Aksi seorang pengemudi yang diduga melepaskan tembakan ke arah kerumunan warga telah menggegerkan masyarakat di kawasan Pelabuhan Speedboat, Kelurahan Baru Tengah, Kecamatan Balikpapan Barat. Peristiwa penembakan ini terjadi pada Rabu, 12 Agustus 2026. Kejadian tersebut dengan cepat menjadi perhatian publik dan viral di media sosial setelah rekaman videonya beredar luas. Setelah peristiwa itu menimbulkan keresahan di tengah warga, pihak kepolisian bergerak melakukan penanganan dan pelaku pengemudi dalam insiden ini telah ditangkap oleh aparat kepolisian.
Berdasarkan informasi dan keterangan awal dari kepolisian, insiden melepaskan tembakan tersebut dipicu oleh timbulnya kesalahpahaman di area pelabuhan. Pengemudi tersebut terlibat percekcokan dan perselisihan dengan seorang tukang parkir di lokasi kejadian. Kesalahpahaman di antara pengemudi dan tukang parkir tersebut berkaitan dengan masalah pengaturan lalu lintas di kawasan Pelabuhan Speedboat. Perselisihan terkait alur lalu lintas itulah yang kemudian berujung pada aksi penembakan yang memicu kepanikan warga di sekitar pelabuhan.
Peristiwa mencekam tersebut terekam dalam dua rekaman video amatir yang diunggah dan beredar luas di jejaring media sosial. Kedua video amatir tersebut memiliki durasi berbeda, yaitu satu video berdurasi 12 detik dan satu video lainnya berdurasi 59 detik. Berdasarkan rekaman dalam kedua video amatir tersebut, tampak pengemudi kendaraan sempat terlibat percekcokan sebelum akhirnya melepaskan tembakan di lokasi. Setelah melepaskan tembakan tersebut, pengemudi itu langsung meninggalkan lokasi Pelabuhan Speedboat untuk melarikan diri.
Anggota DPR Pertanyakan Niat Eks Pejabat Pajak Menjadi Calon Hakim Agung dalam Uji Kelayakan

Menanggapi peristiwa viral tersebut, Wakapolresta Balikpapan AKBP Fauzan Arianto memberikan penjelasan resmi saat dikonfirmasi pada Kamis, 13 Agustus 2026, seperti dilansir detikKalimantan. AKBP Fauzan Arianto membenarkan bahwa pengemudi yang terekam dalam video di media sosial tersebut sudah diamankan oleh pihak kepolisian. Ia menyatakan bahwa pengemudi yang bersangkutan saat ini sedang berada di bawah penanganan pihak berwenang dan tengah menjalani pemeriksaan intensif untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Dalam keterangannya, AKBP Fauzan Arianto juga mengklarifikasi mengenai jenis senjata yang dibawa dan dilepaskan oleh pelaku. Senjata yang digunakan pengemudi tersebut dipastikan bukan senjata api standar yang biasa digunakan oleh aparat kepolisian maupun personel militer. Pelaku diketahui menggunakan senjata jenis airgun. Sebagai barang bukti dalam pengungkapan kasus ini, pihak kepolisian telah menyita dan mengamankan senjata airgun yang diduga digunakan pelaku saat beraksi di kawasan pelabuhan tersebut.
Prabowo Resmikan Ribuan Jembatan dan Sumber Air Bersih Buatan TNI-Polri

Pihak kepolisian memberikan kepastian bahwa insiden ini tidak memakan korban. Polisi memastikan tidak ada korban luka dalam kejadian melepaskan tembakan ini lantaran senjata jenis airgun tersebut ditembakkan oleh pelaku ke arah atas. Karena airgun tersebut diarahkan ke atas dan tidak diarahkan secara mendatar ke arah warga, tembakan itu tidak mengenai siapa pun yang berada di kerumunan warga di Pelabuhan Speedboat.
Saat ini, tim dari Polresta Balikpapan sedang mendalami secara menyeluruh seluruh rangkaian peristiwa yang terjadi di kawasan pelabuhan tersebut. Langkah-langkah penanganan hukum terus dilakukan dengan meminta keterangan secara menyeluruh dari para pihak yang terlibat serta saksi-saksi di tempat kejadian perkara. Selain itu, tim kepolisian juga meneliti dan memeriksa rekaman video amatir berdurasi 12 detik dan 59 detik yang beredar di masyarakat, sekaligus melakukan pengecekan ketat terhadap legalitas dan peruntukan dari senjata airgun yang digunakan pengemudi tersebut.






