Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi mencatat enam gunung api di Indonesia meletus pada 31 Agustus. Keenam gunung tersebut meliputi Gunung Ibu di Maluku Utara, Lewotobi Laki-laki dan Ili Lewotolok di Nusa Tenggara Timur, Sinabung di Sumatra Utara, Anak Krakatau di Selat Sunda, serta Semeru di Jawa Timur.
Kendati berlangsung pada hari yang sama, PVMBG menegaskan rangkaian letusan tersebut bukan merupakan peristiwa yang saling terhubung akibat guncangan tektonik berskala regional. Dari 127 gunung api aktif di Indonesia, masing-masing memiliki sistem magmatik mandiri dengan dinamika yang berlainan. Sistem magmatik Gunung Ibu, misalnya, sama sekali berbeda dengan Sinabung, Semeru, maupun Anak Krakatau.
Erupsi simultan secara statistik wajar terjadi di wilayah dengan tingkat vulkanisme tinggi. Gunung-gunung seperti Semeru, Ibu, Ili Lewotolok, dan Lewotobi Laki-laki memang tengah berada dalam fase erupsi berulang. Gempa bumi dan erupsi vulkanik merupakan dua proses geologi yang berbeda, di mana gempa tektonik hanya dapat memicu aktivitas vulkanik jika sebuah gunung api sudah berada dalam status aktif kritis.
Wakapolda Metro Jaya Dekananto Eko Purwono Naik Pangkat Jadi Irjen

Pemantauan intensif selama 24 jam terus dijalankan melalui jaringan pos pengamatan dan sensor lapangan untuk mengantisipasi potensi bahaya di masing-masing wilayah terdampak.
Dampak Erupsi di Sejumlah Wilayah
Di Sumatra Utara, aktivitas Gunung Sinabung bertahan pada Level III (Siaga) per Rabu (2/9) pukul 06.00 WIB. Pemerintah Provinsi Sumatra Utara mengevakuasi 650 warga Desa Kuta Tengah ke posko pengungsian pascaletusan pada Senin (31/8).
Freeport Kirim Bantuan Senilai Rp2,5 M untuk Korban Gempa NTT

Semburan abu vulkanis Sinabung sempat mengganggu operasional penerbangan di Bandara Sultan Iskandar Muda, yang menyebabkan satu penerbangan Wings Air tertunda serta pembatalan jadwal terbang Super Air Jet demi aspek keselamatan. Sebaliknya, layanan transportasi kereta api di seluruh Sumatra Utara tetap beroperasi lancar tanpa kendala.
Sementara itu di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, endapan aliran lava Gunung Lewotobi Laki-laki di Kecamatan Wulanggitang terdeteksi membentang hingga 4,3 kilometer dari pusat erupsi. Sebelumnya, gunung tersebut juga mencatatkan tiga kali letusan dalam periode pengamatan Kamis (27/8).






