PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk. (BRIS) kembali menggelar Program Gebyar Lelang Serentak (GREAT BSI) 2026 dengan menyiapkan sekitar 2.000 frekuensi lelang aset berharga kompetitif. Program bertema "Peluang Emas Meraih Aset Impian" ini dijadwalkan berlangsung mulai 9 September hingga 12 Desember 2026.
Pelaksanaan lelang serentak ini ditujukan sebagai langkah strategis perseroan dalam mempercepat pemulihan aset (recovery) sekaligus memperkuat kualitas pembiayaan. Berdasarkan catatan kinerja perbankan syariah tersebut, rasio pembiayaan bermasalah atau non-performing financing (NPF) BSI tercatat berada di level 1,80% per Juni 2026.
Aset yang ditawarkan dalam rangkaian lelang ini mencakup beragam jenis properti, mulai dari rumah tinggal, tanah kosong, ruko, apartemen, hingga bangunan gudang. Selain lelang daring, perseroan menggelar live lelang di berbagai kota, antara lain Jakarta, Bogor, Tangerang, Banten, Bandung Kota, Batam, Banda Aceh, dan Meulaboh.
IHSG Ditutup Melemah ke Level 6.534, Sektor Kesehatan Pimpin Penurunan

Dalam pelaksanaannya, BSI menggandeng Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL), serta Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Kantor Pertanahan di sejumlah wilayah. BSI juga memperluas kemitraan pemasaran dengan agen properti, balai lelang swasta rekanan, portal properti seperti Rumah123, serta saluran digital internal seperti laman bankbsi.co.id, aplikasi BYOND by BSI, jaringan ATM, dan kantor cabang.
Tahapan Mengikuti Lelang BSI
Masyarakat yang hendak mengikuti program lelang aset ini diarahkan untuk menempuh tiga tahapan resmi:
Pertagas Raih Penghargaan Tertinggi TOP GRC Awards 2026

- Memilih objek aset yang diinginkan melalui kanal informasi resmi lelang BSI.
- Menghubungi petugas pengelola aset BSI sesuai nomor kontak yang tercantum pada rincian informasi aset.
- Mengikuti rangkaian proses penawaran agunan melalui mekanisme resmi DJKN/KPKNL.
BSI turut mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati terhadap pihak yang mengatasnamakan bank syariah tersebut. Seluruh transaksi dan informasi lelang hanya diselenggarakan melalui kanal publikasi resmi BSI serta prosedur lelang negara yang sah.






