berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastrukturPendidikanMegapolitanTransportasiPopuler
Beranda/Nasional

Purbaya Pastikan Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Disesuaikan dengan UMP Daerah

Ance RundenganDiterbitkan 6 Agu 2026 - 01.56 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Purbaya Pastikan Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Disesuaikan dengan UMP Daerah
Foto/Ilustrasi: tirto.id.
A-A+

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan secara resmi memberikan penjelasan dan klarifikasi mengenai simpang siur besaran gaji yang akan diterima oleh para pengelola atau manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih untuk tahun anggaran 2026. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa kabar mengenai gaji manajer koperasi yang disebut-sebut mencapai Rp16 juta per bulan adalah tidak benar dan tidak memiliki dasar yang kuat. Informasi penting ini disampaikan langsung oleh Purbaya dalam sebuah acara media briefing yang diselenggarakan di gedung Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, pada hari Rabu, 5 Agustus 2026. Langkah klarifikasi ini dinilai sangat krusial oleh pemerintah untuk meluruskan asumsi yang terlanjur beredar luas di tengah masyarakat agar tidak memicu ekspektasi yang keliru mengenai realisasi program pemberdayaan ekonomi di tingkat desa tersebut.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastruktur

Keputusan untuk membantah nominal gaji sebesar Rp16 juta ini membawa konsekuensi langsung terhadap skema penggajian yang akan diterapkan bagi puluhan ribu tenaga kerja yang terlibat dalam program ini. Pemerintah memastikan bahwa sebanyak 33.785 manajer Kopdes Merah Putih yang siap ditugaskan pada tahun 2026 nanti tidak akan membawa pulang gaji sebesar itu. Sebagai gantinya, para manajer tersebut hanya akan menerima upah yang disesuaikan dengan standar Upah Minimum Provinsi atau UMP di daerah penugasan masing-masing. Dengan diterapkannya kebijakan ini, besaran pendapatan yang diterima oleh setiap manajer akan bervariasi dan sangat bergantung pada kebijakan upah minimum yang berlaku di tingkat provinsi tempat mereka mengabdi, sehingga menciptakan keadilan yang proporsional sesuai kondisi ekonomi lokal.

Penyebab utama di balik penolakan nominal gaji Rp16 juta tersebut berkaitan erat dengan efisiensi anggaran dan kapasitas fiskal negara yang harus dijaga. Purbaya menjelaskan bahwa alokasi gaji sebesar Rp16 juta untuk setiap manajer dinilai terlalu besar dan tidak sebanding dengan total anggaran yang sudah dialokasikan oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau APBN 2026 khusus untuk menyokong Program Kopdes Merah Putih. Mengingat jumlah manajer yang harus dibayar mencapai puluhan ribu orang di seluruh pelosok Indonesia, pengeluaran untuk komponen gaji saja akan menyedot porsi anggaran yang sangat besar jika dipaksakan menggunakan angka tersebut. Hal ini dinilai tidak efisien karena dapat membatasi alokasi dana untuk kebutuhan pengembangan program lainnya.

Baca Juga

Semangat Pembangunan Kota Hijau dalam Forum IMT-GT GCMC 2026 di Pekanbaru

Semangat Pembangunan Kota Hijau dalam Forum IMT-GT GCMC 2026 di Pekanbaru

Walaupun acuan gaji sudah diputuskan untuk merujuk pada standar UMP masing-masing daerah, proses perumusan angka pastinya masih terus bergulir di tingkat pengambil kebijakan. Purbaya Yudhi Sadewa, yang memiliki latar belakang sebagai mantan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan atau LPS, mengakui bahwa dirinya belum mengetahui angka nominal terakhir yang menjadi pembahasan final di internal kementerian. Ia menyatakan bahwa pemerintah saat ini masih terus membahas berapa besaran pasti gaji yang layak untuk para manajer tersebut, meski nominal pastinya sudah ditentukan jalurnya. Adanya ketidakpastian mengenai nominal angka rupiah yang pasti ini menjadi salah satu batasan informasi yang perlu dipahami oleh publik saat ini agar tidak berspekulasi lebih jauh.

Dengan adanya penjelasan mengenai batasan anggaran APBN 2026 ini, pemerintah berupaya memastikan bahwa pelaksanaan Program Kopdes Merah Putih tetap berjalan secara akuntabel dan efisien. Penentuan gaji yang disesuaikan dengan UMP masing-masing daerah juga diharapkan dapat meminimalkan kesenjangan sosial antarwilayah, mengingat biaya hidup di setiap provinsi di Indonesia sangat beragam. Langkah ini juga menunjukkan komitmen kementerian keuangan dalam mengelola dana publik secara hati-hati, memastikan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan dari kas negara memberikan dampak yang optimal bagi penguatan ekonomi di tingkat kelurahan dan desa tanpa membebani keuangan negara secara berlebihan.

Baca Juga

Tiga Prioritas Utama dalam Pengelolaan Sekolah Rakyat Menurut Kementerian Sosial

Tiga Prioritas Utama dalam Pengelolaan Sekolah Rakyat Menurut Kementerian Sosial

Bagi masyarakat di berbagai daerah yang berminat untuk mendaftarkan diri sebagai bagian dari 33.785 manajer Kopdes Merah Putih pada tahun 2026, penjelasan resmi dari Kementerian Keuangan ini menjadi panduan penting dalam mengukur proyeksi pendapatan mereka. Dengan adanya kepastian bahwa honorarium disesuaikan dengan UMP provinsi setempat, para calon pelamar kini dapat mempersiapkan diri dengan ekspektasi yang lebih realistis dan sesuai dengan kondisi ekonomi di wilayah masing-masing. Langkah penyesuaian anggaran ini diharapkan dapat menjaga keberlangsungan Program Kopdes Merah Putih dalam jangka panjang tanpa mengganggu stabilitas keuangan negara yang telah dirancang secara matang dalam APBN 2026.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

APBN 2026Kementerian KeuanganPurbaya Yudhi SadewaKopdes Merah PutihUMP

Berita Terbaru Lainnya

Semangat Pembangunan Kota Hijau dalam Forum IMT-GT GCMC 2026 di PekanbaruTiga Prioritas Utama dalam Pengelolaan Sekolah Rakyat Menurut Kementerian SosialYordania Kumpulkan Indonesia dan Negara Islam Antisipasi Ancaman Perang AgamaWIKA Kebut Proyek Tol Jakarta-Cikampek II Selatan, Progres Konstruksi Capai 85,20 PersenRencana Perpanjangan Kereta Cepat ke Jawa Timur dan Sinyal Keterlibatan ChinaLaba Pengelola RS Hermina (HEAL) Turun 14 Persen pada Paruh Pertama 2026Peluang Perpanjangan Penempatan Dana SAL dan Dampaknya terhadap Kredit BRIPentagon Konfirmasi Penggunaan Grok AI dalam Operasi Militer AS di Iran

Paling Banyak Dibaca

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

Nasional

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

4 Agu 2026

Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di Konser

Nasional

Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di Konser

4 Agu 2026

Gugatan 25 Negara Bagian AS Terhadap Tarif Impor Trump yang Menyeret Indonesia

Nasional

Gugatan 25 Negara Bagian AS Terhadap Tarif Impor Trump yang Menyeret Indonesia

4 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  2. 2Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  3. 3Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026
  4. 4Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026Nasional 路 4 Agu 2026
  5. 5Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di KonserNasional 路 4 Agu 2026
Pendidikan
Megapolitan
Transportasi

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap