berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastrukturPendidikanMegapolitanTransportasiPopuler
Beranda/Olahraga

Pendaki Legendaris Nirmal Purja Meninggal Dunia Akibat Longsoran Salju di Broad Peak Pakistan

Fitri KaraengDiterbitkan 7 Agu 2026 - 01.45 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pendaki Legendaris Nirmal Purja Meninggal Dunia Akibat Longsoran Salju di Broad Peak Pakistan
Foto/Ilustrasi: tirto.id.
A-A+

Kabar duka mendalam menyelimuti dunia pendakian internasional setelah Nirmal "Nimsdai" Purja, pendaki gunung legendaris asal Nepal, dinyatakan meninggal dunia. Sosok yang dikenal luas sebagai pemegang rekor pendakian tercepat ke 14 gunung tertinggi di dunia ini mengembuskan napas terakhirnya setelah tertimbun oleh longsoran salju. Peristiwa tragis ini terjadi ketika ia tengah memimpin sebuah ekspedisi di Broad Peak, Pakistan. Kepergian sang legenda meninggalkan duka yang mendalam bagi dunia petualangan alam bebas.

Tragedi yang merenggut nyawa Nirmal Purja ini terjadi pada hari Kamis, 30 Juli 2026. Saat itu, ia sedang memimpin sebuah tim yang beranggotakan 10 orang pendaki di Broad Peak, sebuah gunung megah yang menjulang setinggi 8.051 meter di wilayah Gilgit-Baltistan, Pakistan utara. Menurut informasi yang dihimpun, longsoran salju yang fatal tersebut menerjang di antara wilayah Camp II dan Camp III di Broad Peak. Kabar duka ini kemudian diumumkan secara resmi oleh perusahaan ekspedisi miliknya, Elite Exped, melalui media sosial pada hari Sabtu, 1 Agustus 2026.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastruktur

Nirmal Purja, yang akrab disapa Nims, lahir pada tanggal 25 Juli 1983 di desa Dana, yang terletak di distrik Myagdi, Nepal. Pada tahun 1987, keluarganya memutuskan untuk pindah ke distrik Chitwan, tempat ia tumbuh dan dibesarkan. Latar belakang keluarganya sangat kental dengan dunia militer, di mana ayahnya serta tiga kakak laki-lakinya pernah bertugas sebagai anggota Gurkha. Terinspirasi oleh mereka, Nirmal mendaftarkan diri ke Gurkha pada tahun 2003 saat usianya menginjak 18 tahun. Ia kemudian dikirim ke wilayah Catterick di Inggris utara untuk menjalani masa pelatihan. Selama enam tahun berikutnya, ia bertugas di unit Queen's Gurkha Engineers.

Baca Juga

Rencana Penambahan Sekolah Rakyat Baru di Makassar

Rencana Penambahan Sekolah Rakyat Baru di Makassar

Karier militernya terus menanjak hingga pada tahun 2009, ia berhasil lulus seleksi masuk ke Special Boat Service (SBS). Pencapaian ini menjadikannya sebagai orang Gurkha pertama dalam sejarah yang berhasil bergabung dengan unit elit tersebut. Di SBS, ia menghabiskan waktu sekitar satu dekade dengan spesialisasi pelatihan perang di cuaca dingin serta sempat dikerahkan dalam berbagai operasi militer, termasuk di Afghanistan. Di sela-sela waktu dinasnya, tepatnya pada Desember 2012 saat sedang mengambil cuti dari SBS, ia mendaki puncak Lobuche East. Pendakian ini menjadi awal dari kecintaan mendalamnya pada gunung-gunung tinggi. Pada Mei 2014, ia berhasil mendaki Dhaulagiri, yang tercatat sebagai gunung dengan ketinggian di atas 8.000 meter pertama yang berhasil ia taklukkan.

Nirmal akhirnya memutuskan untuk pensiun dari dunia militer pada tahun 2018 demi fokus pada hasrat pendakiannya. Untuk membiayai ambisinya yang sangat besar, ia bahkan rela menggadaikan rumah pribadinya demi mendanai proyek yang ia sebut sebagai "Project Possible". Proyek ambisius ini bertujuan untuk mendaki seluruh 14 puncak gunung tertinggi di dunia yang berketinggian di atas 8.000 meter. Proyek ini dimulai dengan mendaki Annapurna pada April 2019 dan berhasil ia selesaikan di puncak Shishapangma pada 29 Oktober 2019. Luar biasanya, seluruh rangkaian pendakian ekstrem ini berhasil ia rampungkan hanya dalam waktu 6 bulan 6 hari.

Baca Juga

Celana Pink Cocok dengan Baju Warna Apa? Ini 10 Inspirasinya

Celana Pink Cocok dengan Baju Warna Apa? Ini 10 Inspirasinya

Pencapaian bersejarah ini kemudian diabadikan dalam sebuah film dokumenter Netflix yang populer berjudul "14 Peaks: Nothing Is Impossible". Keberhasilan luar biasa ini juga mendapat apresiasi tinggi dari Reinhold Messner, orang pertama yang pernah mendaki ke-14 puncak di atas 8.000 meter tersebut. Messner memuji kecepatan pendakian, sistem logistik, serta kepemimpinan yang ditunjukkan oleh Nirmal Purja. Selain film dokumenter, kisah perjalanan hidup dan perjuangannya juga dituangkan dalam sebuah buku memoar berjudul "Beyond Possible". Buku yang diterbitkan pada November 2020 ini sukses besar dan menjadi salah satu buku terlaris di Inggris.

Dedikasi Nirmal Purja terhadap dunia pendakian dan komunitas lokal tidak berhenti pada pencapaian pribadinya saja. Pada tahun 2022, ia mendirikan Yayasan Nimsdai yang bertujuan menyalurkan bantuan dana untuk komunitas pendaki gunung dan para porter di Nepal, Pakistan, dan Inggris Raya. Kabar kepergiannya memicu rasa kehilangan yang mendalam. Perdana Menteri Nepal, Balendra Shah, turut menyampaikan belasungkawa dan menyatakan bahwa keberanian, dedikasi, serta kontribusi para pendaki akan selalu menjadi sumber inspirasi bagi generasi mendatang.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Nirmal PurjaBroad PeakProject PossibleYayasan NimsdaiElite Exped

Berita Terbaru Lainnya

Gubernur Bali Wayan Koster Bantah Hambat Program Makan Bergizi GratisPanduan Belanja Cerdas dan Daftar Promo Double Day 8.8Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta di Gambir, Kronologi dan Penanganan TerkiniKebakaran Landa Gedung Bapenda DKI Jakarta di Gambir, 100 Personel Damkar DikerahkanEvaluasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo Subianto, Rapor Kinerja dan Capaian UtamaKebakaran Kantor Bapenda DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis GambirTanggapan Bahlil Lahadalia Setelah Menerima Rapor Kinerja Memuaskan dari Presiden PrabowoSiswa Sekolah Rakyat Sulawesi Selatan Sambut Kunjungan Mensos Gus Ipul dengan Aksi Paper Mob

Paling Banyak Dibaca

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di Konser

Nasional

Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di Konser

4 Agu 2026

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

Nasional

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

4 Agu 2026

Gugatan 25 Negara Bagian AS Terhadap Tarif Impor Trump yang Menyeret Indonesia

Nasional

Gugatan 25 Negara Bagian AS Terhadap Tarif Impor Trump yang Menyeret Indonesia

4 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  2. 2Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  3. 3Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026
  4. 4Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di KonserNasional 路 4 Agu 2026
  5. 5Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026Nasional 路 4 Agu 2026
Pendidikan
Megapolitan
Transportasi

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap