Bagaimana cara organisasi, pelaku industri, dan komunitas teknologi di Indonesia menyelaraskan langkah untuk memperkuat pertahanan siber sekaligus menangkap peluang ekonomi digital? Pertanyaan ini menjadi sangat relevan seiring dengan meningkatnya ketergantungan pada teknologi kecerdasan buatan (AI). Salah satu langkah nyata yang dapat diambil adalah dengan mempersiapkan diri untuk berpartisipasi dalam ajang National Cybersecurity Connect (NCC) 2026. Forum tahunan ini dirancang khusus untuk mempertemukan berbagai pemangku kepentingan guna merumuskan solusi keamanan siber yang kokoh dan membangun jaringan bisnis yang strategis.
Langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah menandai kalender dan merencanakan kehadiran pada pelaksanaan forum ini secara matang. NCC 2026 dijadwalkan berlangsung selama dua hari penuh, yaitu pada tanggal 28 hingga 29 Oktober 2026. Acara berskala nasional ini akan diselenggarakan secara luring di Hotel Bidakara, Jakarta. Sebagai langkah awal persiapan, organisasi Anda dapat mulai menyusun alokasi anggaran perjalanan, menunjuk delegasi ahli yang akan dikirim, serta menyusun daftar target kemitraan yang ingin dicapai selama acara berlangsung. Peluncuran awal atau soft launching forum ini sendiri telah sukses digelar oleh PT Naganaya Indonesia Internasional bersama Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (APTIKNAS) di Jakarta pada hari Rabu (5/8).
Langkah berikutnya adalah menyesuaikan arah kebijakan dan strategi keamanan siber internal organisasi Anda dengan tema utama yang diusung oleh panitia. Pada penyelenggaraan yang memasuki edisi kelima ini, NCC 2026 mengangkat tema khusus yaitu "Securing Trust and Resilience in the Age of AI-Driven Digital Transformation". Tema ini menekankan pentingnya menjaga kepercayaan publik serta membangun ketahanan sistem informasi di tengah era transformasi digital yang digerakkan oleh kecerdasan buatan. Bagi para pelaku bisnis, praktisi teknologi, dan akademisi, menyelaraskan program kerja atau inovasi produk siber Anda dengan fokus kecerdasan buatan dan ketahanan digital ini akan membuat posisi organisasi Anda jauh lebih relevan saat berpartisipasi dalam sesi diskusi maupun pameran kelak.
Suahasil Siapkan Anggaran Antisipasi El Nino dalam APBN

Selanjutnya, Anda harus memanfaatkan ruang kolaborasi bisnis yang disediakan di dalam forum NCC 2026 secara optimal. Penyelenggaraan NCC 2026 memang tidak hanya ditujukan sebagai wadah untuk saling berbagi pengetahuan akademis atau teknis mengenai keamanan siber semata. Lebih dari itu, forum ini dirancang sebagai ruang kolaborasi bisnis konkret yang mempertemukan empat pilar penting dalam ekosistem digital, yaitu pemerintah, sektor industri, investor, serta komunitas teknologi. Sebelum acara dimulai, Anda dapat mempersiapkan proposal kolaborasi yang terstruktur, portofolio teknologi terbaru yang dimiliki perusahaan, atau rencana investasi strategis untuk dipresentasikan langsung kepada para calon mitra kerja sama di lokasi acara.
Untuk memaksimalkan efektivitas partisipasi, pelajari dengan saksama peran para pemangku kepentingan kunci dari unsur pemerintah yang turut mendukung jalannya forum ini. Di sektor regulasi dan keamanan pertahanan siber nasional, terdapat Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) yang dalam kegiatan ini diwakili oleh Sulistyo selaku Deputy for Government Cyber Security & Crypto and Human Resource Development. Sementara itu, dari sisi pengembangan ekonomi kreatif dan digital, terdapat Kementerian Ekonomi Kreatif yang diwakili oleh Muhammad Neil El Himam selaku Deputy for Digital and Technology Creativity. Memahami fokus kerja dan kebijakan dari masing-masing lembaga pemerintah ini akan membantu organisasi Anda dalam memetakan kepatuhan regulasi siber serta menyelaraskan inovasi digital dengan arah program strategis nasional yang mereka jalankan.
OMODA dan JAECOO Tambah Dua Dealer Baru di SCBD dan Bekasi

Selain berfokus pada instansi pemerintah, koordinasi yang erat dengan pihak penyelenggara swasta dan asosiasi juga sangat penting untuk menjamin kelancaran keikutsertaan Anda. Anda dapat mulai menjalin komunikasi aktif dengan PT Naganaya Indonesia Internasional yang dipimpin oleh Aditya Adiguna selaku Presiden Direktur, serta pihak APTIKNAS selaku asosiasi mitra penyelenggara. Melalui saluran komunikasi resmi mereka, calon peserta dapat memperoleh informasi lebih lanjut mengenai tata cara pendaftaran kepesertaan, ketersediaan stan pameran, hingga detail sesi diskusi kelompok terarah yang akan diadakan. Mengingat detail agenda harian, daftar pembicara lengkap, serta teknis registrasi masih terbatas pada tahap peluncuran awal ini, memantau perkembangan informasi secara berkala sangat disarankan guna mengantisipasi pembaruan jadwal.
Dengan mengikuti langkah-langkah persiapan yang terencana di atas, keterlibatan Anda dalam National Cybersecurity Connect 2026 tidak hanya akan meningkatkan wawasan dan pemahaman mengenai lanskap keamanan siber terkini, melainkan juga membuka peluang kolaborasi bisnis yang nyata. Kemitraan yang terjalin selama forum ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan siber organisasi sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang aman, andal, dan berkelanjutan di masa depan.






