berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita LokalBisnisMarketEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiPolitik & HukumBerita NasionalHiburanPerjalanan & WisataCuacaSepak BolaPolitikTravelPopuler
Beranda/Nasional

Percepatan Integrasi E-Government untuk Akurasi Penyaluran Bantuan Sosial

Yolanda RumbayanDiterbitkan 1 Agu 2026 - 03.47 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Percepatan Integrasi E-Government untuk Akurasi Penyaluran Bantuan Sosial
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri terus berupaya membenahi mekanisme penyaluran bantuan sosial agar semakin tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan. Salah satu langkah strategis yang kini tengah didorong secara intensif adalah percepatan integrasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik atau yang lebih dikenal luas sebagai e-government. Upaya ini ditegaskan secara langsung oleh Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian sebagai sebuah langkah krusial guna memastikan data penerima bantuan sosial memiliki tingkat akurasi yang tinggi serta mampu meminimalkan potensi salah sasaran di berbagai daerah.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita Lokal

Bagaimana integrasi e-government dapat meningkatkan akurasi penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat?

Integrasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik dilakukan dengan cara menghubungkan data kependudukan berbasis biometrik yang dikelola secara resmi dengan berbagai kementerian serta lembaga terkait lainnya. Dengan adanya sistem yang terintegrasi secara menyeluruh tersebut, pemerintah pusat maupun daerah dapat membaca secara lebih tepat, lebih akurat, dan valid mengenai siapa saja warga yang benar-benar layak menerima bantuan sosial serta siapa yang tidak berhak. Pemanfaatan teknologi mutakhir dan integrasi data ini menjadi instrumen yang sangat penting untuk meningkatkan ketepatan sasaran program perlindungan sosial sekaligus menekan potensi kesalahan administratif dalam proses penyaluran bantuan di lapangan.

Siapa sajakah kelompok masyarakat yang menjadi fokus utama dalam pembaruan data kependudukan ini?

Berdasarkan penjelasan dari Menteri Dalam Negeri, pemerintah memfokuskan proses pembaruan data kependudukan ini secara khusus pada kelompok masyarakat yang masuk ke dalam kategori desil 1 hingga desil 4. Melalui pemusatan fokus pada kelompok tersebut, diharapkan pemanfaatan teknologi informasi mampu memastikan bahwa setiap bantuan yang disalurkan, baik yang berasal dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, maupun pemerintah kabupaten, dapat benar-benar diterima oleh masyarakat yang memenuhi kriteria kelayakan.

Baca Juga

Penerapan Sistem Pilah-Angkut-Olah untuk Mengatasi Sampah Jakarta

Penerapan Sistem Pilah-Angkut-Olah untuk Mengatasi Sampah Jakarta

Mengapa pembaruan data berbasis biometrik ini dinilai sangat mendesak dan penting untuk segera dilakukan?

Urgensi pembaruan data kependudukan ini terlihat secara nyata dari hasil uji coba pemadanan data yang sebelumnya telah dilakukan oleh Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Dalam pelaksanaan uji coba pemadanan data berbasis biometrik yang dilangsungkan di Kabupaten Banyuwangi, ditemukan fakta bahwa kebutuhan akan pembaruan data di lapangan ternyata masih sangat besar. Dari proses validasi tersebut, beberapa data penerima bantuan sosial di masa lalu dinilai sudah tidak sesuai lagi dengan kondisi aktual warga saat ini, sehingga sangat memerlukan perbaikan dan pemutakhiran segera.

Bagaimana rencana pemerintah dalam memperluas implementasi e-government di daerah-daerah, khususnya di luar Pulau Jawa?

Dalam rangka memperluas cakupan sistem pemerintahan berbasis elektronik ini ke berbagai pelosok negeri, Presiden telah meminta adanya penambahan sebanyak 100 wilayah lagi untuk perluasan implementasi e-government sebelum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus mendatang. Salah satu daerah yang terpilih dan menjadi prioritas perluasan implementasi ini adalah Kabupaten Biak Numfor, yang bertindak sebagai salah satu perwakilan khusus untuk wilayah Papua. Hal ini diharapkan dapat mempercepat proses digitalisasi administrasi pemerintahan di tingkat daerah secara merata.

Baca Juga

Strategi dan Operasi Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah

Strategi dan Operasi Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah

Kapan dan di mana pengarahan mengenai percepatan integrasi sistem ini disampaikan kepada pemerintah daerah setempat?

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyampaikan pengarahan langsung mengenai percepatan integrasi e-government ini kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Biak Numfor. Pertemuan strategis tersebut diselenggarakan di Gedung Negara BN1, Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua, pada hari Jumat, 31 Juli 2026. Dalam kesempatan penting tersebut, Menteri Dalam Negeri juga mengajak seluruh jajaran organisasi perangkat daerah, aparat kampung, hingga para petugas Pos Pelayanan Terpadu untuk senantiasa mendukung penuh proses pemutakhiran data yang akan segera dilaksanakan oleh tim teknis di lapangan. Kolaborasi seluruh pihak dinilai sangat krusial demi kesuksesan program ini.

Siapa saja jajaran pejabat daerah dan perwakilan pusat yang turut menghadiri kegiatan pengarahan tersebut?

Kegiatan pengarahan yang berfokus pada perbaikan penyaluran bantuan sosial ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting dari tingkat daerah maupun kementerian. Di antaranya yang hadir adalah Bupati Biak Numfor Markus Octovianus Mansnembra, Ketua DPRD Biak Numfor Daniel Rumanasen, serta Wakil Ketua I DPRD Biak Numfor Noak Krey. Selain itu, kegiatan ini turut dihadiri pula oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Biak Numfor Zacharias L. Mailoa, Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Direktorat Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri Muhammad Nuh Al Azhar, serta para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan komitmen kuat dan sinergi bersama dalam menyelaraskan data kependudukan secara nasional.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kementerian Dalam NegeriBantuan SosialE-GovernmentDukcapilBiak Numfor

Berita Terbaru Lainnya

Fakta Seputar Krisis Migrasi Ceuta dan Penyeberangan dari Maroko ke SpanyolPenerapan Sistem Pilah-Angkut-Olah untuk Mengatasi Sampah JakartaStrategi dan Operasi Penanganan Karhutla di Kalimantan TengahPenyidikan Kasus TPPU Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, Lima Saksi Mangkir dari Panggilan Kejaksaan AgungMotif dan Kronologi Pembacokan Petugas Valet oleh Penagih Utang di SurabayaKapolri Berikan Apresiasi kepada Chairul Tanjung atas Konsistensi Penyelenggaraan Hoegeng Awards 2026Daftar Lengkap Pemenang Hoegeng Awards 2026Pesan Kapolri untuk Mewarisi Semangat Jenderal Hoegeng di Korps Bhayangkara

Paling Banyak Dibaca

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

Internasional

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

30 Jul 2026

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

Ekonomi

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

30 Jul 2026

Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak Sah

Hukum

Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak Sah

31 Jul 2026

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

Pariwisata

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

30 Jul 2026

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri DitangkapInternasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&BEkonomi 路 30 Jul 2026
  3. 3Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak SahHukum 路 31 Jul 2026
  4. 4Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  5. 5Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata AntarnegaraPariwisata 路 30 Jul 2026
Bisnis
Market
Edukasi
Olahraga
Lingkungan
Teknologi
Politik & Hukum
Berita Nasional
Hiburan
Perjalanan & Wisata
Cuaca
Sepak Bola
Politik
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap