Kapan masyarakat di wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat dapat menikmati jalur alternatif baru guna menghindari kemacetan padat yang kerap terjadi di koridor tol utama? Pertanyaan praktis ini sering kali terlontar dari para pengendara yang setiap hari harus membelah jalur penghubung kedua wilayah strategis tersebut. Jawabannya kini mulai menemui titik terang. PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, atau yang lebih dikenal dengan sebutan WIKA, tengah memacu penyelesaian pembangunan proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan Paket 2A. Kehadiran tol ini diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang dalam memperkuat konektivitas serta memangkas waktu tempuh antara Jabodetabek dan Jawa Barat.
Hingga saat ini, pengerjaan konstruksi di lapangan terus menunjukkan tren yang sangat positif. Berdasarkan data terbaru, progres fisik pembangunan proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan Paket 2A telah berhasil menyentuh angka 85,20 persen. Capaian ini menandakan bahwa proyek sudah mendekati tahap akhir konstruksi. WIKA sendiri mematok target penyelesaian konstruksi pada Kuartal I Tahun 2027. Namun, target penyelesaian ini secara spesifik ditujukan untuk seluruh area yang status lahannya telah dinyatakan bebas dan siap untuk dikonstruksi. Corporate Secretary WIKA, Ngatemin, mengonfirmasi komitmen perusahaan untuk terus mempercepat pengerjaan fisik di lapangan agar target waktu tersebut dapat terpenuhi dengan baik.








