berputar.id
BerandaHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPinjaman OnlinePopuler
Beranda/Ekonomi

Purbaya Bandingkan Kondisi Swasta Era SBY dan Jokowi

Slamet PrabowoDiterbitkan 3 Sep 2026 - 18.00 · 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Purbaya Bandingkan Kondisi Swasta Era SBY dan Jokowi
Foto/Ilustrasi: CNN Indonesia
A-A+

JAKARTA PUSAT — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan perbandingan kondisi sektor swasta di era kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam acara Sarasehan 100 Ekonom Indonesia di Jakarta Pusat, Kamis (3/9).

Purbaya secara terbuka menilai bahwa pertumbuhan sektor non-pemerintah berjalan sangat lambat selama satu dekade terakhir. Kondisi tersebut dinilai terjadi akibat bauran kebijakan fiskal dan moneter yang kurang memberikan ruang dukungan optimal bagi kegiatan usaha di luar lingkup pemerintahan.

Berdasarkan kalkulasi yang disampaikannya, uang primer atau base money (M0) pada masa pemerintahan SBY tumbuh rata-rata 18 persen per tahun, diiringi pertumbuhan kredit rata-rata 22 persen sepanjang 10 tahun. Di sisi lain, pada masa kepemimpinan Jokowi, pertumbuhan M0 melambat ke kisaran 7 persen, sejalan dengan penyaluran kredit yang hanya bertumbuh 5 hingga 7 persen.

Baca Juga

Amran Beber Biang Kerok Beras Jadi Penyumbang Inflasi

Amran Beber Biang Kerok Beras Jadi Penyumbang Inflasi

Purbaya menilai pergerakan ekonomi era SBY cenderung terlalu ekspansif dan digerakkan oleh sektor non-pemerintah. Sebaliknya, lanskap ekonomi era Jokowi dinilai sangat bertumpu pada peran pemerintah (government-led), yang dampaknya membuat sektor swasta menjadi lesu.

Menyeimbangkan Peran Negara dan Swasta

Menyikapi catatan perjalanan ekonomi selama dua dekade tersebut, Purbaya berkomitmen menyeimbangkan peran sektor negara dan swasta secara beriringan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Upaya penguatan ini diarahkan agar kedua motor perekonomian dapat bergerak bersama.

Baca Juga

Fenomena Baru di Inggris, Ramai Bank Tukar Aset Berisiko ke Uang Tunai

Fenomena Baru di Inggris, Ramai Bank Tukar Aset Berisiko ke Uang Tunai

Langkah tersebut juga berkaitan langsung dengan target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 6 persen pada 2027. Sebelumnya, dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (1/9), Purbaya menegaskan bahwa sasaran ekonomi tersebut membutuhkan laju pertumbuhan investasi nasional hingga 7 persen.

Untuk mencapai target investasi itu, pemerintah merancang kolaborasi terpadu antara pemerintah, pelaku swasta, dan Danantara. Dalam skema ini, belanja dan investasi pemerintah ditempatkan sebagai katalisator, sektor swasta bertindak sebagai motor penggerak utama, sementara Danantara diarahkan untuk menopang pendanaan pada sektor-sektor strategis serta program hilirisasi.

Sumber: CNN Indonesia

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kementerian KeuanganPurbaya Yudhi SadewaPertumbuhan Ekonomi

Berita Terbaru Lainnya

3 Pekerja Tewas Saat Kebakaran Pabrik di Simalungun Diduga Lompat dari Lantai 6DWP Kemendagri Serahkan Bantuan untuk Korban Gempa di NTTKebakaran Semeru Mendekati Permukiman, Titik Api Berjarak 1 Kilometer dari RanupaniPeduli Korban Gempa NTT, DWP Kemendagri Salurkan Donasi Rp 50 JutaPabrik Sabun di KEK Sei Mangkai Simalungun Terbakar, 3 Pekerja TewasRatusan Murid-Guru SMAN 1 Lasem Rembang Diare, Diduga Keracunan MBGDorong Pemulihan Warga NTT, dari Bantuan Darurat hingga Penguatan Ekonomi LokalKebakaran Pabrik Sabun di Simalungun, Sumut, 3 Pekerja Tewas, Diduga Lompat

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

🔥

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga · 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi · 2 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional · 4 Agu 2026
  4. 4Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga · 1 Agu 2026
  5. 5Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional · 9 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

HukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPinjaman Online

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap