Pemerintah menargetkan pelaksanaan uji coba rekening penyaluran bantuan sosial (bansos) dapat dimulai pada kuartal I 2027. Rencana pembukaan rekening perbankan ini merupakan bagian terintegrasi dari agenda digitalisasi perlindungan sosial (perlinsos) yang tengah disiapkan oleh pemerintah.
Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah, Luhut Binsar Pandjaitan, menyampaikan bahwa sebelum tahap uji coba berjalan, pemerintah saat ini masih menyelesaikan tahapan pembenahan dan pemadanan data penerima bansos. Proses penataan data tersebut ditargetkan tuntas sepanjang tahun ini guna memastikan ketepatan basis data penerima manfaat.
Jadwal Peluncuran Sistem Perlinsos Digital
Berdasarkan rancangan tahapan yang disusun pemerintah, sistem perlinsos digital dijadwalkan mulai diluncurkan (roll out) secara nasional pada minggu ketiga Oktober 2026. Pada saat pelaksanaan peluncuran perdana tersebut, tingkat kesiapan sistem diperkirakan telah mencapai sekitar 80 persen sebelum akhirnya dilanjutkan dengan uji coba penyaluran melalui rekening pada awal 2027.
Vale (INCO) Punya Rencana Besar, Siapkan Capex Rp19,29 T

Kebijakan digitalisasi dan pembukaan rekening ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto. Kepala Negara menginstruksikan agar masyarakat memiliki rekening bank, sehingga rekening perbankan tersebut dapat berfungsi sebagai sarana penyaluran berbagai program bantuan pemerintah secara langsung kepada masyarakat.
Perubahan Skema dan Pembatasan Penggunaan Dana
Melalui skema rekening perbankan langsung, pemerintah berencana melakukan peralihan mendasar pada sistem pemberian bantuan. Pemerintah tidak lagi menerapkan subsidi berbasis produk atau barang, melainkan mengalihkannya menjadi subsidi langsung yang diberikan kepada penerima. Program subsidi langsung ini direncanakan menyasar sekitar 50 juta masyarakat termiskin di Indonesia.
Luhut Kejar Perlinsos Digital Nasional Meluncur Pekan Ketiga Oktober

Untuk menjaga agar peruntukan dana bantuan tetap tepat sasaran, pemerintah tengah mempertimbangkan mekanisme kontrol, seperti penerapan sistem kupon atau pembatasan penggunaan saldo rekening. Pengaturan ini dirancang agar dana bansos benar-benar dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pokok penerima, seperti membayar tagihan listrik, membeli beras, dan membeli bensin. Selain itu, pembatasan skema transaksi ini ditujukan untuk mencegah penyalahgunaan dana bantuan, termasuk penggunaan untuk aktivitas judi online.






