oleh Badan Gizi Nasional

Paling Banyak Dibaca

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

Internasional

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

30 Jul 2026

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

Ekonomi

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

30 Jul 2026

Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak Sah

Hukum

Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak Sah

31 Jul 2026

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

Pariwisata

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

30 Jul 2026

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri DitangkapInternasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&BEkonomi 路 30 Jul 2026
  3. 3Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak SahHukum 路 31 Jul 2026
  4. 4Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  5. 5Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata AntarnegaraPariwisata 路 30 Jul 2026
Bisnis
Market
Edukasi
Olahraga
Lingkungan
Teknologi
Politik & Hukum
Berita Nasional
Hiburan
Perjalanan & Wisata
Cuaca
Sepak Bola
Politik
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap