Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di kawasan Gunung Arjuno-Welirang kian meluas. Berdasarkan data dari UPT Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, peristiwa tersebut telah menghanguskan lahan seluas total 334,94 hektare.
Data luasan dampak kebakaran tersebut tercatat per Kamis, 27 Agustus 2026. Ratusan hektare lahan yang terbakar terbagi di dua wilayah administratif di Jawa Timur, yaitu wilayah Kabupaten Pasuruan dan Kota Batu.
8 Perjalanan KA di Daop 5 Sempat Berhenti Imbas Gempa M 6,5 Kepulauan Seribu

Kepala UPT Tahura Raden Soerjo, Agustiningtyas Marini, mengungkapkan bahwa area terbakar paling luas berada di wilayah Pasuruan. Dari total luasan yang hangus, seluas 274 hektare berada di Kabupaten Pasuruan, sedangkan 60 hektare lainnya berada di kawasan Kota Batu.
Mengenai perkembangan kondisi di lapangan, titik api terpantau masih berada di kawasan Lali Jiwo dan mulai merembet ke kawasan Banyukuning. Kobaran api terpantau bergerak turun dari bagian atas bukit menuju ke area bawah.
Gempa M 6,5 Kepulauan Seribu Hari Ini, Penyebab hingga Dampaknya

Untuk mengendalikan kobaran api, tim gabungan yang terdiri atas petugas UPT Tahura Raden Soerjo, Polisi Kehutanan (Polhut), relawan, dan Masyarakat Peduli Api (MPA) terus melakukan penanganan dan pemadaman melalui jalur darat. Selain penanganan darat, upaya pemadaman kebakaran tersebut juga mendapat dukungan dari udara melalui operasi water bombing.






