berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganBisnisOlahragaTeknologiPolitikMegapolitanPopuler
Beranda/Ekonomi

Apa Itu Sistem Desil yang Mau Jadi Dasar Pemerintah Batasi Pertalite? Ini Penjelasannya

Usat BalangDiterbitkan 13 Agu 2026 - 12.21 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Apa Itu Sistem Desil yang Mau Jadi Dasar Pemerintah Batasi Pertalite? Ini Penjelasannya
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

Antrean kendaraan di berbagai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di seluruh Indonesia berpotensi mengalami penyesuaian skema pelayanan dalam waktu mendatang. Pemerintah Republik Indonesia saat ini sedang mematangkan skema pembatasan pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite. Kebijakan ini menyasar kelompok masyarakat yang berada di kelas ekonomi atas, khususnya warga yang masuk dalam kategori desil 9 dan desil 10. Pengelompokan tingkat kesejahteraan ini menjadi instrumen utama agar alokasi subsidi BBM dapat disalurkan secara lebih tepat sasaran.

Langkah pembatasan ini didasari oleh pemanfaatan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) serta penggunaan Sistem Desil sebagai basis data utama. Mulai tahun 2025, pemerintah secara resmi memfungsikan skema ini untuk mengukur taraf hidup warga sekaligus menentukan kriteria penerima bantuan sosial di tingkat nasional. DTSEN sendiri dibentuk melalui penggabungan dan penyelarasan data dari berbagai instansi pemerintah, mulai dari Kementerian Sosial, Badan Pusat Statistik (BPS), Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), hingga pemerintah daerah di tingkat provinsi serta kabupaten dan kota. Pengintegrasian data ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan data warga yang seragam, mutakhir, dan akurat di seluruh pelosok negeri, sehingga DTSEN menjadi satu-satunya acuan resmi pemerintah dalam penyaluran perlindungan sosial.

Baca Juga

Cara Menyikapi Hasil Rebalancing Indeks MSCI Terbaru dan Tanggapan BEI

Cara Menyikapi Hasil Rebalancing Indeks MSCI Terbaru dan Tanggapan BEI

Secara teknis, Sistem Desil bekerja dengan membagi taraf kesejahteraan ekonomi masyarakat ke dalam 10 tingkatan atau kelompok. Urutan desil ini dimulai dari desil 1 yang mencakup kelompok masyarakat paling membutuhkan bantuan, hingga desil 10 yang diisi oleh kelompok warga yang paling mampu secara finansial. Penetapan posisi desil bagi setiap keluarga dilakukan berdasarkan penilaian komprehensif atas sejumlah indikator sosial-ekonomi. Indikator yang diperhitungkan mencakup besaran pendapatan keluarga, kondisi fisik tempat tinggal beserta fasilitas dasarnya, kepemilikan aset, serta tingkat aksesibilitas terhadap layanan pendidikan dan kesehatan. Selain itu, jumlah tanggungan dalam keluarga serta kehadiran anggota keluarga yang masuk kategori rentan鈥攕eperti lansia, anak-anak, dan penyandang disabilitas鈥攋uga menjadi pertimbangan penting. Pembagian desil yang rinci ini bertujuan untuk meminimalisasi duplikasi data serta mencegah keluarga berkategori mampu mendapatkan program bantuan pemerintah.

Penerapan klasifikasi desil membawa dampak langsung terhadap distribusi subsidi bahan bakar serta bantuan sosial di lapangan. Berdasarkan opsi kebijakan yang sedang dikaji, warga yang terdata di desil 9 dan desil 10 akan dilarang menggunakan Pertalite bersubsidi dan diwajibkan beralih ke jenis BBM nonsubsidi seperti Pertamax. Sementara itu, program bantuan sosial nasional seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai difokuskan untuk keluarga yang berada pada strata desil 1 sampai desil 4. Dengan pemisahan ini, pemerintah dapat membedakan secara tegas antara kelompok yang membutuhkan intervensi perlindungan sosial dan kelompok yang memiliki daya beli mandiri.

Baca Juga

Langkah Menyikapi Pelemahan IHSG Usai Hasil Evaluasi Indeks MSCI

Langkah Menyikapi Pelemahan IHSG Usai Hasil Evaluasi Indeks MSCI

Mengenai kapan kebijakan pembatasan Pertalite ini mulai diberlakukan secara resmi, masyarakat masih perlu menunggu keputusan final dari pemerintah. Menteri Keuangan Purbaya menyatakan bahwa waktu pasti pelaksanaan pengetatan pembelian BBM bersubsidi ini belum ditentukan. Tahapan yang sedang berjalan saat ini meliputi pengujian sistem teknis serta penyusunan skema pelaksanaan yang memungkinkan pembatasan dilakukan secara bertahap. Langkah kehati-hatian ini diambil guna memastikan kesiapan data DTSEN serta efektivitas mekanisme pengawasan di lapangan sebelum aturan pembatasan ini diterapkan secara penuh.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Subsidi BBMDTSEN

Berita Terbaru Lainnya

Pendapatan PT Fast Food Indonesia Tbk Melesat 16,09 Persen di Semester I-2026Daftar Calon Gubernur dan Deputi Bank Indonesia Usulan Presiden PrabowoCara Nonton Siaran Langsung Dewata Challenge Series 2026 Gratis di YouTube RANS dan JadwalnyaPenangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut di Mangga Besar dan Penggerebekan Kampung Bahari oleh BNNPengemudi yang Melepaskan Tembakan Airgun di Pelabuhan Balikpapan Ditangkap PolisiAnggota DPR Pertanyakan Niat Eks Pejabat Pajak Menjadi Calon Hakim Agung dalam Uji KelayakanPrabowo Resmikan Ribuan Jembatan dan Sumber Air Bersih Buatan TNI-PolriPanduan Memanfaatkan Infrastruktur Jembatan TNI-Polri dan Sumber Air Bersih Diresmikan Presiden Prabowo

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026
  4. 4Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  5. 5Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganBisnisOlahragaTeknologiPolitikMegapolitan

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap