berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastrukturPendidikanMegapolitanTransportasiPopuler
Beranda/Ekonomi

Panduan Memahami Penguatan Rupiah dan Penurunan Dolar AS ke Rp17.950

Slamet PrabowoDiterbitkan 3 Agu 2026 - 16.09 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Panduan Memahami Penguatan Rupiah dan Penurunan Dolar AS ke Rp17.950
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus menunjukkan pergerakan yang dinamis di pasar keuangan. Pada pembukaan perdagangan hari Senin, 3 Agustus 2026, mata uang rupiah tercatat terapresiasi sebesar 0,22% ke posisi Rp17.950/US$. Penguatan ini secara langsung melanjutkan tren positif dari hari Jumat, 31 Juli 2026, ketika rupiah ditutup menguat 0,47% ke level Rp17.990/US$. Pencapaian pada akhir pekan tersebut sekaligus menandai kembalinya posisi mata uang Indonesia untuk bergerak di bawah level psikologis Rp18.000/US$. Pergerakan nilai tukar ini dipengaruhi oleh kombinasi faktor global, khususnya intervensi valuta asing di Asia, serta proyeksi data ekonomi domestik seperti tingkat inflasi

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastruktur
nasional.

Untuk memahami mengapa dolar AS mengalami penurunan terhadap rupiah, penting untuk memperhatikan pergerakan indeks dolar AS (DXY). Indeks yang secara khusus mengukur kekuatan mata uang greenback terhadap enam mata uang utama dunia ini terpantau melemah sebesar 0,22% ke posisi 99,697 pada pukul 09.00 WIB. Pelemahan indeks tersebut merupakan kelanjutan dari tren yang terjadi pada pekan sebelumnya, di mana DXY merosot lebih dari 1,5% secara keseluruhan. Penurunan indeks dolar secara beruntun ini pada akhirnya memberikan ruang yang lebih luas bagi mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, untuk bergerak menguat di pasar.

Salah satu pemicu utama di balik pelemahan dolar AS secara global adalah langkah intervensi pasar yang dilakukan di kawasan Asia. Jepang dan AS melakukan aksi intervensi bersama di pasar valuta asing. Langkah strategis ini diambil dengan tujuan menopang mata uang yen yang posisinya sempat berada di sekitar titik terlemah dalam kurun waktu 40 tahun terakhir. Kementerian Keuangan Jepang secara resmi mengonfirmasi adanya intervensi pembelian yen bersama tersebut pada hari Jumat pekan sebelumnya. Berdasarkan data dari Bank of Japan (BOJ), Jepang kemungkinan telah membeli yen dengan nilai mencapai US$58,97 miliar pada hari Kamis sebelum konfirmasi tersebut diterbitkan.

Baca Juga

Analisis Arah Pasar Saat IHSG Menguat di Tengah Pelemahan Bursa Regional

Analisis Arah Pasar Saat IHSG Menguat di Tengah Pelemahan Bursa Regional

Intervensi skala besar tersebut memberikan dampak yang instan terhadap pergerakan mata uang di pasar Asia. Mata uang yen tercatat melonjak hingga lebih dari 3% dalam dua hari perdagangan terakhir pada pekan sebelumnya. Tren positif ini terus berlanjut, di mana pada perdagangan Asia sesi pagi, yen kembali menguat sebesar 1% hingga menyentuh level 156,01 per dolar AS. Penguatan yang signifikan pada yen secara tidak langsung menekan posisi dolar AS di pasar global dan ikut memberikan sentimen positif bagi penguatan mata uang regional lainnya, termasuk rupiah.

Selain faktor eksternal berupa intervensi mata uang asing, kondisi perekonomian dalam negeri turut memengaruhi kepercayaan pelaku pasar terhadap rupiah. Salah satu indikator makroekonomi utama yang dipantau adalah laju inflasi nasional untuk bulan Juli 2026. Berdasarkan konsensus pasar yang dihimpun oleh CNBC Indonesia dari 12 institusi, Indeks Harga Konsumen (IHK) di Indonesia diperkirakan mengalami inflasi sebesar 0,11% secara bulanan (month-to-month/mtm) pada bulan Juli. Secara tahunan, inflasi bulan Juli diproyeksikan berada di level 3,2%, sementara inflasi inti tahunan diperkirakan mencapai 2,77%.

Proyeksi inflasi bulan Juli 2026 ini menunjukkan adanya tren yang melandai jika dibandingkan dengan realisasi pada bulan sebelumnya. Sebagai perbandingan, pada bulan Juni, Indonesia mencatat inflasi bulanan sebesar 0,44% dan inflasi tahunan sebesar 3,34%. Pada periode bulan Juni tersebut, inflasi inti tercatat sebesar 2,76% secara tahunan, sementara kelompok harga yang diatur oleh pemerintah tercatat mengalami inflasi sebesar 1,41% secara bulanan. Penurunan proyeksi inflasi umum pada bulan berikutnya memberikan sinyal yang positif bagi stabilitas ekonomi dan moneter di dalam negeri.

Baca Juga

Manfaat Penggunaan QRIS untuk Transaksi Bisnis Masa Kini

Manfaat Penggunaan QRIS untuk Transaksi Bisnis Masa Kini

Faktor pendukung lain di sektor pangan domestik juga turut memberikan kontribusi pada stabilisasi harga secara umum. Tim Office of Chief Economist Bank Mandiri memperkirakan bahwa kelompok harga pangan bergejolak (volatile food) mengalami deflasi sebesar 1,12% secara bulanan pada bulan Juli. Angka ini berbalik arah dari catatan bulan Juni yang sempat mengalami inflasi sebesar 0,14%. Penurunan harga pada kelompok pangan bergejolak ini utamanya didorong oleh merosotnya harga komoditas cabai merah dan bawang merah setelah memasuki puncak musim panen.

Secara keseluruhan, penguatan rupiah hingga berhasil kembali berada di bawah level Rp18.000/US$ sangat dipengaruhi oleh pelemahan indeks dolar AS akibat intervensi yen oleh Jepang dan AS. Di samping itu, pergerakan ini juga didukung oleh ekspektasi inflasi domestik yang lebih rendah akibat masuknya puncak musim panen untuk beberapa komoditas pangan. Pemahaman atas dinamika faktor-faktor ekonomi ini menjadi sangat penting bagi masyarakat dan pelaku pasar untuk mengantisipasi arah pergerakan nilai tukar rupiah di masa mendatang.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Ekonomi IndonesiaRupiahDolar ASNilai TukarInflasiintervensi yen

Berita Terbaru Lainnya

Cara Memantau Pemulihan Layanan PLN Saat Terjadi Pemadaman ListrikAnalisis Arah Pasar Saat IHSG Menguat di Tengah Pelemahan Bursa RegionalManfaat Penggunaan QRIS untuk Transaksi Bisnis Masa KiniDampak Pembatalan Serangan Amerika Serikat ke Iran terhadap Harga Minyak dan Pasar FinansialCara Baru Pekerja Muda Membangun Karier Tanpa Mengandalkan PromosiPanduan Memahami Pergerakan Awal Pekan IHSG dan Pengaruh Pasar GlobalWaspada Penipuan Modus Polisi Gadungan, Pelajaran dari Kasus di BanjarbaruLLDikti Wilayah IX Serahkan SK Pembukaan Program Doktor Teknik Sipil UMI Makassar

Paling Banyak Dibaca

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Jadwal, Akses, dan Pengamanan Acara Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas

Nasional

Jadwal, Akses, dan Pengamanan Acara Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas

2 Agu 2026

Harga Minyak Dunia Kembali Melemah di Tengah Rencana Koalisi Maritim Arab Saudi

Ekonomi

Harga Minyak Dunia Kembali Melemah di Tengah Rencana Koalisi Maritim Arab Saudi

1 Agu 2026

Kronologi Lengkap Kasus Pembunuhan Keluarga di Warakas dan Tuntutan Hukumnya

Hukum

Kronologi Lengkap Kasus Pembunuhan Keluarga di Warakas dan Tuntutan Hukumnya

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  2. 2Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  3. 3Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026
  4. 4Jadwal, Akses, dan Pengamanan Acara Zikir dan Doa Kebangsaan di MonasNasional 路 2 Agu 2026
  5. 5Harga Minyak Dunia Kembali Melemah di Tengah Rencana Koalisi Maritim Arab SaudiEkonomi 路 1 Agu 2026
Pendidikan
Megapolitan
Transportasi

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap