berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Nasional

Kasus ISPA di Pontianak Meningkat 10% saat Kabut Asap

Usat BalangDiterbitkan 26 Agu 2026 - 05.03 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kasus ISPA di Pontianak Meningkat 10% saat Kabut Asap
Foto/Ilustrasi: Tirto
A-A+

Dinas Kesehatan Kota Pontianak mencatat adanya peningkatan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) sebesar 5 hingga 10 persen dalam sepekan terakhir. Kenaikan kasus tersebut berlangsung seiring dengan munculnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah sekitar.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Saptiko, menjelaskan bahwa penurunan kualitas udara akibat kabut asap berisiko memicu gangguan kesehatan, khususnya serangan asma bagi masyarakat yang memiliki riwayat kondisi tersebut. Namun, ia menekankan bahwa lonjakan kasus ISPA tidak semata-mata disebabkan oleh asap karhutla, melainkan turut dipengaruhi oleh faktor lingkungan lainnya.

Menyikapi penurunan mutu udara tersebut, Dinas Kesehatan meminta masyarakat鈥攖erutama kelompok rentan鈥攗ntuk membatasi kegiatan di luar ruangan ketika kepekatan asap meningkat. Kelompok yang paling berisiko meliputi kalangan lanjut usia, ibu hamil, bayi, balita, serta penderita komorbiditas seperti asma dan penyakit jantung.

Baca Juga

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Warga yang tetap harus beraktivitas di luar rumah diimbau untuk mengenakan masker. Langkah ini dinilai penting guna memperkecil risiko terhirupnya partikel debu dan polutan yang melayang di udara.

Kualitas Air dan Imbauan Sanitasi

Selain persoalan udara, Dinas Kesehatan Kota Pontianak turut memantau pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat selama musim kemarau. Hingga kini, kondisi air baku belum memperlihatkan dampak signifikan terhadap peningkatan penyakit yang ditularkan lewat air.

Baca Juga

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Sebagian besar warga Pontianak tercatat menggunakan air galon untuk konsumsi harian. Untuk menjaga keamanan warga, Dinas Kesehatan rutin menjalankan pengawasan higienitas dan standar kesehatan terhadap unit-unit usaha depot pengisian ulang air galon.

Saptiko juga mengimbau warga agar tidak langsung menggunakan air dari curah hujan pertama pada musim kemarau. Air hujan awal dinilai masih membawa endapan debu dan kotoran dari atmosfer maupun permukaan atap penampungan. Sementara itu, pemanfaatan air payau atau asin untuk kebutuhan tertentu dinilai tidak langsung memicu masalah kesehatan pada kulit masyarakat.

Sumber: Tirto

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kabut AsapDinas Kesehatan

Berita Terbaru Lainnya

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak MenguatRekomendasi Saham Hari Ini, INCO, MITI, hingga DPUMDaryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa BesarSebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di PengungsianRSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi OtakMenguak Misteri Keberadaan Nusron Usai KPK OTT Kasus HGB SummareconPurbaya Jadi Menkeu Setahun, Berapa Uang Pensiunnya?

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

Olahraga

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

2 Sep 2026

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

Teknologi

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

25 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

Nasional

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

16 Sep 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?Olahraga 路 2 Sep 2026
  3. 3Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian KomdigiTeknologi 路 25 Agu 2026
  4. 4Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  5. 5Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 TriliunNasional 路 16 Sep 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap