Sebuah insiden kebakaran melanda permukiman di Jalan Cendana Timur, Kelurahan Srondol Wetan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang. Tiga orang penghuni rumah, termasuk dua anak di bawah lima tahun (balita), mengalami luka bakar serius dan dilarikan ke rumah sakit setempat untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Peristiwa tersebut bermula saat rumah hanya dihuni oleh seorang asisten rumah tangga (ART) perempuan berusia 50 tahun bersama dua balita berumur 4 tahun dan 6 bulan. Kedua orang tua korban saat itu sedang tidak berada di lokasi karena bekerja.
Kobaran api diduga dipicu oleh kebocoran tabung elpiji di area dapur. Api dengan cepat membesar dan merembet ke ruang keluarga yang berada persis di sebelahnya. Kepungan api dan kepulan asap membuat ketiga korban panik sehingga tidak sempat menyelamatkan diri keluar dari bangunan dengan cepat. Akibatnya, ART dan kedua balita tersebut menderita luka bakar di hampir sekujur tubuh.
Pria Curi Lampu di Proyek Tol Jogja-Solo, Langsung Ditangkap Pekerja Proyek

Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang mengerahkan 5 unit mobil pemadam dan 28 personel untuk mengendalikan kobaran api. Petugas di lapangan sempat menghadapi kendala akses jalan berupa gang sempit yang tidak bisa dilalui armada pemadam secara langsung.
Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Dinas Damkar Kota Semarang, Tantri Pradono, menyatakan bahwa pemadaman awal terpaksa dilakukan dari jarak yang cukup jauh dengan menyemburkan air. Setelah intensitas api menurun, petugas baru dapat mendekati titik kebakaran menggunakan selang panjang untuk penuntasan.
2 Pemasok Narkoba ke Revaldo Fifaldi Ditangkap!

Selain mengakibatkan tiga korban luka bakar, kebakaran tersebut menghanguskan seluruh perabot rumah tangga dan menyebabkan struktur dinding rumah mengalami keretakan.






