berputar.id
BerandaHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPinjaman OnlinePopuler
Beranda/Ekonomi

Fenomena Baru di Inggris, Ramai Bank Tukar Aset Berisiko ke Uang Tunai

Marthen TandirerungDiterbitkan 3 Sep 2026 - 10.06 · 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Fenomena Baru di Inggris, Ramai Bank Tukar Aset Berisiko ke Uang Tunai
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Perbankan di Inggris mencatat lonjakan penukaran aset kredit berisiko tinggi menjadi likuiditas tunai melalui fasilitas Bank of England (BoE). Pemanfaatan agunan dengan profil risiko tertinggi ini melonjak ke level tertinggi dalam lebih dari enam tahun terakhir.

Berdasarkan data per 18 Agustus 2026, bank-bank di Inggris menjaminkan aset kategori risiko tertinggi atau Level C senilai £1,9 miliar (sekitar Rp45,4 triliun) guna mengamankan pendanaan bertenor enam bulan dari BoE. Nilai penjaminan tersebut tercatat melonjak tiga kali lipat dibandingkan pekan sebelumnya sekaligus menjadi angka mingguan terbesar sejak Maret 2020.

Secara keseluruhan, total aset Level C yang kini dipegang BoE sebagai jaminan melalui fasilitas Indexed Long-Term Repo (ILTR) telah mencapai kisaran £17,8 miliar. Jumlah ini meningkat lebih dari dua kali lipat dibanding posisi setahun sebelumnya yang berada di angka £8,7 miliar, serta naik tajam dibandingkan pertengahan 2024 yang masih berada di bawah £1 miliar.

Baca Juga

IPO Swayasa Prakarsa (SWAP) Ditunda, Ini Penjelasan BEI

IPO Swayasa Prakarsa (SWAP) Ditunda, Ini Penjelasan BEI

Kategori Agunan dan Mekanisme Mitigasi Risiko

Aset berisiko yang dijaminkan perbankan mencakup berbagai instrumen surat utang berbasis tagihan kartu kredit, pembiayaan kendaraan bermotor, hingga kredit perumahan. Dalam struktur penjaminannya, BoE mengelompokkan aset berdasarkan tingkat risiko, dengan Level C sebagai kategori paling berisiko.

Untuk memitigasi potensi kerugian dari penjaminan aset tersebut, BoE menerapkan tingkat suku bunga yang lebih tinggi serta memberlakukan potongan nilai aset (haircut) yang lebih besar. Di sisi lain, BoE juga masih menerima sejumlah produk sekuritisasi berbasis pinjaman tertentu yang saat ini sudah tidak lagi diperbolehkan sebagai agunan oleh Bank Sentral Eropa (ECB) akibat pengetatan regulasi di kawasan tersebut.

Baca Juga

Regan Harney dan Bali United FC Rilis Koleksi Jam Tangan Edisi Terbatas Terinspirasi Tridatu

Regan Harney dan Bali United FC Rilis Koleksi Jam Tangan Edisi Terbatas Terinspirasi Tridatu

Penurunan Minat Pasar Swasta dan Respons Bank Sentral

Pihak BoE menyatakan bahwa fasilitas likuiditas ILTR memang dirancang untuk digunakan oleh sektor perbankan dan menyambut baik peningkatan pemanfaatannya. Kendati demikian, mantan kepala divisi pasar uang BoE William Allen mengingatkan bahwa penyerapan aset Level C dalam porsi yang terlalu besar berisiko memicu perbankan menyalurkan kredit yang lebih spekulatif.

Dari sudut pandang pasar, analis pendapatan tetap Barclays Moyeen Islam menilai fenomena ini mengindikasikan penurunan minat investor di pasar sekunder atau swasta terhadap aset-aset tersebut. Kondisi ini menjadi sorotan di tengah industri pembiayaan swasta (private credit) global yang kini diperkirakan telah mencapai nilai sekitar US$3,5 triliun.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Berita Terbaru Lainnya

Rahasia Ledakan Supernova Kuno Berusia Puluhan Juta Tahun Bersemayam di Debu BulanMenko Pangan Pastikan Kekayaan Papua Beri Manfaat Besar untuk MasyarakatPakai Rompi Tahanan-Diborgol, Febrie Dibawa dari KPK untuk Diperiksa KejagungTerduga Pembunuh Wanita di Demak Ditangkap, Pernah Bunuh Orang di PatiDi Antara Puing Kebakaran, Warga Sade Merajut Asa Lewat Tradisi NyemulakPolisi Bongkar Sindikat Pengedar Tramadol di Jakpus, 1 Bandar Besar DitangkapDua Gempa Dangkal Guncang Flores, BMKG Catat 11.704 SusulanIPO Swayasa Prakarsa (SWAP) Ditunda, Ini Penjelasan BEI

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

🔥

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga · 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi · 2 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional · 4 Agu 2026
  4. 4Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga · 1 Agu 2026
  5. 5Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional · 9 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

HukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPinjaman Online

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap