Kian langkanya suku cadang baru di pasaran membuat para pemilik mobil lawas dan mobil klasik beralih ke suku cadang bekas pakai. Komponen copotan kini menjadi solusi utama untuk menjaga performa kendaraan lawas tetap berjalan di tengah surutnya ketersediaan barang orisinal keluaran pabrik.
Pergeseran teknologi otomotif menjadi salah satu penyebab berkurangnya ketersediaan onderdil lama. Komponen mekanis seperti karburator dan sejumlah bagian mesin mulai jarang diproduksi kembali karena sebagian besar kendaraan modern telah beralih menggunakan sistem injeksi.
Kondisi tersebut terlihat di pusat onderdil kendaraan bekas Pasar Asem Reges, Jakarta Barat. Awang, pedagang suku cadang yang telah berjualan di lokasi tersebut sejak 1985, menyebutkan bahwa pasokan onderdil bekas sebagian besar diperoleh dari barang limbahan asal Singapura serta hasil lelang kendaraan copotan lokal.
IHSG Berpotensi Sideways di 6.450-6.570, Investor Cermati Pergerakan Rupiah

Keberadaan jaringan sesama pedagang membantu mempercepat proses perburuan suku cadang langka bagi para pemilik mobil. Pencarian barang copotan melalui perkumpulan pedagang umumnya memakan waktu sekitar tiga hingga empat hari, jauh lebih cepat dibandingkan masa inden pemesanan onderdil baru yang bisa memakan waktu hingga satu bulan.
Permintaan suku cadang copotan di pasar mencakup model harian hingga mobil hobi. Suku cadang untuk kendaraan populer seperti Toyota Avanza dan sedan Honda klasik masih menjadi buruan utama konsumen. Sementara itu, komponen untuk mobil pabrikan Eropa seperti BMW dan Mercedes-Benz dipatok dengan harga tinggi di pasar barang bekas lantaran tidak memiliki varian replika.
Klarifikasi Kemenko Perekonomian soal 'Emas di Bawah Bantal' 1.800 Ton

Tingkat kesulitan pencarian tertinggi ditemukan pada kendaraan sangat lawas seperti MINI Austin Morris, serta kendaraan berpenggerak empat roda (4x4) seperti Mitsubishi Triton dan Toyota Hilux. Seluruh lini komponen untuk kategori kendaraan 4x4 dikenal memiliki harga tinggi dan stok yang sangat terbatas di pasaran.
Pasar onderdil copotan Asem Reges sendiri memiliki rekam jejak panjang melayani berbagai kalangan pencinta otomotif, termasuk sejumlah figur publik. Beberapa nama yang pernah berburu suku cadang di toko tersebut antara lain pelawak Tessy untuk servis karburator Toyota Hardtop, Mandra, Eddie Gomblo saat mencari suku cadang Corolla, hingga mendiang May Sumarna yang mengoleksi Ford Laser.






