Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan sejumlah menteri koordinator, menteri teknis, hingga pimpinan lembaga di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pertemuan terbatas tersebut digelar guna membahas percepatan penyediaan hunian yang layak sekaligus terjangkau bagi masyarakat luas.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan, rapat terbatas yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo pada Selasa (1/9) berfokus merumuskan langkah konkret dalam meningkatkan kualitas pemukiman warga dan mempermudah akses pembiayaan perumahan. Pemerintah menargetkan skema pembiayaan yang lebih ringan agar kepemilikan rumah dapat dijangkau oleh lebih banyak kalangan.
Sejumlah pejabat lintas kementerian dan lembaga hadir dalam agenda di Hambalang tersebut. Dari jajaran menteri koordinator, tampak Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), serta Menko Pangan Zulkifli Hasan.
Mengapa Hasil Survei Poltracking dan Median Soal MBG Berbeda?

Turut hadir Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Ketua Satgas Perumahan Hashim Djojohadikusumo, hingga CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia Rosan Roeslani.
Dalam keterangannya, Teddy menegaskan bahwa standar rumah layak huni tidak sebatas pada fisik bangunan, melainkan mencakup kawasan hunian yang bersih, sehat, aman, nyaman, resik, dan indah. Oleh karena itu, pemerintah turut mengintegrasikan pembenahan lingkungan melalui Gerakan Indonesia ASRI.
BNPB Sebut Kualitas Udara Berbahaya Imbas Kebakaran Hutan

Upaya perbaikan kawasan tersebut meliputi penyediaan serta perbaikan akses air bersih, sanitasi dan MCK, pengelolaan sampah, hingga pemeliharaan kebersihan lingkungan sekitar. Seluruh penataan permukiman ini dirancang agar tetap selaras dengan karakter, budaya, dan kearifan lokal di masing-masing wilayah.
Sebagai bagian dari pemenuhan kebutuhan hunian masyarakat, pemerintah mencatat program bedah rumah yang berjalan sejak 2025 hingga saat ini telah menjangkau sekitar 400 ribu unit rumah di berbagai daerah.






