berputar.id
BerandaHukumEkonomiNasionalInternasionalKeuanganBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Politik

Megawati, Surabaya Adalah Dapur Nasionalisme Bung Karno

Bambang SetiawanDiterbitkan 24 Agu 2026 - 00.29 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Megawati, Surabaya Adalah Dapur Nasionalisme Bung Karno
Foto/Ilustrasi: tempo.co.
A-A+

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menegaskan bahwa Jawa Timur, khususnya Kota Surabaya, memiliki kedudukan yang sangat penting dalam sejarah perjuangan bangsa serta pembentukan pemikiran Presiden Pertama Republik Indonesia, Soekarno atau Bung Karno. Bung Karno sendiri bahkan menjuluki Surabaya sebagai "Dapur Nasionalisme". Dari kota inilah dasar-dasar pemikiran kebangsaan, imajinasi persatuan, dan cita-cita kemerdekaan diramu sejak usia muda.

Pernyataan tersebut disampaikan Megawati saat memberikan pengarahan dalam agenda Konsolidasi PDI Perjuangan Jawa Timur di Surabaya pada Ahad, 23 Agustus 2026. Melalui momentum konsolidasi ini, Megawati mengajak seluruh kader untuk menengok kembali akar sejarah dan keteladanan Bung Karno di Surabaya sebagai landasan moral dalam menjalankan kerja-kerja politik kerakyatan.

Mengapa Surabaya Dijuluki sebagai Dapur Nasionalisme

Surabaya menjadi kawah candradimuka tempat Bung Karno menimba ilmu, mengasah intelektualitas, serta membentuk kesadaran politik awalnya. Di kota ini, Bung Karno menamatkan pendidikannya di Hoogere Burgerschool (HBS) sekaligus berguru secara langsung kepada tokoh pergerakan nasional, HOS Tjokroaminoto.

Perkembangan Kota Surabaya pada masa itu turut memberi pengaruh besar pada dinamika pemikiran Bung Karno. Pada tahun 1916, Surabaya telah tumbuh menjadi salah satu pusat kapitalisme global di kawasan Hindia Belanda. Realitas tersebut mempertemukan Bung Karno dengan berbagai persoalan riil masyarakat serta dinamika pergerakan zaman, sehingga Surabaya menjadi ruang peleburan gagasan-gagasan besar yang melahirkan tekad kemerdekaan.

Baca Juga

Pesan Megawati dari Jejak Bung Karno di Surabaya

Pesan Megawati dari Jejak Bung Karno di Surabaya

Dalam menjalani masa studinya di Surabaya, Bung Karno berhadapan dengan kondisi hidup yang serba terbatas. Beliau tinggal di sebuah ruangan sempit tanpa jendela dan hanya diterangi oleh sebuah lampu minyak teplok berukuran kecil. Namun, keterbatasan fisik tersebut tidak membatasi daya pikirnya. Sejak usianya baru menginjak 16 tahun, Bung Karno telah berimajinasi dan memancangkan tekad untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Dialektika Intelektual dan Ragam Bacaan Tokoh Dunia

Di dalam bilik belajarnya yang sederhana di Surabaya, Bung Karno melakukan dialog pemikiran yang intensif lewat buku-buku karya para pemikir dunia. Pergulatan literatur tersebut mempertemukannya dengan berbagai gagasan filosofis, ekonomi, dan politik dari berbagai bangsa dan zaman.

Beberapa tokoh dunia yang pemikirannya dipelajari dan diserap oleh Bung Karno antara lain:

  • Thomas Jefferson dan George Washington
  • William Gladstone
  • Karl Marx
  • Sun Yat-sen
  • Mustafa Kemal Atat眉rk
  • Jean-Jacques Rousseau

Selain nama-nama tersebut, Bung Karno juga mempelajari pemikiran para pejuang kemerdekaan dari berbagai bangsa. Seluruh bacaan ini menjadi bahan bakar intelektual yang merumuskan konsep nasionalisme Indonesia鈥攕ebuah nasionalisme yang berakar kuat dari refleksi mendalam di bilik sempit Surabaya.

Baca Juga

Zulhas Minta Kader PAN Potong Gaji Bantu Korban Gempa NTT dan Karhutla, Rincian Kebijakan dan Sasarannya

Zulhas Minta Kader PAN Potong Gaji Bantu Korban Gempa NTT dan Karhutla, Rincian Kebijakan dan Sasarannya

Arahan Megawati: Integritas Kader dan Target Politik Jawa Timur

Dalam arahannya kepada kader PDI Perjuangan di Jawa Timur, Megawati menekankan agar keteladanan dan sejarah perjuangan di Surabaya tidak sekadar menjadi romantisisme masa lalu, melainkan diwujudkan dalam etika berpolitik hari ini. Megawati secara tegas mengingatkan para kader agar tidak menempatkan uang dan kekuasaan sebagai segala-galanya dalam menjalankan perjuangan politik.

Megawati juga mengingatkan kembali rekam jejak historis kader banteng di Jawa Timur yang terbukti tangguh dalam menghadapi ujian zaman. Peristiwa di Pandegiling dan Sukolilo disebut sebagai bukti nyata militansi arek-arek PDI Perjuangan Jawa Timur saat menghadapi tekanan politik pada masa Orde Baru.

Dengan modal historis dan semangat militansi tersebut, Megawati berharap Jawa Timur dapat terus memperkokoh posisinya sebagai basis utama atau "Kandang Banteng". Terkait target pemilihan, partai menargetkan perolehan kursi legislatif di Jawa Timur setidak-tidaknya dapat menyamai pencapaian yang pernah diraih pada Pemilu 2019.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Surabaya

Berita Terbaru Lainnya

3 Juta Warga di 37 Kabupaten/Kota Terpapar Asap Karhutla, Kenali Risiko Kesehatan dan Langkah AntisipasinyaPesan Megawati dari Jejak Bung Karno di SurabayaZulhas Minta Kader PAN Potong Gaji Bantu Korban Gempa NTT dan Karhutla, Rincian Kebijakan dan SasarannyaRajin Bolak Balik Ke Gunung Kawi, 2 Pengusaha RI Ini Jadi KonglomeratIKN Akhirnya Bakal Punya Bioskop, Ini Nama Investor yang BangunPengusaha Kakap China Masuk ke IKN, Pengakuannya Tak TerdugaPedagang Kopi di Jakut Ditipu Pria Ngaku Habis Bensin, Motor Raib Dibawa KaburPemkab Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata ke Puncak & Cibinong-Depok

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  4. 4Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

HukumEkonomiNasionalInternasionalKeuanganBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap