Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali mengumumkan adanya rotasi dan mutasi jabatan yang melibatkan seratusan perwira di internal kepolisian. Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, secara resmi melakukan mutasi dan rotasi terhadap 146 Perwira Tinggi dan Perwira Menengah. Keputusan yang diambil oleh pucuk pimpinan kepolisian ini merupakan bagian dari penataan personel yang menyasar berbagai posisi strategis, mulai dari jajaran perwira menengah hingga perwira tinggi yang menduduki jabatan kunci di tingkat markas besar.
Langkah penataan personel ini telah didokumentasikan secara resmi melalui surat keputusan dari pimpinan kepolisian. Mutasi dan rotasi terhadap 146 perwira tersebut tertuang secara spesifik dalam Surat Telegram Kapolri nomor ST/1584/VII/KEP./2026. Dokumen tertulis ini secara resmi dikeluarkan per tanggal 30 Juli 2026. Surat telegram yang memuat daftar nama para perwira yang dimutasi ini ditandatangani langsung oleh Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia, yakni Inspektur Jenderal Anwar.
Salah satu perubahan posisi yang paling menonjol dalam surat telegram mutasi kali ini berada di lingkungan Divisi Hubungan Internasional Kepolisian Negara Republik Indonesia. Dalam keputusan tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merotasi Kepala Divisi Hubungan Internasional, Inspektur Jenderal Amur Chandra. Berdasarkan surat telegram per tanggal 30 Juli 2026 tersebut, Inspektur Jenderal Amur Chandra dialihtugaskan menjadi Perwira Tinggi pada Divisi Hubungan Internasional Polri. Rotasi jabatan ini dilakukan dalam rangka mempersiapkan masa pensiun dari yang bersangkutan.
Kejagung Gelar Rakor Bareng Kortas hingga KPK, Febrie Segera Disidang

Sebagai tindak lanjut dari rotasi Inspektur Jenderal Amur Chandra yang memasuki masa purnatugas, pimpinan kepolisian telah menunjuk pejabat baru untuk mengisi kekosongan posisi tersebut. Kapolri kemudian menunjuk Brigadir Jenderal Untung Widyatmoko untuk mengisi posisi Kepala Divisi Hubungan Internasional yang ditinggalkan oleh Amur Chandra. Sebelum menerima penunjukan jabatan baru ini, Brigadir Jenderal Untung Widyatmoko menjabat sebagai Sekretaris NCB Interpol Hubinter Polri. Lewat penunjukan sebagai Kepala Divisi Hubungan Internasional yang baru ini, Untung Widyatmoko nantinya akan mendapat promosi berupa kenaikan pangkat.
Perpindahan Brigadir Jenderal Untung Widyatmoko ke posisi Kepala Divisi Hubungan Internasional secara otomatis mengosongkan jabatan lamanya. Posisi Sekretaris NCB Interpol Hubinter Polri yang ditinggalkan oleh Untung Widyatmoko kemudian akan digantikan oleh Brigadir Jenderal Dani Hamdani. Sebelum ditunjuk untuk mengisi jabatan Sekretaris NCB Interpol Hubinter Polri, Brigadir Jenderal Dani Hamdani diketahui menjabat sebagai Penerjemah Polri Utama Tingkat II pada Divisi Hubungan Internasional Polri.
Selain melakukan penyegaran di lingkungan Divisi Hubungan Internasional, mutasi yang tertuang dalam Surat Telegram Kapolri ini juga merotasi sejumlah perwira tinggi di Badan Intelijen Keamanan Polri. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menunjuk Brigadir Jenderal Wawan Muliawan sebagai Wakil Kepala Badan Intelijen Keamanan yang baru. Sebelum ditunjuk menempati posisi Wakil Kepala Badan Intelijen Keamanan tersebut, Brigadir Jenderal Wawan Muliawan mengemban tugas sebagai Direktur Keamanan Khusus Badan Intelijen Keamanan Polri.
Siapa Pemilik Uang Ratusan Miliar OTT KPK di Kantor Pertanahan Bogor?

Promosi yang diterima oleh Brigadir Jenderal Wawan Muliawan juga diikuti dengan penunjukan pejabat baru untuk posisi yang ditinggalkannya. Posisi Direktur Keamanan Khusus Badan Intelijen Keamanan Polri yang ditinggalkan oleh Wawan kemudian akan digantikan oleh Brigadir Jenderal Antonius Dwi Hendro Sunarko. Dalam rekam jejak jabatannya sebelum mutasi per tanggal 30 Juli 2026 ini, Brigadir Jenderal Antonius Dwi Hendro Sunarko bertugas sebagai Kepala Biro Analis pada Badan Intelijen Keamanan Polri.
Lebih lanjut, surat telegram yang ditandatangani oleh Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia Irjen Anwar ini juga mencatat adanya rotasi di lingkungan Inspektorat Pengawasan Umum Polri. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merotasi posisi Wakil Inspektur Pengawasan Umum Polri yang dijabat oleh Inspektur Jenderal Tomex Kurniawan. Dalam keputusan mutasi tersebut, Inspektur Jenderal Tomex Kurniawan dirotasi sebagai Perwira Tinggi pada Inspektorat Pengawasan Umum. Sama halnya dengan rotasi di Divisi Hubungan Internasional, pemindahan tugas Inspektur Jenderal Tomex Kurniawan ini juga dilakukan dalam rangka persiapan pensiun.






