PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memproyeksikan adanya peningkatan signifikan pada jumlah penumpang harian Kereta Cepat Whoosh selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Jumlah penumpang harian pada masa liburan tersebut diperkirakan akan meningkat hingga mencapai sekitar 26.000 orang per hari. Proyeksi kenaikan ini didasarkan pada data rata-rata penumpang pada periode Nataru tahun sebelumnya yang mencatatkan angka 23.300 orang per hari. Adapun puncak pergerakan penumpang pada masa angkutan Nataru 2025/2026 ini diprediksi akan terjadi pada tanggal 22 Desember.
Untuk menyambut lonjakan penumpang tersebut, KCIC telah menetapkan masa angkutan Nataru selama 18 hari, yang berlangsung mulai tanggal 18 Desember hingga 4 Januari. Berbagai persiapan matang pun dilakukan demi menjaga kelancaran operasional dan kenyamanan pengguna jasa. Dalam hal kesiapan personel di lapangan, KCIC mengerahkan sebanyak 688 petugas pelayanan. Selain itu, aspek keselamatan dan keamanan juga diperketat dengan menyiagakan sekitar 590 petugas pengamanan di berbagai titik strategis.
Rencana Pengalihan Saham Buyback, Laporan Keuangan, dan Tata Kelola PT Avia Avian Tbk

Peningkatan jumlah penumpang ini juga diantisipasi dengan penambahan kapasitas operasional Whoosh secara signifikan. Jika pada tahun sebelumnya jumlah perjalanan Whoosh hanya sebanyak 48 perjalanan per hari, kini pada periode 2025/2026 jumlahnya bertambah menjadi 62 perjalanan per hari. Jarak antarperjalanan atau headway juga dijaga agar tetap efisien, yaitu sekitar 30 menit. Penambahan frekuensi perjalanan ini secara otomatis meningkatkan ketersediaan tempat duduk harian dari 28.848 kursi pada Nataru tahun lalu menjadi 37.262 kursi per hari. Secara akumulatif, selama 18 hari masa angkutan Nataru, KCIC menyediakan total 659.898 tempat duduk. Jumlah kapasitas ini merepresentasikan kenaikan sebesar 27 persen dibandingkan pasokan tahun lalu yang tercatat sebanyak 519.264 tempat duduk.
Pertumbuhan volume penumpang harian Whoosh secara historis memang menunjukkan tren yang positif dari tahun ke tahun. Pada tahun 2024, rata-rata volume penumpang harian masih berada di kisaran 14.000 hingga 16.000 orang. Angka ini kemudian mengalami peningkatan pada tahun 2025, di mana jumlah penumpang harian pada hari kerja tercatat rata-rata mencapai 16.000 hingga 18.000 orang. Sementara pada akhir pekan atau hari libur, rata-rata penumpang Whoosh meningkat ke kisaran 18.000 hingga 21.000 orang per hari. Adapun volume penumpang harian tertinggi yang pernah dicapai Whoosh terjadi pada momen liburan di bulan Juli 2025, yang kala itu menyentuh angka sekitar 26.000 penumpang dalam sehari.
Danantara Dorong Adhi Karya Selesaikan Persoalan dan Keluhan Penghuni LRT City

Tren pertumbuhan yang positif ini diharapkan terus berlanjut ke depannya. General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menjelaskan bahwa pertumbuhan penumpang Whoosh saat ini berada di angka sekitar 5 persen setiap tahunnya. Pada perkembangan terbaru di bulan April 2026, jumlah penumpang harian Whoosh tercatat berkisar antara 17.000 hingga 18.000 orang pada hari kerja, dan meningkat menjadi 18.000 hingga 20.000 orang pada akhir pekan. Untuk tahun 2026 sendiri, KCIC menargetkan pertumbuhan penumpang sekitar 5 persen dibandingkan capaian tahun 2025. Dengan konsistensi pertumbuhan ini, PT KCIC optimis dan membidik target volume penumpang harian Kereta Cepat Whoosh dapat mencapai angka sekitar 30.000 penumpang per hari pada tahun 2028.






