Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil memangkas pelemahan tajam pada perdagangan Senin (14/9/2026). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup turun tipis 0,10% atau berada di level 6.534,69 jika dibandingkan dengan posisi penutupan sebelumnya di level 6.541,38.
Pergerakan IHSG terpantau sangat fluktuatif sepanjang hari perdagangan. Indeks saham domestik awalnya dibuka pada level 6.533,87 dan sempat menguat hingga menyentuh level tertinggi harian di 6.550,00. Namun, tekanan jual yang meningkat tajam sempat menyeret IHSG jatuh ke level terendah hariannya di 6.371,40, mencatatkan rentang pergerakan intraday sebesar 178,60 poin. Dari titik terendah tersebut, IHSG berhasil melakukan pemulihan (rebound) sebesar 163,29 poin atau sekitar 2,56% hingga penutupan perdagangan sore hari.
Kinerja Perdagangan dan Statistik Bursa
Hingga sesi perdagangan berakhir, statistik bursa mencatat dominasi sentimen negatif pada pergerakan saham individu. Sebanyak 455 saham mengalami pelemahan, sementara 229 saham tercatat menguat, dan 279 saham lainnya bergerak stagnan. Total kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia tercatat mencapai sekitar Rp11.371 triliun.
IHSG Ditutup Melemah ke Level 6.534, Sektor Kesehatan Pimpin Penurunan

Aktivitas transaksi perdagangan di pasar saham juga terpantau ramai dengan total volume transaksi mencapai 32,95 miliar saham. Adapun nilai transaksi pasar saham secara keseluruhan membukukan angka sebesar Rp17,5 triliun dengan frekuensi transaksi mencapai sebanyak 2,086 juta kali.
Reshuffle Kabinet Merah Putih
Dinamika pasar saham ini berlangsung bersamaan dengan perombakan susunan kabinet di pemerintahan. Pada Senin (14/9/2026), Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.
BSI (BRIS) Siapkan 2.000 Aset Lelang dengan Harga Kompetitif

Penunjukan Suahasil Nazara tersebut merupakan mandat untuk melanjutkan tugas kepemimpinan di Kementerian Keuangan dalam Kabinet Merah Putih hingga akhir masa jabatan periode 2024–2029. Usai prosesi pelantikan, Suahasil mengungkapkan bahwa fokus utamanya sebagai bendahara negara adalah menjaga kesehatan serta kredibilitas pengelolaan keuangan negara.






