Program Kartu Jakarta Pintar atau KJP merupakan program strategis Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memberikan akses pendidikan bagi warga tidak mampu. Program ini ditujukan bagi penduduk usia sekolah 6 hingga 21 tahun agar dapat menuntaskan pendidikan wajib belajar 12 tahun atau mengikuti program peningkatan keahlian yang relevan. Pada tahun ini, program bantuan pendidikan tersebut menjangkau sekitar 707.520 siswa. Sayangnya, sejumlah warga terkejut karena anak mereka mendadak dinyatakan tidak lagi memenuhi syarat penerima KJP. Salah satunya dialami oleh Lia, seorang ibu yang tinggal di rumah kontrakan di Jakarta Selatan. Saat menyerahkan berkas perpanjangan KJP anaknya ke sekolah pada Senin, 27 Juli 2026, pihak sekolah menyatakan bahwa anaknya tidak lagi memenuhi kriteria penerima bantuan.
Lia, yang mengurus tiga anak bersekolah dan hanya mengandalkan penghasilan suami, mendapati keluarganya kini tercatat berada di desil 6. Desil merupakan sistem pemeringkatan tingkat kesejahteraan rumah tangga yang digunakan oleh pemerintah berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional atau DTSEN. Dalam sistem ini, seluruh penduduk dibagi ke dalam 10 kelompok desil. Secara sederhana, semakin kecil angka desil, maka semakin rendah tingkat kesejahteraan sebuah rumah tangga. Sebaliknya, desil 6 hingga desil 10 menggambarkan kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan yang dinilai lebih baik. Aturan menetapkan bahwa warga yang masuk dalam kategori desil di atas 5 tidak berhak mendapatkan bantuan sosial.
Nasib serupa dialami oleh Nurlela, seorang warga Jakarta Utara yang juga dikategorikan masuk dalam desil 6. Perempuan berusia lebih dari 50 tahun ini telah lama bercerai, membesarkan dua anak seorang diri, dan tinggal menumpang. Nurlela tidak memiliki pekerjaan tetap dan biasanya bekerja serabutan. Namun, penyakit pengapuran sendi yang dideritanya kini membuatnya kesulitan bekerja. Ia telah berupaya mendatangi kantor wali kota untuk mengurus hal ini, tetapi setelah tiga bulan berlalu, statusnya masih tetap berada di desil 6.
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Kepulauan Seribu, Terasa hingga Bogor

Menanggapi banyaknya keluhan warga, Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PAN, Oman Rohman, menyatakan bahwa transisi dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial atau DTKS ke DTSEN membuat banyak warga mendadak kehilangan akses terhadap bantuan sosial maupun KJP karena dikategorikan dalam desil yang tinggi. Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta, Justin Adrian, juga menambahkan bahwa pihaknya telah meminta Dinas Sosial DKI Jakarta untuk terus berkoordinasi dengan Kementerian Sosial. Langkah ini diperlukan agar proses validasi dan pemutakhiran DTSEN dapat dilakukan secara lebih cepat dan akurat.
Kepala Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik DKI Jakarta, Marulina Dewi, menjelaskan bahwa terdapat perbedaan periode data yang digunakan. Saat ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggunakan DTSEN periode Januari 2026 untuk proses verifikasi pendaftaran KJP. Sementara itu, Kementerian Sosial telah memiliki data dengan periode yang lebih baru, yaitu Juli 2026. Untuk mengatasi ketidakselarasan tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sedang berkoordinasi dengan Badan Pusat Statistik atau BPS guna memperoleh DTSEN periode Juli 2026 agar data di tingkat daerah selaras dengan data Kementerian Sosial.
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Kepulauan Seribu Sabtu Pagi, tidak Berpotensi Tsunami

Bagi pendaftar yang mengalami kendala verifikasi KJP akibat perbedaan data ini, terdapat langkah penyelesaian yang dapat dilakukan. Apabila calon penerima mengecek aplikasi Cek Bansos dan mendapati statusnya sudah berada pada desil 1 hingga 5, namun belum lolos verifikasi KJP akibat perbedaan periode data, pendaftar tetap dapat melanjutkan proses. Pendaftar dapat melampirkan tangkapan layar hasil pengecekan desil terbaru dari aplikasi Cek Bansos. Sementara itu, bagi warga yang datanya masih berada di desil 6 ke atas, disarankan untuk mengajukan penurunan desil melalui aplikasi Cek Bansos. Proses pembaruan data untuk penurunan desil ini dapat memakan waktu antara tiga hingga enam bulan, atau bahkan bisa mencapai satu tahun.






