Pemerintah Provinsi Lampung di bawah kepemimpinan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dan Wakil Gubernur Jihan Nurlela meluncurkan dua program strategis pembangunan sumber daya manusia di tingkat perdesaan. Dua inisiatif tersebut mencakup Program Satu Desa Satu Sarjana di bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) serta Program Satu Desa Satu Hafiz Qur鈥檃n.
Langkah perluasan akses pendidikan tinggi ini menjadi kelanjutan dari kebijakan Pemprov Lampung yang pada 2025 telah menghapus beban uang komite sekolah. Melalui fokus baru ini, pemerintah daerah menempatkan pembangunan manusia sebagai fondasi utama pemerataan kemajuan hingga ke pelosok desa.
Beasiswa STEM dan Misi 'Rural Brain Gain'
Program Satu Desa Satu Sarjana disiapkan untuk memberikan beasiswa pendidikan tinggi bidang STEM kepada 2.500 putra-putri desa di Lampung. Bantuan pendidikan ini diprioritaskan bagi anak petani serta pemuda dari keluarga kurang mampu guna menempuh studi di bidang sains, teknologi, rekayasa, dan matematika.
Ilalang di Kampung Bandan Jakut Kebakaran, 80 Personel Damkar Dikerahkan

Skema beasiswa tersebut secara khusus diarahkan untuk mendorong peningkatan kapasitas intelektual di perdesaan atau rural brain gain. Dengan mencetak sarjana berbasis sains dan teknologi yang berasal langsung dari desa, pemerintah daerah menargetkan transfer pengetahuan dan keahlian teknis dapat kembali menggerakkan sektor-sektor produktif perdesaan.
Dukungan terhadap penguatan sektor pendidikan ini turut disuarakan kalangan akademisi. Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung (FKIP Unila), Albet Maydiantoro, menegaskan bahwa upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia daerah memang memerlukan dorongan penuh dan kolaborasi berkesinambungan dari dunia pendidikan.
Kebakaran Rumah di Gambir Jakpus, Asap Putih Tebal Mengepul

Kolaborasi Penguatan Karakter Religius
Melengkapi akselerasi di bidang sains dan teknologi, Pemprov Lampung juga menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Lampung untuk merealisasikan Program Satu Desa Satu Hafiz Qur鈥檃n.
Sinergi antara Pemprov Lampung dan Baznas daerah ini diwujudkan melalui pemberian beasiswa pembinaan bagi generasi muda desa untuk menjadi penghafal Al-Qur'an. Kemitraan ini dirancang agar pembangunan perdesaan di Lampung berjalan beriringan antara penguasaan keilmuan modern dan penguatan fondasi religius generasi muda.






