berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastrukturPendidikanMegapolitanTransportasiPopuler
Beranda/Nasional

Penduduk DKI Jakarta Berkurang Ribuan Orang, Ini Rincian Data Kependudukan Terbaru

Usat BalangDiterbitkan 6 Agu 2026 - 15.10 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Penduduk DKI Jakarta Berkurang Ribuan Orang, Ini Rincian Data Kependudukan Terbaru
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Dinamika jumlah penduduk di Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta terus menunjukkan pergerakan yang dinamis dari waktu ke waktu. Berdasarkan laporan berkala mengenai administrasi kependudukan, jumlah warga yang tercatat berdomisili di ibu kota kini mengalami penurunan hingga ribuan orang. Perubahan angka populasi ini menjadi salah satu indikator penting dalam melihat tren mobilitas masyarakat serta efektivitas pengelolaan administrasi wilayah. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastruktur
mencatat fluktuasi ini melalui pemutakhiran data resmi guna memotret kondisi riil demografi di tingkat provinsi secara berkala.

Berapa jumlah total penduduk DKI Jakarta berdasarkan data resmi terbaru?

Berdasarkan rilis resmi Data Kependudukan Bersih (DKB) untuk Semester I 2026, jumlah total penduduk yang terdaftar di DKI Jakarta tercatat sebanyak 10.878.676 jiwa. Jika data tersebut dibedah berdasarkan komposisi gender, terdapat sebanyak 5.457.133 jiwa penduduk berjenis kelamin laki-laki. Sementara itu, jumlah penduduk berjenis kelamin perempuan tercatat sebanyak 5.421.543 jiwa. Seluruh populasi ini tersebar dan berdomisili di wilayah administratif Jakarta yang meliputi lima kota administrasi serta satu Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu.

Berapa besar penurunan jumlah penduduk yang terjadi di Jakarta dibandingkan periode sebelumnya?

Jika membandingkan data terbaru ini dengan periode sebelumnya, terdapat penurunan jumlah penduduk yang cukup signifikan secara angka mutlak. Jumlah penduduk DKI Jakarta pada Semester I 2026 mengalami penurunan sebanyak 2.838 jiwa apabila dibandingkan dengan Data Kependudukan Bersih (DKB) pada Semester II 2025. Pergeseran jumlah ini memberikan gambaran adanya pengurangan warga yang tercatat secara administratif di wilayah DKI Jakarta dalam rentang waktu setengah tahun tersebut.

Baca Juga

James Gunn Bantah Rumor Syuting Bersamaan The Batman Part II dan Part III

James Gunn Bantah Rumor Syuting Bersamaan The Batman Part II dan Part III

Apa yang menjadi penyebab utama berkurangnya ribuan penduduk di DKI Jakarta?

Mengenai faktor spesifik yang menyebabkan berkurangnya 2.838 jiwa penduduk di Jakarta, dokumen resmi kependudukan yang diterbitkan tidak merinci secara detail alasan di balik penurunan tersebut. Secara umum, perubahan populasi di suatu daerah dipengaruhi oleh dinamika alami seperti kematian dan kelahiran, serta faktor non-alami seperti perpindahan penduduk keluar wilayah atau penataan administrasi dokumen kependudukan. Namun, untuk kasus penurunan pada Semester I 2026 ini, ketiadaan rincian penyebab spesifik dalam rilis data merupakan salah satu batasan informasi yang perlu dipahami oleh publik.

Bagaimana sebaran penduduk Jakarta berdasarkan wilayah pembagian administratifnya?

Seluruh penduduk DKI Jakarta yang berjumlah 10.878.676 jiwa tersebut menempati wilayah-wilayah administratif di bawah naungan pemerintah provinsi. Wilayah tempat tinggal mereka tersebar secara merata di lima kota administrasi, yaitu Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara, serta satu wilayah kepulauan yaitu Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu. Pemantauan berkala terhadap sebaran ini dilakukan untuk memastikan akurasi data di setiap tingkat wilayah administrasi.

Baca Juga

Cara Aman Menghilangkan Bulu Ketiak dengan Waxing, Epilator, dan IPL

Cara Aman Menghilangkan Bulu Ketiak dengan Waxing, Epilator, dan IPL

Apa langkah yang diambil oleh Dinas Dukcapil DKI Jakarta dalam merespons dinamika kependudukan ini?

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta, di bawah kepemimpinan Kepala Dinas Denny Wahyu Haryanto, terus berfokus pada upaya peningkatan akurasi data kependudukan. Salah satu langkah konkret yang dijalankan adalah dengan mendorong transisi menuju administrasi digital. Upaya ini diwujudkan melalui program aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) bagi seluruh warga Jakarta guna memastikan data yang tercatat lebih mutakhir, akurat, dan terintegrasi dengan sistem pusat.

Bagaimana capaian aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di DKI Jakarta saat ini?

Dalam hal digitalisasi data kependudukan, DKI Jakarta mencatatkan prestasi yang sangat positif di tingkat nasional. Provinsi DKI Jakarta berhasil meraih posisi sebagai wilayah dengan capaian aktivasi IKD tertinggi secara nasional, dengan persentase mencapai 37,87 persen. Keberhasilan ini didukung oleh kinerja seluruh wilayah administrasi di Jakarta. Seluruh kota administrasi beserta Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu dilaporkan telah berhasil melampaui target nasional aktivasi IKD yang sebelumnya ditetapkan sebesar 30 persen.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

DKI JakartaDukcapilIdentitas Kependudukan DigitalKependudukan

Berita Terbaru Lainnya

Penyebab Penurunan Tipis Cadangan Devisa Indonesia Akhir Juli 2026James Gunn Bantah Rumor Syuting Bersamaan The Batman Part II dan Part IIILangkah Suzuki Memperkuat Strategi Multi Pathway Lewat Lini Kendaraan Rendah EmisiCara Aman Menghilangkan Bulu Ketiak dengan Waxing, Epilator, dan IPLSatgas PASTI dan OJK Tertibkan Ratusan Pedagang Kripto IlegalProgram PESAT Malinau Ciptakan Lapangan Kerja dan Dorong Produksi PanganSinergi Pemkot dan DPRD Kota Bogor dalam Memperkuat Ketahanan Pangan Warga RentanReaktor Nuklir Modular BRIN Siap Ditawarkan, Berapa Kapasitas dan Nilai Investasinya?

Paling Banyak Dibaca

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di Konser

Nasional

Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di Konser

4 Agu 2026

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

Nasional

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

4 Agu 2026

Gugatan 25 Negara Bagian AS Terhadap Tarif Impor Trump yang Menyeret Indonesia

Nasional

Gugatan 25 Negara Bagian AS Terhadap Tarif Impor Trump yang Menyeret Indonesia

4 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  2. 2Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  3. 3Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026
  4. 4Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di KonserNasional 路 4 Agu 2026
  5. 5Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026Nasional 路 4 Agu 2026
Pendidikan
Megapolitan
Transportasi

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap