Kepanikan melanda para pedagang dan warga di Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, menyusul kebakaran hebat yang melanda Pasar Belik pada Sabtu (29/8/2026) sore. Kobaran api yang mulai terdeteksi sekitar pukul 17.30 WIB terus membesar hingga malam hari, memicu upaya penyelamatan barang dagangan secara darurat.
Sejumlah pedagang bersama warga sekitar bahu-membahu mencoba membatasi laju perambatan api menggunakan peralatan seadanya sembari mengamankan komoditas dagangan yang masih bisa diselamatkan.
Kecelakaan Maut di Tol Jombang-Mojokerto, 4 Tewas 7 Luka

Pemerintah Kabupaten Pemalang langsung menerjunkan armada pemadam kebakaran ke titik kejadian untuk mengendalikan situasi. Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Pemalang, Achmad Hidayat, mengonfirmasi bahwa titik api utama terpusat di area sisi timur kompleks pasar.
Untuk menangani kobaran api yang terus membesar, empat unit mobil pemadam kebakaran milik Pemalang dikerahkan ke lokasi. Mengingat besarnya potensi perambatan, Damkar Pemalang juga berkoordinasi dan meminta bantuan tambahan dari pos Damkar Karangreja, Kabupaten Purbalingga, guna mempercepat pemadaman serta mencegah kobaran api merembet ke kawasan permukiman warga di sekitar pasar.
Jalan Alternatif Langkat-Karo Longsor, Kendaraan Bergantian Melintas

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran belum dapat dipastikan karena masih dalam tahap penyelidikan oleh aparat berwenang. Jumlah kios yang hangus serta total kerugian materiil akibat peristiwa tersebut masih menunggu hasil pendataan resmi dari petugas di lapangan.






