Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas secara virtual guna memantau perkembangan penanganan sejumlah bencana alam yang tengah terjadi di berbagai wilayah Indonesia.
Dalam agenda tersebut, Kepala Negara menerima laporan situasi terkini terkait dampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), dinamika aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau, hingga penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Saat memimpin rapat, Prabowo didampingi langsung oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya, dan Kepala Badan Logistik Pertahanan (Kabaloghan) Kementerian Pertahanan RI TNI Yusuf Jauhari.
55 WN Cina Ditangkap Imigrasi di BSD terkait Izin Tinggal

Prabowo menegaskan bahwa kesiapsiagaan nasional menghadapi potensi bencana tidak boleh lengah karena letak geografis Indonesia yang berada di kawasan cincin api (Ring of Fire). Menanggapi kondisi tersebut, ia menekankan pentingnya penguatan kapasitas pencegahan dan kesiapan logistik di daerah.
"Alokasi anggaran untuk mitigasi bencana harus kita tambah secara signifikan," tegas Prabowo dalam arahannya mengenai penguatan sistem tanggap darurat nasional.
Prabowo, Kebakaran Dekat IKN Harus Diperhatikan!

Sebagai gambaran evaluasi penanganan di lapangan, Prabowo turut mencontohkan langkah tanggap bencana yang sebelumnya telah dijalankan di kawasan Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Menurutnya, aksi terkoordinasi di wilayah-wilayah tersebut telah berjalan secara cepat dan masif guna melindungi masyarakat terdampak.






