Kabar duka menyelimuti panggung musik dunia setelah maestro musik country, Dolly Parton, meninggal dunia pada usia 80 tahun. Kepergian sang legenda terjadi menyusul pembatalan konser residensinya di Las Vegas akibat masalah kesehatan, momen ketika sang adik, Freida Parton, sempat meminta dukungan doa publik bagi kesembuhannya.
Kepergian pencipta lagu legendaris "Jolene" dan "I Will Always Love You" ini memicu gelombang belasungkawa lintas sektor di Amerika Serikat. Presiden Donald Trump mengumumkan pengibaran bendera setengah tiang di seluruh wilayah AS selama sepekan dan menyebut Parton melalui Truth Social sebagai salah satu penyanyi country terhebat yang pernah ada. Ungkapan duka juga datang dari Pemimpin Minoritas Senat Chuck Schumer serta Wali Kota New York Zohran Mamdani yang mengenang sang diva sebagai sosok pejuang kelas pekerja yang tak tergantikan.
Perjuangan Kesehatan Dolly Parton Sebelum Meninggal Dunia di Usia 80 Tahun

Penghormatan mengalir deras dari sesama musisi, aktor, hingga para pemimpin industri global. Paul McCartney, Reba McEntire, Jack White, Kacey Musgraves, Kelly Clarkson, Sheryl Crow, penyanyi opera Renee Fleming, hingga Paris Hilton menyampaikan duka mendalam. Lawan mainnya dalam film Steel Magnolias, Julia Roberts, serta kreator serial The Orville, Seth MacFarlane, turut mengenang kepribadian hangat Parton. Dari ranah bisnis, pendiri Amazon Jeff Bezos mengenang keteladanan Parton dalam memimpin dengan cinta, sementara CEO Apple Tim Cook menyoroti perannya sebagai ikon budaya sekaligus filantropis yang memajukan literasi jutaan anak di dunia.
Hasil La Liga, Gol Larut Pablo Garcia Bawa Real Betis Tundukkan Valencia 1-0

Meski telah berpulang, karya sang ratu country dipastikan belum berakhir. Semasa hidupnya, Dolly Parton telah merekam sejumlah lagu rahasia dan ribuan materi musik yang disiapkan secara khusus untuk dirilis secara bertahap setelah kepergiannya.






