berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastrukturPendidikanMegapolitanTransportasiPopuler
Beranda/Nasional

Polisi Identifikasi Terduga Pelaku Pembacokan Marbot Masjid di Purwakarta

Ance RundenganDiterbitkan 7 Agu 2026 - 06.29 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Polisi Identifikasi Terduga Pelaku Pembacokan Marbot Masjid di Purwakarta
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Kepolisian Resor (Polres) Purwakarta bergerak cepat mengusut kasus pembunuhan tragis yang menimpa seorang marbot masjid di wilayah Kecamatan Bungursari. Melalui analisis rekaman kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di sekitar lokasi kejadian, pihak kepolisian kini telah berhasil mengidentifikasi sosok yang diduga kuat sebagai pelaku tunggal dalam aksi pembacokan tersebut. Langkah ini menjadi titik terang penting dalam mengungkap motif di balik peristiwa berdarah yang terjadi di lingkungan tempat ibadah ini.

Peristiwa memilukan ini menimpa seorang pria lanjut usia berinisial AS yang berumur 65 tahun. Korban dikenal sehari-hari sebagai marbot di Masjid Jami Al-Muhajirin, yang terletak di kawasan Perumahan Metro Cikopo, Desa Cibodas, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta. Penemuan jasad korban pada Kamis siang, 6 Agustus 2026, seketika membuat gempar warga perumahan setempat. Kondisi korban yang ditemukan bersimbah darah di area sekitar masjid memicu kepanikan sekaligus keprihatinan mendalam dari masyarakat sekitar yang mengenal sosoknya.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastruktur

Laporan mengenai kejadian tragis ini pertama kali diterima oleh pihak kepolisian sektor setempat pada siang hari sekitar pukul 12.30 WIB. Begitu menerima informasi dari masyarakat yang panik, personel kepolisian segera meluncur ke lokasi kejadian untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). Langkah cepat ini dilakukan guna mencegah kerusakan pada barang bukti fisik yang mungkin tertinggal di area masjid akibat kerumunan warga. Polisi langsung memasang garis polisi di sekeliling area masjid dan melakukan olah TKP secara mendalam untuk mengumpulkan petunjuk-petunjuk penting yang ditinggalkan oleh pelaku.

Baca Juga

Detail Kepraktisan dan Ruang Kabin Wuling Aira ev

Detail Kepraktisan dan Ruang Kabin Wuling Aira ev

Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP I Made Purwantara, menjelaskan bahwa dari hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, tubuh korban dipenuhi dengan luka bacok yang cukup parah. Luka-luka terbuka yang terlihat jelas pada beberapa bagian tubuh tersebut mengindikasikan bahwa korban diserang secara berulang kali menggunakan senjata tajam dengan intensitas yang tinggi. Di sekitar lokasi penemuan jasad, petugas berhasil menemukan dan mengamankan sebilah pedang samurai yang diduga kuat digunakan oleh pelaku untuk menghabisi nyawa korban. Setelah proses olah TKP awal dirasa cukup, jenazah AS segera dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk menjalani prosedur visum et repertum guna melengkapi berkas penyelidikan secara medis.

Meskipun identitas pelaku telah dikantongi lewat rekaman CCTV, kepolisian masih menghadapi beberapa hal yang membutuhkan kepastian hukum lebih lanjut. Salah satunya adalah terkait jenis senjata tajam yang digunakan. Selain pedang samurai yang telah diamankan, petugas masih menyelidiki kemungkinan adanya penggunaan senjata tajam lain seperti celurit dalam penyerangan tersebut. AKP I Made Purwantara menyatakan bahwa pihaknya masih harus memastikan kembali mengenai dugaan penggunaan celurit tersebut melalui pemeriksaan laboratorium forensik dan pencocokan luka pada tubuh korban.

Ketidakpastian lain yang tengah didalami oleh penyidik adalah mengenai kronologi tepatnya saat penyerangan terjadi. Di kalangan warga setempat, beredar kabar angin yang menyebutkan bahwa AS diserang secara mendadak ketika dirinya bersiap-siap untuk mengumandangkan azan zuhur. Menanggapi informasi yang beredar liar di masyarakat ini, pihak Polres Purwakarta mengimbau warga untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi. Polisi menegaskan bahwa informasi mengenai waktu penyerangan yang bertepatan dengan persiapan azan tersebut masih dalam proses pendalaman dan belum dapat disimpulkan secara pasti.

Baca Juga

Pembangunan Off Ramp Ciawi Selatan Dimulai untuk Mengatasi Kemacetan Bogor Selatan

Pembangunan Off Ramp Ciawi Selatan Dimulai untuk Mengatasi Kemacetan Bogor Selatan

Dalam upaya menyusun kronologi peristiwa yang akurat serta mengungkap motif nyata di balik tindakan keji ini, penyidik kepolisian telah meminta keterangan dari beberapa orang saksi di sekitar lokasi. Saksi-saksi yang diperiksa ini meliputi warga yang tinggal di sekitar kompleks perumahan serta pihak yang pertama kali menemukan jasad korban dalam kondisi mengenaskan tersebut. Karena peristiwa pembacokan ini baru saja berlangsung dan situasinya masih sangat dinamis, fokus utama kepolisian saat ini terbagi antara pengejaran terhadap terduga pelaku tunggal yang identitasnya sudah dikantongi dan pengumpulan keterangan tambahan guna memperkuat penyelidikan awal.

Bagi warga Perumahan Metro Cikopo dan Desa Cibodas pada umumnya, peristiwa ini menjadi duka mendalam sekaligus peringatan akan pentingnya kewaspadaan lingkungan. Masjid Jami Al-Muhajirin yang biasanya menjadi tempat ibadah yang tenang kini menjadi pusat perhatian kepolisian. Warga berharap pihak kepolisian dapat segera menangkap pelaku pembacokan ini agar motif sebenarnya dapat terungkap secara terang benderang di pengadilan, serta mengembalikan rasa aman di lingkungan tempat tinggal mereka.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

PurwakartaKriminalPolres PurwakartaBungursari

Berita Terbaru Lainnya

Detail Kepraktisan dan Ruang Kabin Wuling Aira evSatgas PASTI OJK Tutup 1.220 Entitas Keuangan Ilegal Sepanjang Januari Hingga Juli 2026Program Reward Studi Banding PNM Dorong Kapasitas Usaha Perempuan Ultra MikroPembangunan Off Ramp Ciawi Selatan Dimulai untuk Mengatasi Kemacetan Bogor SelatanBank Jago Siapkan Layanan Emas Digital untuk Lengkapi Pilihan Investasi NasabahPerluasan Akses Pasar untuk Perkuat Investasi Industri Protein NasionalPutusan Mahkamah Konstitusi Tegaskan Pilkada Tetap Dipilih Langsung oleh RakyatSummer Food Market Gandaria City Dorong UMKM Kuliner Perluas Jangkauan Pasar

Paling Banyak Dibaca

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di Konser

Nasional

Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di Konser

4 Agu 2026

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

Nasional

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

4 Agu 2026

Gugatan 25 Negara Bagian AS Terhadap Tarif Impor Trump yang Menyeret Indonesia

Nasional

Gugatan 25 Negara Bagian AS Terhadap Tarif Impor Trump yang Menyeret Indonesia

4 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  2. 2Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  3. 3Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026
  4. 4Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di KonserNasional 路 4 Agu 2026
  5. 5Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026Nasional 路 4 Agu 2026
Pendidikan
Megapolitan
Transportasi

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap