Pengembangan teknologi robotika telah melahirkan miliarder baru di kancah global. Wang Xingxing, seorang pria berusia 36 tahun asal China, mencatatkan namanya dalam daftar miliarder dunia versi Forbes berkat kesuksesan bisnis robot humanoid yang dipimpinnya.
Berdasarkan data kekayaan waktu nyata (real-time net worth) Forbes, Wang Xingxing memiliki total kekayaan mencapai US$ 8,6 miliar atau sekitar Rp 151,42 triliun dengan asumsi kurs Rp 17.607 per dolar AS. Lonjakan kekayaan tersebut bersumber langsung dari ekspansi manufaktur robotika canggih yang kian diminati pasar internasional.
Perjalanan Unitree Robotics Menembus Pasar Global
Wang Xingxing saat ini menjabat sebagai Chairman sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Unitree Robotics, produsen robot humanoid yang berbasis di Hangzhou, China. Sebelumnya, Wang sempat mengemban posisi sebagai Chief Technology Officer (CTO) di perusahaan tersebut pada 2016.
Besok Serbu Transmart Full Day Sale! Pesta Diskon Meriah 50% + 20%

Di bawah kepemimpinannya, Unitree Robotics agresif memproduksi perangkat mekanik mutakhir. Portofolio produknya mencakup lebih dari selusin model robot humanoid hingga lini robot anjing berkaki empat yang telah dipasarkan ke berbagai belahan dunia.
Kiprah Unitree Robotics di industri robotika kian kukuh setelah mencatatkan sejarah di pasar modal. Pada Agustus 2026, perusahaan berhasil menghimpun dana sebesar US$ 905 juta atau setara Rp 15,93 triliun melalui penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Pencatatan ini sekaligus menjadikan Unitree Robotics sebagai produsen robot humanoid pertama asal China yang melantai di bursa saham.
Urai Antrean, Pertamina Patra Niaga Tambah Nozzle BBM Subsidi di 12 SPBU Makassar

Inovasi Robot Mecha Berawak
Selain memproduksi robot humanoid standar dan robot anjing, Unitree Robotics juga merambah segmen robotika berukuran besar. Salah satu lini produk yang menyita perhatian adalah GD01, sebuah robot mecha futuristik yang mampu bertransformasi atau berubah bentuk.
Robot GD01 memiliki tinggi lebih dari 3 meter dan dilengkapi dengan kokpit khusus yang dapat memuat pilot manusia untuk mengendalikannya secara langsung. Unit mecha canggih ini dipasarkan secara komersial dengan harga mulai dari US$ 650.000 atau berkisar Rp 11,44 miliar per unit.






