berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Nasional

KPK Bongkar Modus Penetapan Kuota dan Aliran Dana Jalur Mandiri di Unsoed

Ance RundenganDiterbitkan 22 Agu 2026 - 06.41 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
KPK Bongkar Modus Penetapan Kuota dan Aliran Dana Jalur Mandiri di Unsoed
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap praktik lancung dalam seleksi penerimaan mahasiswa baru jalur Mandiri di Universitas Soedirman (Unsoed). Berdasarkan temuan penyidik, Rektor Unsoed Akhmad Sodiq diduga telah menyiapkan alokasi kuota khusus bagi calon mahasiswa baru di Fakultas Kedokteran yang orang tuanya menyetorkan sejumlah uang. Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein menjelaskan bahwa dari total daya tampung sekitar 245 kursi pada jalur Mandiri tersebut, sebanyak 73 kursi sengaja disiapkan oleh tersangka untuk menampung calon mahasiswa yang dimintai uang. Penghitungan serta penetapan jatah kuota tersebut terungkap lewat dokumen barang bukti yang diperoleh tim penyidik saat operasi tangkap tangan (OTT).

Praktik pemerasan ini berakar dari instruksi pejabat kampus kepada perantara swasta. Pada Agustus 2026, Wakil Rektor Unsoed Norman Arie Prayogo memerintahkan dua perantara swasta, yakni Dian Mulia Wardhana dan Adhi Wiharto, untuk mematok tarif sebesar Rp 650 juta kepada setiap calon mahasiswa baru Fakultas Kedokteran. Kendati telah menyetorkan uang sesuai tarif yang ditentukan, para calon mahasiswa ternyata tidak mendapatkan kepastian kelulusan dalam seleksi Mandiri. Ketika para peserta tersebut dinyatakan tidak lulus seleksi, orang tua calon mahasiswa mendesak agar uang yang telah diserahkan dikembalikan. Namun, pihak perantara tidak dapat memenuhi pengembalian tersebut lantaran uang itu telah habis digunakan untuk keperluan pribadi mereka.

Baca Juga

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Untuk mengatasi desakan pengembalian dana dari para orang tua calon mahasiswa, Norman Arie Prayogo kemudian meminjam uang kepada Mulyono, yang merupakan keponakan dari Rektor Akhmad Sodiq. Sebagai kompensasi atas pinjaman kepada pihak swasta tersebut, pihak kampus menjanjikan pembayaran melalui pencairan tiga paket proyek pekerjaan di lingkungan Unsoed. Tiga paket proyek tersebut meliputi pengadaan kanopi, renovasi kantin, dan pengecatan gedung. Seluruh paket pekerjaan tersebut telah selesai dikerjakan oleh CV milik Mulyono, kemudian pencairan pembayarannya dialihkan kepada pihak swasta yang bersangkutan.

Penyidikan KPK turut membongkar keterlibatan Kepala Bagian Akademik Unsoed, Eko Sumanto, dalam proses penerimaan mahasiswa baru jalur Mandiri. Atas sepengetahuan Rektor Akhmad Sodiq, Eko Sumanto melakukan tawar-menawar biaya atau mahar seleksi dengan pihak pengepul calon mahasiswa baru. Dari kesepakatan tersebut, Eko Sumanto menerima aliran dana dari pihak pengepul dengan nilai total mencapai Rp 1,12 miliar sepanjang rentang waktu 2025 hingga 2026. Setelah uang diterima, Akhmad Sodiq lantas memberikan akses identitas pengguna miliknya kepada Eko Sumanto untuk memproses persetujuan atau otorisasi klik bagi calon mahasiswa yang telah menyetorkan uang.

Baca Juga

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Selain penerimaan melalui bagian akademik, Akhmad Sodiq juga diduga memperoleh penerimaan lain pada periode 2025 hingga 2026 sebesar Rp 680 juta dari para calon mahasiswa baru melalui perantaraan Mulyono. Uang ratusan juta rupiah tersebut kemudian digunakan oleh Sodiq untuk membeli tiga bidang tanah, yang seluruhnya diatasnamakan Mulyono. Menindaklanjuti serangkaian temuan pemerasan dan manipulasi penerimaan mahasiswa baru di lingkungan Unsoed ini, KPK resmi menetapkan enam orang sebagai tersangka, yaitu Akhmad Sodiq, Norman Arie Prayogo, Eko Sumanto, Dian Mulia Wardhana, Adhi Wiharto, dan Mulyono.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KPKUnsoed

Berita Terbaru Lainnya

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak MenguatRekomendasi Saham Hari Ini, INCO, MITI, hingga DPUMDaryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa BesarSebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di PengungsianRSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi OtakMenguak Misteri Keberadaan Nusron Usai KPK OTT Kasus HGB SummareconPurbaya Jadi Menkeu Setahun, Berapa Uang Pensiunnya?

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

Olahraga

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

2 Sep 2026

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

Teknologi

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

25 Agu 2026

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

Nasional

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

16 Sep 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

Nasional

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

25 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?Olahraga 路 2 Sep 2026
  3. 3Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian KomdigiTeknologi 路 25 Agu 2026
  4. 4Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 TriliunNasional 路 16 Sep 2026
  5. 5Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap