Alumni PPNK 73 Lemhannas RI menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa paket sembako untuk masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan pangan yang terdiri atas beras, mi instan, hingga telur ini difokuskan langsung ke tiga wilayah yang mengalami dampak kerusakan paling parah.
Wakil Ketua Angkatan PPNK 73 Lemhannas RI sekaligus Anggota DPRD Kabupaten Sumba Timur, Delis Hambawali, menyampaikan bahwa logistik tersebut bersumber dari kepedulian seluruh alumni angkatan. Politikus Partai Gerindra yang akrab disapa Aldi Wali ini menegaskan penyaluran sembako ditujukan untuk mempercepat pemenuhan pangan harian warga di lokasi bencana. Ketua Alumni Lemhannas 73, Renaldus Rocky S., menambahkan aksi kemanusiaan tersebut merupakan wujud solidaritas nyata dari para alumni bagi masyarakat terdampak.
Pria Curi Lampu di Proyek Tol Jogja-Solo, Langsung Ditangkap Pekerja Proyek

Bupati Ngada Raymundus Bena menyambut baik dukungan logistik yang datang. Ia menyatakan pihak pemerintah daerah sangat terbuka menerima bantuan dari berbagai pihak agar penanganan terhadap penyintas gempa dapat berjalan optimal dan segera dirasakan manfaatnya.
Penyaluran sembako oleh PPNK 73 Lemhannas RI ini melengkapi upaya penanganan darurat yang terus bergulir di kawasan NTT. Dalam rapat penanganan bencana di Posko Yonif TP 834/WM, Kabupaten Nagekeo, Presiden Prabowo sebelumnya telah mengumumkan alokasi dana sebesar Rp200 miliar untuk mendukung pemulihan dan penanganan gempa.
2 Pemasok Narkoba ke Revaldo Fifaldi Ditangkap!

Operasi bantuan lintas lembaga saat ini juga terus diperluas ke lebih dari 10 wilayah, termasuk area yang terisolir. Baznas RI menyalurkan 500 Paket Logistik Keluarga di Posko Golo Conggo, Manggarai. Sementara itu, armada kapal patroli Ditpolairud dikerahkan guna mengantar suplai logistik ke pulau-pulau di Manggarai Barat. Untuk posko mandiri dan permukiman yang belum terjangkau, sebanyak 250 porsi makanan siap santap disiapkan setiap harinya, didukung pengerahan 63 konselor oleh Kapolda NTT guna mendampingi pemulihan trauma para korban.






