berputar.id
BerandaNewsHukumBeritaEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganOlahragaTeknologiPolitikMegapolitanPopuler
Beranda/Nasional

Kebakaran Gudang Sparepart Motor di Centra Kosambi Tangerang Masuki Tahap Pendinginan

Bambang SetiawanDiterbitkan 9 Agu 2026 - 20.51 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kebakaran Gudang Sparepart Motor di Centra Kosambi Tangerang Masuki Tahap Pendinginan
Foto/Ilustrasi: news.detik.com.
A-A+

Upaya pemadaman kebakaran besar yang melanda kawasan pergudangan di daerah Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten, kini telah memasuki tahap krusial. Setelah berkobar selama kurang lebih enam jam sejak siang hari, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tangerang akhirnya berhasil mengendalikan situasi dan kini tengah memfokuskan tindakan pada proses pendinginan di lokasi kejadian. Langkah ini diambil guna memastikan tidak ada lagi titik api tersembunyi yang berpotensi memicu kebakaran susulan di area industri tersebut. Berdasarkan konfirmasi resmi yang diperoleh pada hari Minggu, 9 Agustus 2026, situasi di lapangan berangsur-angsur kondusif meskipun petugas masih bersiaga penuh di lokasi guna menuntaskan proses pembasahan material yang terbakar.

Peristiwa kebakaran ini pertama kali dilaporkan kepada pihak berwenang pada siang hari. Pihak Damkar Kabupaten Tangerang mencatat bahwa laporan pertama mengenai amukan api masuk ke pusat pengendali operasi pada pukul 11.30 WIB. Lokasi spesifik yang menjadi titik amukan api berada di Kompleks Pergudangan Centra Kosambi, sebuah kawasan yang dikenal padat dengan aktivitas logistik dan penyimpanan barang di wilayah Tangerang. Berdasarkan data yang dihimpun oleh petugas pemadam kebakaran di lapangan, objek utama yang hangus terbakar dalam insiden ini merupakan gudang penyimpanan suku cadang atau sparepart sepeda motor. Karakteristik material di dalam gudang yang sebagian besar terdiri dari komponen otomotif diduga membuat api cepat membesar dan menyebar ke bangunan di sekitarnya.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumBeritaEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganOlahragaTeknologiPolitikMegapolitan

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Skala kebakaran yang cukup besar ini tidak hanya menghanguskan satu unit bangunan saja. Pusdalops Pemadam Kebakaran Kabupaten Tangerang memberikan keterangan resmi bahwa api melahap gudang milik tiga perusahaan yang berbeda di area tersebut. Total ada tiga gudang yang dilaporkan mengalami kerusakan akibat kebakaran hebat ini. Mengingat area pergudangan Centra Kosambi memiliki struktur bangunan yang saling berdekatan, kecepatan penanganan menjadi kunci utama agar kobaran api tidak merembet lebih jauh ke area industri lainnya yang berada di kawasan Kosambi. Hal ini menjelaskan mengapa proses pemadaman membutuhkan waktu hingga sekitar enam jam sebelum akhirnya petugas dapat menyatakan bahwa api berhasil dikendalikan dan siap untuk memasuki tahap pendinginan.

Baca Juga

Upaya Pemulihan Sektor Pertanian dan Irigasi Pascabencana di Aceh

Upaya Pemulihan Sektor Pertanian dan Irigasi Pascabencana di Aceh

Untuk mengatasi kobaran api yang melanda tiga gudang perusahaan tersebut, otoritas pemadam kebakaran mengerahkan kekuatan yang cukup besar ke lokasi kejadian. Sebanyak 12 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan secara bertahap guna menjinakkan api. Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang menjadi tulang punggung dalam operasi ini dengan mengirimkan 10 unit armada pemadam kebakaran langsung ke titik lokasi. Mengingat lokasi kebakaran yang berada di koridor strategis dan membutuhkan penanganan cepat, bantuan armada tambahan juga didatangkan dari wilayah terdekat. Sebanyak 2 unit mobil pemadam kebakaran dari Damkar Bandara Soekarno-Hatta turut dikerahkan untuk memperkuat armada pemadam di lapangan, sehingga total bantuan yang beroperasi mencapai 12 unit kendaraan pemadam.

Meskipun kebakaran ini menimbulkan kerusakan fisik yang signifikan pada tiga bangunan gudang sparepart motor tersebut, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam musibah ini. Petugas call center Pusdalops Damkar Kabupaten Tangerang menegaskan bahwa berdasarkan informasi yang dikirimkan oleh anggota pemadam kebakaran yang bertugas langsung di area reruntuhan, tidak ditemukan adanya korban, baik luka-luka maupun meninggal dunia. Seluruh pekerja dan staf di kawasan pergudangan tersebut dilaporkan berhasil menyelamatkan diri sebelum api mengepung seluruh bangunan. Fokus petugas saat ini sepenuhnya tertuju pada penyelesaian proses pendinginan untuk memastikan suhu material bangunan dan sisa-sisa sparepart motor yang terbakar benar-benar turun dan aman dari risiko penyalaan kembali.

Baca Juga

Kemlu Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban Longsor di Nagano, Jepang

Kemlu Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban Longsor di Nagano, Jepang

Proses pendinginan pasca-kebakaran di Pergudangan Centra Kosambi ini menjadi tahapan yang sangat penting, terutama mengingat material yang terbakar adalah suku cadang motor yang sering kali mengandung bahan logam, plastik, pelumas, atau karet yang dapat menyimpan panas dalam waktu lama. Tanpa proses pendinginan yang menyeluruh oleh tim Damkar Kabupaten Tangerang dan BPBD Kabupaten Tangerang, bara api yang tersembunyi di bawah reruntuhan seng atau beton bangunan bisa kembali menyala apabila tertiup angin. Oleh karena itu, hingga Minggu sore menjelang malam, petugas pemadam kebakaran masih terlihat menyisir area pergudangan untuk menyemprotkan air ke titik-titik yang dinilai masih mengeluarkan asap panas, guna memastikan situasi benar-benar aman bagi masyarakat sekitar dan pemilik area pergudangan.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BPBD Kabupaten Tangerang

Berita Terbaru Lainnya

Undang-Undang Keamanan Siber Baru Turki dan Dampaknya Terhadap Akses Internet WargaUpaya Pemulihan Sektor Pertanian dan Irigasi Pascabencana di AcehKemlu Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban Longsor di Nagano, JepangCiri Masyarakat Kelas Bawah dan Faktor Ekonomi yang MemengaruhinyaPerjalanan Musik Straight Club dan Eksplorasi City Pop dalam Single Semoga Kau Satu-SatunyaGajah Sumatra Ditemukan Mati di Perkebunan Sawit Aceh TamiangDPRD Kota Bandung Petakan Risiko Proyek Gedung RSUD dan InspektoratMenteri Perdagangan Dorong Akses Pembiayaan UMKM dan Penguatan Rantai Nilai Global di Pertemuan BRICS

Paling Banyak Dibaca

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

Nasional

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

4 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  2. 2Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  3. 3Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  4. 4Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  5. 5Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026