Pembangunan infrastruktur energi nasional terus menunjukkan perkembangan yang terukur melalui berbagai pelaksanaan Proyek Strategis Nasional. Salah satu fokus utama dalam mendukung kelancaran distribusi energi saat ini adalah penyelesaian infrastruktur Pipa Transmisi Gas Bumi ruas Dumai-Sei Mangkei, yang lebih dikenal secara luas dengan sebutan proyek Dusem. Proyek pipa gas berskala besar ini rencananya akan dibangun membentang dari titik awal yang berada di SKG Belawan sampai dengan titik akhir di Fasilitas Duri. Pembangunan rute pipa transmisi gas bumi ini memiliki total panjang yang direncanakan mencapai kurang lebih 535,4 kilometer. Kehadiran infrastruktur yang membentang sepanjang ratusan kilometer ini merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional yang dikerjakan secara berkelanjutan untuk memastikan ketersediaan dan keandalan aliran gas bumi di masa mendatang.
Untuk memastikan kelancaran teknis dan efisiensi waktu penyelesaian, pekerjaan pembangunan transmisi pipa gas bumi Dusem ini dibagi menjadi dua segmen utama. Kedua segmen tersebut tidak dikerjakan secara berurutan, melainkan dikerjakan secara paralel di lapangan. Pembagian rute infrastruktur ini mencakup Segmen 1 yang bertugas menghubungkan area Belawan hingga mencapai Stasiun Labuhan Batu. Selanjutnya, rute transmisi tersebut diteruskan oleh pengerjaan Segmen 2 yang menghubungkan Stasiun Labuhan Batu hingga berakhir di Fasilitas Duri. Pipa Transmisi Gas Bumi Dusem Segmen 2 sendiri memiliki cakupan fisik yang sangat panjang, yakni membentang sepanjang 266,8 kilometer. Pelaksanaan pekerjaan secara paralel pada kedua segmen ini menjadi langkah krusial dalam tahap pembangunan infrastruktur gas bumi tersebut.








