berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganBisnisOlahragaTeknologiPolitikMegapolitanPopuler
Beranda/Hukum

Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut di Mangga Besar dan Penggerebekan Kampung Bahari oleh BNN

Sri NugrohoDiterbitkan 13 Agu 2026 - 12.14 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut di Mangga Besar dan Penggerebekan Kampung Bahari oleh BNN
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Badan Narkotika Nasional (BNN) telah melakukan penangkapan terhadap gembong narkoba asal kawasan Kampung Bahari yang berinisial MR, atau yang lebih dikenal dengan panggilan Bos Gendut. Proses penangkapan terhadap gembong narkoba ini dilaksanakan oleh tim petugas pada Rabu (12/8) malam. Lokasi penangkapan berada di sebuah salon kecantikan yang terletak di daerah Mangga Besar, Jakarta Barat. Sebelum melakukan penyergapan, para petugas BNN terlebih dahulu melakukan aksi pengintaian dan membuntuti pergerakan Bos Gendut sejak tersangka keluar dari kawasan Kampung Bahari dan bergerak menuju ke area Mangga Besar. Pada saat diamankan di salon kecantikan tersebut, MR tidak ditangkap sendirian, melainkan ditangkap bersama dengan seseorang lainnya yang juga turut diamankan dan dibawa ke BNN untuk menjalani pemeriksaan serta penanganan hukum lebih lanjut.

Penangkapan ini mengakhiri masa pelarian MR alias Bos Gendut yang sebelumnya berstatus sebagai buronan tindak pidana narkoba. Tersangka diketahui telah menjadi buronan yang dicari oleh aparat penegak hukum terkait perkara kasus narkoba sejak tanggal 7 November 2025. Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN, Brigjen Roy Hardy Siahaan, membenarkan dan mengonfirmasi bahwa MR merupakan gembong narkoba yang beroperasi di wilayah Kampung Bahari. Berdasarkan rekam jejak perkara yang menjeratnya, gembong narkoba Bos Gendut ini terlibat dalam kasus kepemilikan narkotika jenis sabu dengan jumlah yang sangat besar, yaitu seberat 98 kilogram. Selain kepemilikan barang haram berupa sabu 98 kilogram tersebut, tersangka MR juga tercatat terlibat dalam kepemilikan senjata api serta sejumlah aset barang berharga berupa emas batangan.

Selain menangani perkara tindak pidana utama terkait narkotika, pihak BNN juga melakukan pengembangan penyidikan terhadap dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang berhubungan dengan aktivitas kejahatan Bos Gendut. Dalam proses penyidikan kasus pencucian uang tersebut, tim dari BNN berhasil menyita barang bukti berupa uang tunai atau cash sebesar Rp1,277 miliar. Penelusuran tidak berhenti di situ saja, sebab BNN juga melakukan kalkulasi dan penghitungan terhadap berbagai aset hasil pengembangan kasus TPPU yang terkait dengan tersangka Bos Gendut. Dari hasil penghitungan yang dilakukan oleh petugas BNN, total nilai aset yang berhasil diidentifikasi dan disita dari pengembangan kasus TPPU ini diperkirakan mencapai kurang lebih sebesar Rp39,950 miliar.

Baca Juga

BNN Sita Aset Rp39,95 Miliar dari Bos Gendut, Gembong Narkoba Kampung Bahari

BNN Sita Aset Rp39,95 Miliar dari Bos Gendut, Gembong Narkoba Kampung Bahari

Setelah berhasil ditangkap dan diamankan di markas BNN, MR alias Bos Gendut menjalani serangkaian proses pemeriksaan dan interogasi intensif oleh penyidik. Di dalam proses pemeriksaan tersebut, Bos Gendut akhirnya memberikan pengakuan terbuka bahwa terdapat beberapa orang lain yang turut terlibat di dalam jaringan narkoba yang dipimpinnya. Berlandaskan informasi serta pengakuan dari tersangka Bos Gendut ini, BNN kemudian berkoordinasi dan bekerja sama dengan pihak Polda Metro Jaya untuk menggelar operasi penggerebekan bersama di kawasan Kampung Bahari. Dari pelaksanaan operasi penggerebekan tersebut, petugas berhasil menyita beraneka barang bukti, seperti narkotika jenis ganja atau gorilla, sejumlah uang tunai, senjata api, senjata tajam jenis samurai, beberapa butir peluru, telepon genggam (handphone), hingga kendaraan berupa mobil.

Pelaksanaan operasi penggerebekan oleh tim gabungan di Kampung Bahari tersebut sempat diwarnai oleh aksi perlawanan dari pihak loyalis Bos Gendut yang berada di lokasi penindakan. Pihak loyalis gembong narkoba tersebut melakukan perlawanan fisik terhadap petugas BNN dan Polda Metro Jaya saat operasi berlangsung. Aksi perlawanan dari para loyalis Bos Gendut ini mengakibatkan seorang anggota tim penindak dari kepolisian, yakni anggota Polri, mengalami cedera luka di bagian bawah mata. Kendati sempat mendapatkan pengadangan dan perlawanan dari loyalis tersangka, para petugas di lapangan tetap berhasil mengendalikan situasi keamanan dan sukses mengamankan dua orang di lokasi penggerebekan Kampung Bahari tersebut.

Baca Juga

Perhitungan Sementara Kerugian Negara Kasus Toba Pulp Tembus Rp2 Triliun

Perhitungan Sementara Kerugian Negara Kasus Toba Pulp Tembus Rp2 Triliun

Rangkaian penindakan hukum ini memperlihatkan alur penanganan perkara yang dilakukan secara konsisten oleh BNN dan Polda Metro Jaya terhadap gembong narkoba MR alias Bos Gendut. Mulai dari kronologi pembuntutan dari Kampung Bahari hingga penangkapan di salon kecantikan di Mangga Besar, pengungkapan dugaan TPPU dengan barang bukti uang Rp1,277 miliar dan estimasi total aset Rp39,950 miliar, hingga penggerebekan lanjutan berdasarkan pengakuan tersangka yang berujung pada penyitaan barang bukti serta penangkapan dua orang anggota jaringan meski mendapat perlawanan yang melukai anggota Polri.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

NarkobaBNN

Berita Terbaru Lainnya

Rencana Proyek Properti dan Pengembangan Kawasan BUMN China di Surabaya TimurGoTo Berikan Penjelasan Usai Saham GOTO Dikeluarkan dari Indeks MSCIBNN Sita Aset Rp39,95 Miliar dari Bos Gendut, Gembong Narkoba Kampung BahariPendapatan PT Fast Food Indonesia Tbk Melesat 16,09 Persen di Semester I-2026Daftar Calon Gubernur dan Deputi Bank Indonesia Usulan Presiden PrabowoApa Itu Sistem Desil yang Mau Jadi Dasar Pemerintah Batasi Pertalite? Ini PenjelasannyaCara Nonton Siaran Langsung Dewata Challenge Series 2026 Gratis di YouTube RANS dan JadwalnyaPengemudi yang Melepaskan Tembakan Airgun di Pelabuhan Balikpapan Ditangkap Polisi

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026
  4. 4Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  5. 5Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganBisnisOlahragaTeknologiPolitikMegapolitan

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap