berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Nasional

Pesawat Garuda Balik ke Jakarta Imbas Asap Karhutla di Pontianak

Yolanda RumbayanDiterbitkan 2 Sep 2026 - 19.00 · 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pesawat Garuda Balik ke Jakarta Imbas Asap Karhutla di Pontianak
Foto/Ilustrasi: CNN Indonesia
A-A+

Pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GA500 rute Jakarta–Pontianak terpaksa kembali ke Jakarta akibat gangguan jarak pandang di Bandara Supadio, Pontianak. Penyesuaian operasional tersebut dilakukan karena kondisi cuaca dan visibilitas di bandara tujuan berada di bawah batas minimum keselamatan penerbangan imbas paparan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Penerbangan GA500 pada Rabu (2/9) tersebut mendarat kembali di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada pukul 10.13 WIB. Setelah kondisi cuaca memungkinkan dan dinyatakan aman, pesawat kembali diberangkatkan dari Jakarta pada pukul 12.51 WIB. Pesawat kemudian mendarat di Bandara Supadio, Pontianak, pada pukul 14.25 WIB.

Gangguan lalu lintas udara akibat asap karhutla juga memengaruhi sejumlah rute domestik lainnya. Jakarta Air Traffic Service Control (JATSC) Bandara Internasional Soekarno-Hatta mencatat lima penerbangan menuju Palembang, Jambi, dan Pontianak mengalami gangguan operasional.

Baca Juga

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Menurut catatan JATSC pada Sabtu (29/8), gangguan tersebut meliputi satu penerbangan menuju Pontianak yang melakukan return to base (RTB) ke Jakarta, pesawat dari Palembang yang kembali ke Jambi, serta penerbangan dari Jambi yang terpaksa dialihkan (divert) ke Batam. Jarak pandang di Jakarta saat itu masih tergolong aman di kisaran 7.000 hingga 8.000 meter, sedangkan jarak pandang di wilayah terdampak seperti Palembang, Jambi, dan Pontianak merosot hingga sekitar 1.000 meter.

Penurunan jarak pandang di Kalimantan berkaitan erat dengan lonjakan titik api. Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Senin (31/8) menunjukkan jumlah titik panas (hotspot) di Kalimantan Barat mencapai 7.377 titik, atau melonjak 3.553 titik dibanding periode pemantauan sebelumnya. Jumlah titik api (fire spot) di wilayah tersebut juga bertambah 16 titik menjadi 72 titik dengan visibilitas terpantau kurang dari 1 kilometer.

Baca Juga

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Sementara itu, di Kalimantan Tengah, jumlah titik panas tercatat turun 147 titik menjadi 5.244 titik. Kendati demikian, jumlah titik api di provinsi tersebut tetap mengalami kenaikan sebanyak 16 titik menjadi 72 titik, dengan jarak pandang yang juga berada di bawah 1 kilometer.

Sumber: CNN Indonesia

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kabut AsapKarhutlaGaruda Indonesia

Berita Terbaru Lainnya

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak MenguatRekomendasi Saham Hari Ini, INCO, MITI, hingga DPUMDaryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa BesarSebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di PengungsianRSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi OtakMenguak Misteri Keberadaan Nusron Usai KPK OTT Kasus HGB SummareconPurbaya Jadi Menkeu Setahun, Berapa Uang Pensiunnya?

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

Olahraga

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

2 Sep 2026

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

Teknologi

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

25 Agu 2026

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

Nasional

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

16 Sep 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

Nasional

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

25 Agu 2026

🔥

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga · 7 Agu 2026
  2. 2Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?Olahraga · 2 Sep 2026
  3. 3Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian KomdigiTeknologi · 25 Agu 2026
  4. 4Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 TriliunNasional · 16 Sep 2026
  5. 5Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi · 2 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap