Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 ditemukan dalam kondisi terbalik di perairan Laut Jawa setelah mengalami gangguan stabilitas akibat cuaca buruk pada Minggu (13/9). Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengonfirmasi bahwa meski kapal telah terbalik, fisik kapal tersebut belum tenggelam ke dasar laut.
Peristiwa nahas yang menimpa kapal rute Surabaya menuju Banjarmasin tersebut bermula dari laporan cuaca buruk. Kepala Basarnas Mohammad Syafii menjelaskan, kru kapal awalnya mengabarkan situasi cuaca yang tidak bersahabat kepada pihak perusahaan. Beberapa jam kemudian, muatan atau struktur kapal mengalami pergeseran titik pusat gravitasi (center of gravity) hingga membuat badan kapal miring.
Menyadari kondisi yang kian kritis, awak kapal menyiarkan panggilan darurat dan mengaktifkan alat pemancar sinyal marabahaya, Emergency Position Indicating Radio Beacon (EPIRB), sebelum kapal akhirnya terbalik. Titik lokasi kecelakaan diperkirakan memakan waktu tempuh sekitar enam jam dari Banjarmasin.
Perkuat Kolaborasi Kemanusiaan lewat Penyaluran Bantuan Rp75 Juta untuk Penyintas Gempa NTT

Sinyal tersebut segera direspons Basarnas dengan mendeklarasikan status darurat kepada seluruh armada pelayaran di sekitar Laut Jawa. Operasi SAR skala besar langsung digerakkan dari laut dan udara. Basarnas memberangkatkan kapal penyelamat dari Banjarmasin, Surabaya, dan Makassar, yang diperkuat oleh empat kapal perang KRI milik TNI AL. Dari udara, pencarian didukung oleh pesawat Skadron 400 TNI AL Surabaya, pesawat CN-235 TNI AL, satu helikopter Polri, serta pesawat Caravan BNPB.
Sejumlah kapal yang melintas berhasil mengevakuasi para korban dari perairan:
Tangis Istri Menanti Kabar Suami Usai Kapal Virgo Hilang di Laut Jawa

- MV Haida menyelamatkan 69 orang dalam kondisi selamat.
- KM Cahaya Bahari mengevakuasi 22 orang selamat.
- TB Mauhau 9 mengevakuasi 16 orang, dengan rincian 14 orang selamat, satu mengalami cedera berat, dan satu orang meninggal dunia.
- TB TCP mengevakuasi enam orang, yang terdiri atas satu korban selamat dan lima orang meninggal dunia.
Penyebab pasti pergeseran beban maupun runtutan kecelakaan KM Virgo Transport 8 masih akan menunggu investigasi dan rekomendasi resmi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).






