berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita LokalBisnisMarketEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiPolitik & HukumBerita NasionalHiburanPerjalanan & WisataCuacaSepak BolaPolitikTravelPopuler
Beranda/Bisnis

Perkembangan Konsolidasi Asuransi BUMN dan Rencana Pembentukan Entitas Baru IFG

Marthen TandirerungDiterbitkan 1 Agu 2026 - 01.23 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Perkembangan Konsolidasi Asuransi BUMN dan Rencana Pembentukan Entitas Baru IFG
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Badan Pengelola (BP) BUMN bersama dengan BPI Danantara saat ini secara intensif mengawal jalannya transformasi pada sektor industri asuransi milik negara. Upaya perubahan ini dijalankan lewat skema penggabungan atau konsolidasi berbagai perusahaan asuransi yang tergabung di bawah naungan holding Indonesia Financial Group, atau yang lebih dikenal dengan sebutan IFG. Berdasarkan target yang telah ditetapkan, seluruh rangkaian proses penggabungan perusahaan asuransi pelat merah di ekosistem IFG ini diproyeksikan dapat rampung secara menyeluruh pada tahun 2026 mendatang. Langkah ini dinilai penting untuk menciptakan struktur industri yang lebih kokoh.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita Lokal

Untuk mematangkan rencana tersebut, Kepala BP BUMN yang juga menjabat sebagai Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, telah melangsungkan pertemuan khusus dengan Direktur Utama IFG, Hexana Tri Sasongko. Keterangan dari pertemuan strategis ini berfokus pada beberapa poin krusial, di antaranya adalah integrasi lini bisnis, penguatan prinsip tata kelola yang baik, upaya optimalisasi permodalan, hingga pembentukan sinergi antarperusahaan. Hexana Tri Sasongko menyampaikan pembaruan informasi terkait aksi korporasi ini melalui sebuah pernyataan tertulis yang diterbitkan pada hari Jumat, 31 Juli 2026.

Dalam pelaksanaannya, proses aksi korporasi ini tengah memasuki tahapan finalisasi untuk kajian komprehensif yang dikawal langsung oleh konsultan independen. Kajian mendalam tersebut meliputi penetapan entitas yang akan digabungkan, perumusan skema transaksi, penyusunan tahapan pelaksanaan, dan pemenuhan terhadap regulasi serta tata kelola. Di samping itu, sejumlah inisiatif internal di dalam lingkungan IFG secara paralel telah memasuki fase transaksi. Pemilihan skema transaksi ini mempertimbangkan berbagai indikator utama, mulai dari skala bisnis, efisiensi operasional, tingkat kecukupan modal, kualitas portofolio, kesiapan struktur organisasi, hingga kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.

Baca Juga

Alasan Laporan Keuangan Perdana BPI Danantara Indonesia Belum Diterbitkan

Alasan Laporan Keuangan Perdana BPI Danantara Indonesia Belum Diterbitkan

Sebagai bentuk kehati-hatian, IFG juga sedang melangsungkan tahapan uji tuntas atau due diligence secara menyeluruh yang mencakup spektrum yang sangat luas. Evaluasi ini menyentuh aspek bisnis, kondisi keuangan, kegiatan operasional, perhitungan aktuaria, portofolio investasi, sistem teknologi informasi (IT), kewajiban perpajakan, manajemen risiko, kepatuhan, hingga tinjauan hukum. Pelaksanaan uji tuntas ini menjadi landasan utama bagi perusahaan dalam mengidentifikasi potensi masalah turunan dari masa lalu atau legacy issues. Melalui identifikasi dini tersebut, manajemen dapat menyusun langkah mitigasi yang terukur agar entitas baru hasil konsolidasi nantinya tidak terbebani oleh permasalahan lama.

Terkait dengan manajemen aset, kebutuhan untuk menata dan mengoptimalkan portofolio turut menjadi bagian yang dievaluasi secara ketat dalam uji tuntas tersebut. Keputusan mengenai langkah lanjutan, yang mungkin mencakup pembersihan portofolio atau portfolio cleansing jika dibutuhkan, akan diambil dengan mempertimbangkan kondisi aktual masing-masing entitas dan hasil kajian akhir. Langkah ini juga harus berpegang teguh pada prinsip kehati-hatian serta wajib mendapatkan persetujuan resmi dari pihak pemegang saham maupun regulator terkait. Program konsolidasi serta perampingan atau streamlining ini pada dasarnya merupakan inisiatif strategis yang dicanangkan oleh Danantara Indonesia, dengan menunjuk IFG sebagai koordinator pelaksana utamanya.

Baca Juga

Penerapan PSAK 117, Mengapa Premi Bukan Lagi Acuan Utama Kinerja Asuransi

Penerapan PSAK 117, Mengapa Premi Bukan Lagi Acuan Utama Kinerja Asuransi

Penyederhanaan struktur ini akan berujung pada pembentukan entitas-entitas tunggal yang lebih fokus dan terarah. Nantinya, hanya akan ada masing-masing satu entitas yang mewakili sektor asuransi umum konvensional, asuransi umum syariah, asuransi jiwa konvensional, asuransi jiwa syariah, penjaminan konvensional, dan penjaminan syariah. Selain itu, akan dibentuk pula satu entitas khusus yang bertugas menjalankan penugasan berdasarkan UU 33/34, serta satu entitas yang berfungsi sebagai penunjang kegiatan asuransi. Seluruh proses pembentukan entitas terintegrasi ini ditargetkan dapat terealisasi secara bertahap mulai tahun 2026 hingga awal tahun 2027 mendatang.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BUMNDanantaraAsuransiIFGKonsolidasi

Berita Terbaru Lainnya

Pengolahan Sampah Menjadi Energi Bersih dan Ekosistem Hidrogen di Jawa BaratAlasan Laporan Keuangan Perdana BPI Danantara Indonesia Belum DiterbitkanMengenali Perbedaan Beras Premium dan Medium Berdasarkan Standar PemerintahPenerapan PSAK 117, Mengapa Premi Bukan Lagi Acuan Utama Kinerja AsuransiPrabowo Subianto Ingatkan Bahaya Devide et Impera yang Masih NyataMempersiapkan Anak Mengikuti Program Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi LampungProses Penerbitan Izin Sementara Rumah Ibadah GMS di Kabupaten BantulTradisi Sebar Apem Yaqowiyu di Jatinom Klaten, Makna, Tokoh, dan Rangkaian Acara

Paling Banyak Dibaca

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

Internasional

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

30 Jul 2026

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

Ekonomi

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

30 Jul 2026

Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak Sah

Hukum

Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak Sah

31 Jul 2026

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

Pariwisata

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

30 Jul 2026

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri DitangkapInternasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&BEkonomi 路 30 Jul 2026
  3. 3Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak SahHukum 路 31 Jul 2026
  4. 4Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  5. 5Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata AntarnegaraPariwisata 路 30 Jul 2026
Bisnis
Market
Edukasi
Olahraga
Lingkungan
Teknologi
Politik & Hukum
Berita Nasional
Hiburan
Perjalanan & Wisata
Cuaca
Sepak Bola
Politik
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap