Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengambil langkah konkret dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat dengan mengusulkan pembangunan satu unit Sekolah Rakyat permanen tambahan di Kota Makassar. Usulan ini diajukan secara langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, kepada Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul. Pertemuan strategis ini menjadi momentum penting dalam upaya peningkatan fasilitas pendidikan bagi anak-anak di wilayah tersebut.
Pertemuan dan penyampaian usulan tersebut berlangsung pada hari Jumat, 7 Agustus 2026, saat Gubernur Andi Sudirman Sulaiman bersama Mensos Gus Ipul melakukan peninjauan langsung ke Sekolah Rakyat Provinsi Sulawesi Selatan. Sekolah yang berlokasi di Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar ini menjadi pusat perhatian dalam kunjungan kerja tersebut. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh pihak sekolah yang dipimpin oleh Widyawati selaku Kepala Sekolah Rakyat Provinsi Sulawesi Selatan.
Dalam kunjungan tersebut, para siswa menunjukkan kreativitas mereka melalui penampilan paper mob yang melibatkan sebanyak 190 siswa untuk menyambut kedatangan Gus Ipul. Tidak hanya itu, salah satu siswi bernama Karmila turut menarik perhatian rombongan. Karmila adalah murid kelas XI SRMA yang memiliki disabilitas fisik dan berasal dari Kabupaten Jeneponto. Ayahnya bekerja sebagai petani jagung, sedangkan ibunya saat ini sedang dalam kondisi sakit. Meskipun baru saja menjalani operasi kaki dua pekan sebelum kunjungan tersebut, Karmila tampil percaya diri menyanyikan lagu 'Laskar Pelangi' dan menunjukkan kemampuannya berdialog menggunakan bahasa Inggris di hadapan Menteri Sosial dan para tamu undangan.
Sebagai bentuk kesiapan daerah, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah mencadangkan lahan seluas 20 hektare yang akan diperuntukkan bagi pembangunan Sekolah Rakyat baru tersebut. Sekolah baru ini direncanakan memiliki daya tampung yang sangat besar, yaitu mencapai 3.000 peserta didik. Bagi Gubernur Andi Sudirman Sulaiman, keberadaan Sekolah Rakyat memiliki makna mendalam dan nilai historis tersendiri bagi keluarganya. Ia mengungkapkan bahwa ayahnya dahulu merupakan seorang alumni Sekolah Rakyat yang kemudian menjadi tentara, dan berhasil mendidik anak-anaknya hingga ada yang sukses menjabat sebagai gubernur, bupati, hingga menteri.
Berikut adalah rangkuman informasi dalam bentuk tanya jawab untuk memperjelas rincian usulan pembangunan serta kondisi terkini Sekolah Rakyat di Sulawesi Selatan.
Mengapa usulan penambahan Sekolah Rakyat di Makassar ini diajukan ke Kementerian Sosial?
Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Usulan ini diajukan oleh Gubernur Andi Sudirman Sulaiman kepada Menteri Sosial Gus Ipul saat kunjungan kerja pada Jumat, 7 Agustus 2026, karena dinilai sangat mendesak untuk memperluas daya tampung pendidikan. Menteri Sosial sendiri menyambut baik usulan tersebut dan menyatakan bahwa penambahan satu lagi Sekolah Rakyat permanen di Makassar memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.
Berapa kapasitas tampung dan luas lahan yang dipersiapkan untuk proyek pembangunan ini?
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah menyiapkan lahan seluas 20 hektare untuk pembangunan Sekolah Rakyat yang baru. Dengan lahan yang luas tersebut, sekolah baru ini diproyeksikan mampu menampung hingga 3.000 peserta didik, yang diharapkan dapat memberikan kesempatan belajar bagi lebih banyak anak di wilayah Sulawesi Selatan.
Bagaimana komposisi dan jumlah siswa yang saat ini terdaftar di Sekolah Rakyat Provinsi Sulawesi Selatan?
Saat ini, Sekolah Rakyat Provinsi Sulawesi Selatan menampung total 414 peserta didik. Rincian komposisi siswa tersebut terdiri dari 145 murid SRMA kelas XI, 120 murid SRMA kelas X, 125 murid tingkat SRMP, serta 24 peserta didik tingkat SRD. Sekolah ini dipimpin oleh Kepala Sekolah Widyawati dan berlokasi di Kecamatan Biringkanaya, Makassar.
Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Apa latar belakang personal yang melandasi perhatian Gubernur terhadap Sekolah Rakyat?
Gubernur Andi Sudirman Sulaiman memiliki ikatan emosional dengan institusi ini karena ayahnya merupakan alumni Sekolah Rakyat terdahulu. Dari latar belakang pendidikan tersebut, sang ayah kemudian berkarier sebagai tentara dan berhasil membesarkan anak-anaknya hingga berhasil menduduki berbagai posisi penting di pemerintahan, termasuk menjadi gubernur, bupati, dan menteri.
Apa saja aspek penting dari proyek ini yang saat ini belum diketahui publik secara pasti?
Meskipun lahan seluas 20 hektare telah disiapkan, publik masih menghadapi keterbatasan informasi mengenai detail teknis proyek ini. Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai lokasi spesifik dari lahan 20 hektare tersebut di Makassar, rincian anggaran yang dialokasikan, waktu pelaksanaan pembangunan fisik, maupun target operasional sekolah baru tersebut. Informasi mengenai kurikulum spesifik dan tata cara pendaftaran siswa baru juga belum diumumkan secara terbuka oleh Pemprov Sulsel maupun Kemensos.






