berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita LokalBisnisMarketEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiPolitik & HukumBerita NasionalHiburanPerjalanan & WisataCuacaSepak BolaPolitikTravelPopuler
Beranda/Ekonomi

Laba Bersih bank bjb Tumbuh 58,8 Persen pada Semester I 2026

Bambang SetiawanDiterbitkan 31 Jul 2026 - 03.40 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Laba Bersih bank bjb Tumbuh 58,8 Persen pada Semester I 2026
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

Kinerja keuangan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk atau yang lebih dikenal dengan nama bank bjb menunjukkan pertumbuhan yang positif pada paruh pertama tahun ini. Berdasarkan laporan keuangan terbaru, bank bjb berhasil mencatatkan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 783 miliar pada semester I 2026. Pencapaian ini menandai adanya lonjakan yang signifikan jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan laba bersih tersebut tercatat mencapai 58,8 persen secara tahunan atau year on year (yoy).

Jika melihat secara keseluruhan, laba tahun berjalan secara konsolidasian yang diraih oleh perusahaan perbankan ini mencapai Rp 992 miliar. Nilai tersebut mencakup laba yang diatribusikan kepada kepentingan nonpengendali sebesar Rp 209 miliar, di samping laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk. Corporate Secretary bank bjb, Irwan Riswandi, dalam keterangannya di Jakarta pada hari Kamis, menyampaikan bahwa perseroan berupaya menjaga pertumbuhan bisnis yang sehat, berkualitas, dan berkelanjutan. Langkah ini dilakukan di tengah berbagai dinamika ekonomi serta tantangan yang ada di industri perbankan nasional maupun di wilayah operasional utamanya seperti Jawa Barat dan Banten.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita Lokal

Sebagai entitas pengendali, Grup bjb saat ini membawahi sejumlah anak usaha yang bergerak di sektor keuangan. Secara terperinci, grup ini menaungi tiga perusahaan anak di bidang perbankan dan dua lembaga keuangan nonbank. Keberadaan anak-anak usaha ini turut memberikan kontribusi nyata terhadap portofolio aset perusahaan secara keseluruhan. Hingga akhir Juni 2026, Grup bjb membukukan total aset konsolidasi yang menembus angka Rp 228,2 triliun. Dari total jumlah tersebut, kontribusi aset dari jajaran perusahaan anak tercatat sebesar Rp 44,2 triliun. Nilai ini setara dengan sekitar 19,4 persen dari total aset konsolidasi grup secara keseluruhan.

Baca Juga

Ekonom CORE Indonesia Sebut Mayoritas Tekanan terhadap Rupiah Bersumber dari Faktor Domestik

Ekonom CORE Indonesia Sebut Mayoritas Tekanan terhadap Rupiah Bersumber dari Faktor Domestik

Selain dari sisi aset, kinerja penyaluran kredit juga menunjukkan angka yang kuat. Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit secara konsolidasi, termasuk di dalamnya sektor pembiayaan, berhasil mencapai angka Rp 140,4 triliun hingga akhir Juni 2026. Distribusi kredit ini terbagi menjadi dua porsi utama. Pertama, kontribusi dari kinerja bank saja atau bank only yang menyumbang sebesar Rp 111,1 triliun. Kedua, kontribusi dari seluruh perusahaan anak yang tercatat sebesar Rp 29,3 triliun. Pembagian porsi ini menunjukkan bahwa bisnis utama perbankan masih menjadi motor penggerak utama dalam penyaluran dana ke masyarakat.

Apabila ditinjau dari segmentasinya, sektor konsumer tetap memegang peranan krusial sebagai penopang utama dari portofolio kredit bank bjb. Outstanding kredit pada segmen konsumer ini mampu mencapai Rp 74,2 triliun, yang merepresentasikan sekitar 66,8 persen dari keseluruhan total kredit yang disalurkan. Meskipun porsinya sangat dominan, bank bjb berhasil menjaga kualitas kreditnya dengan sangat baik. Hal ini tercermin dari rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) pada segmen konsumer yang dapat dipertahankan di level rendah, yaitu sebesar 0,56 persen. Selain segmen konsumer, perseroan juga berupaya melakukan diversifikasi sumber pertumbuhan kredit melalui pengembangan pembiayaan nonkonsumer.

Baca Juga

Faktor Pendorong Ekspor Sawit Pangkalan Bun Sumbang Penerimaan Negara Rp 1,74 Triliun

Faktor Pendorong Ekspor Sawit Pangkalan Bun Sumbang Penerimaan Negara Rp 1,74 Triliun

Salah satu fokus utama perseroan dalam pembiayaan nonkonsumer adalah memperkuat peran sebagai mitra strategis bagi pemerintah daerah. Penyediaan pembiayaan ini dilakukan secara selektif, terukur, dan senantiasa mengedepankan prinsip kehati-hatian. Di sisi penghimpunan dana, bank bjb juga mencatatkan hasil yang solid pada pertengahan tahun ini. Dana pihak ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun secara konsolidasi tercatat berada di angka Rp 160,9 triliun hingga posisi bulan Juni 2026. Capaian penghimpunan dana ini memberikan dukungan likuiditas yang kuat bagi pertumbuhan bisnis perseroan ke depan.

Untuk terus memperkuat struktur pendanaan, perseroan juga mendorong peningkatan porsi dana murah. Upaya ini diwujudkan melalui berbagai langkah strategis, seperti perluasan kerja sama sistem pembayaran gaji atau payroll, peningkatan aktivitas transaksi nasabah sehari-hari, serta optimalisasi berbagai layanan digital yang dimiliki oleh bank bjb. Keseimbangan antara penghimpunan dana masyarakat dan penyaluran kredit yang terjaga dengan baik ini menjadi salah satu pilar penting di balik pertumbuhan laba perseroan yang melesat tinggi pada paruh pertama tahun 2026.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

bank bjbKinerja Keuanganlaba bersihperbankan daerahBUMD

Berita Terbaru Lainnya

Fokus Pengelolaan Perbatasan RI-Malaysia dalam Sidang ke-39 Sosek Malindo di PontianakPresiden Prabowo Minta Kepala Daerah Tidak Mobilisasi Massa untuk PenyambutanPresiden Prabowo Dorong Pembangunan Jalur Kereta Trans Sumatera dari Lampung hingga AcehEkonom CORE Indonesia Sebut Mayoritas Tekanan terhadap Rupiah Bersumber dari Faktor DomestikFaktor Pendorong Ekspor Sawit Pangkalan Bun Sumbang Penerimaan Negara Rp 1,74 TriliunPresiden Prabowo Hadiri Akad Massal KPR Subsidi di Batang, KH Zulfa Mustofa Pimpin DoaSidang Kasus PT DSI, Eks Direktur Klaim Kasus Terjadi Setelah Dirinya Tidak MenjabatMenganalisis Valuasi Bisnis Indian Premier League yang Mencapai USD 20,6 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

Internasional

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

30 Jul 2026

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

Ekonomi

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

30 Jul 2026

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

Pariwisata

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

30 Jul 2026

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Presiden Prabowo Minta Kepala Daerah Tidak Mobilisasi Massa untuk Penyambutan

Nasional

Presiden Prabowo Minta Kepala Daerah Tidak Mobilisasi Massa untuk Penyambutan

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri DitangkapInternasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&BEkonomi 路 30 Jul 2026
  3. 3Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata AntarnegaraPariwisata 路 30 Jul 2026
  5. 5Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
Bisnis
Market
Edukasi
Olahraga
Lingkungan
Teknologi
Politik & Hukum
Berita Nasional
Hiburan
Perjalanan & Wisata
Cuaca
Sepak Bola
Politik
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap