Kobaran api yang melanda kawasan lahan gambut di zona penyangga Taman Nasional Berbak Sembilang (TNBS), Kabupaten Tanjungjabung Timur, Jambi, akhirnya berhasil dikendalikan oleh tim gabungan pada Kamis (27/8).
Kondisi ini berbanding terbalik dengan situasi kritis pada Rabu (26/8) malam, saat api sempat berkobar hebat di pinggiran Dusun Sungai Palas, Desa Rantau Rasau Desa, Kecamatan Berbak. Kebakaran utama berhasil dipadamkan pada Kamis pagi berkat kerja keras tim pemadam Balai TNBS yang dibantu satgas darat terpadu kabupaten.
Kecelakaan Maut di Tol Jombang-Mojokerto, 4 Tewas 7 Luka

Untuk memastikan api tidak menyeberang ke kawasan inti taman nasional, jajaran pimpinan daerah turun langsung ke lokasi kebakaran. Gubernur Jambi Al Haris selaku Dansatgas Karhutla Provinsi Jambi, Kapolda Jambi Inspektur Jenderal Krisno H Siregar, dan Danrem 042 Garuda Putih Brigjen TNI Nyamin memantau langsung proses pengamanan area bekas terbakar. Dalam kunjungan tersebut, para pejabat turut menyemprotkan air ke titik-titik asap dan membagikan paket sembako kepada petugas satgas serta warga sekitar.
Kendati kebakaran utama telah tertangani, tim gabungan tetap bersiaga di lapangan untuk melanjutkan proses pendinginan dan pemantauan berkala. Langkah penyisiran intensif dilakukan karena bara api kecil dan kepulan asap masih terdeteksi di beberapa titik lapisan gambut.
Jalan Alternatif Langkat-Karo Longsor, Kendaraan Bergantian Melintas

Guna memperkuat mitigasi karhutla di lahan gambut Jambi, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni juga memastikan penambahan sumur hidran serta penggelaran Operasi Modifikasi Cuaca di wilayah tersebut.






