Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani secara resmi menyampaikan pengumuman penting terkait susunan kepemimpinan di sektor moneter nasional. Dalam keterangannya, Puan mengumumkan nama-nama calon yang diusulkan oleh Presiden Prabowo Subianto untuk mengisi posisi strategis di dalam jajaran Dewan Gubernur Bank Indonesia. Pernyataan pers tersebut disampaikan secara langsung oleh Ketua DPR di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada hari Rabu, 12 Agustus 2026. Langkah ini menandai dimulainya proses resmi penerimaan usulan calon pengisi jabatan di bank sentral dari pihak pemerintah kepada parlemen.
Proses pengusulan nama-nama calon anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia ini bermula dari pengiriman dokumen resmi dari pihak pemerintah. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi telah mengirimkan Surat Presiden kepada pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat. Dokumen Surat Presiden tersebut berisikan daftar nama calon yang diajukan secara resmi oleh Presiden Prabowo Subianto untuk mengisi jabatan di Dewan Gubernur Bank Indonesia. Penyerahan surat dari Menteri Sekretaris Negara ini menjadi pijakan utama bagi pimpinan DPR dalam menindaklanjuti proses dan mengumumkan nama-nama kandidat kepada publik di Kompleks Parlemen Senayan.
Berdasarkan rincian isi Surat Presiden yang diterima oleh pimpinan parlemen, Presiden Prabowo Subianto menetapkan nama calon untuk posisi tertinggi di bank sentral. Dalam surat usulan tersebut, nama yang diajukan oleh Presiden Prabowo untuk mengisi jabatan sebagai calon Gubernur Bank Indonesia adalah Destry Damayanti. Pengajuan nama Destry Damayanti sebagai calon Gubernur Bank Indonesia ini menjadi salah satu poin utama dalam berkas usulan kepemimpinan Dewan Gubernur Bank Indonesia yang disampaikan oleh pemerintah kepada Dewan Perwakilan Rakyat.
Biaya Admin e-Commerce Dipangkas 50% untuk UMKM, Aturan dan Cara Pengajuan Insentif

Selain mengusulkan calon untuk posisi Gubernur Bank Indonesia, berkas Surat Presiden tersebut juga memuat pengusulan calon untuk jabatan strategis lainnya di bank sentral. Untuk posisi calon Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Presiden Prabowo Subianto mengajukan nama Aida S. Budiman. Pengusulan nama Aida S. Budiman sebagai calon Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia ini melengkapi dua nama kandidat kepemimpinan yang diajukan pemerintah dalam dokumen resmi yang dikirimkan oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi kepada jajaran pimpinan DPR.
Ketua DPR Puan Maharani menegaskan kembali rincian usulan tersebut saat memberikan keterangan resmi di Gedung Nusantara. Puan menyampaikan secara eksplisit mengenai isi Surat Presiden yang telah diterima oleh pimpinan parlemen dari pemerintah. Puan menjelaskan bahwa surat dari Presiden Prabowo Subianto tersebut secara spesifik mengusulkan dua nama untuk jajaran Dewan Gubernur Bank Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, Puan menegaskan rincian usulan tersebut dengan menyampaikan, "Jadi suratnya itu mengusulkan satu nama terkait dengan calon gubernur Bank Indonesia, yaitu Ibu Destry Damayanti dan satu calon deputi gubernur senior Bank Indonesia, yaitu Ibu Aida S. Budiman."
Hasil Tinjauan Indeks MSCI Agustus 2026, GOTO Dikeluarkan dan CPIN Turun Kasta

Pengumuman yang disampaikan oleh Ketua DPR Puan Maharani di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada Rabu, 12 Agustus 2026, memperjelas langkah Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam mengajukan calon pengisi Dewan Gubernur Bank Indonesia. Dengan disampaikannya nama Destry Damayanti sebagai calon Gubernur Bank Indonesia dan nama Aida S. Budiman sebagai calon Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, seluruh dokumen usulan kini telah secara resmi berada di tangan pimpinan DPR untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.






