Ratusan barang mewah hasil sitaan dari kasus pencucian uang terbesar di Singapura senilai S$3 miliar atau sekitar Rp42 triliun resmi dilepas ke pasar melalui lelang daring internasional. Melalui rumah lelang Hotlotz, sebanyak 624 aset sitaan yang terdiri atas perhiasan berlian hingga tas dari berbagai jenama ternama kini ditawarkan kepada calon pembeli dari seluruh dunia.
Penjualan aset tersebut terbagi ke dalam dua sesi utama, yakni Luxury Handbags & Accessories dan Fine Jewellery Part One. Secara keseluruhan, barang yang dilelang mencakup 286 koleksi perhiasan serta 338 tas mewah. Dari dua sesi lelang ini, total hasil penjualan diproyeksikan mencapai antara S$2,9 juta hingga S$3,9 juta, atau berkisar Rp40,4 miliar sampai Rp54,3 miliar.
Lot dengan harga pembukaan tertinggi ditempati oleh sebuah cincin berlian fancy yellow seberat 15,02 karat, yang ditawarkan mulai dari harga S$180.000 atau sekitar Rp2,51 miliar. Di kategori perhiasan lainnya, terdapat dua gelang berlian Hermes Kelly serta cincin berlian rancangan Cartier dan Graff dengan rentang harga pembukaan S$30.000 hingga S$80.000 (Rp417,6 juta sampai Rp1,11 miliar).
Sementara pada lini tas mewah, penawar dapat menemukan set koleksi empat tas mini Chanel edisi 2020 bertajuk Success Story yang dirilis untuk mengenang mendiang Karl Lagerfeld. Koleksi tersebut dibuka dengan harga S$10.000 (Rp139,2 juta), setara dengan harga awal tas edisi terbatas Louis Vuitton x Yayoi Kusama Pumpkin Bag berbahan kulit monogram.
Danantara Ungkap Kriteria Sektor Layak Investasi, Apa Saja?

Mekanisme Lelang dan Batas Waktu
Proses penawaran untuk kategori tas dan aksesori dijadwalkan berakhir pada 20 September 2026. Adapun lelang perhiasan akan ditutup sepekan kemudian, tepatnya pada 27 September 2026.
Hotlotz menerapkan mekanisme perpanjangan waktu otomatis selama lima menit apabila terdapat tawaran baru yang masuk di menit-menit akhir penutupan suatu lot. Proses lelang baru dinyatakan selesai secara resmi apabila tidak ada lagi penawaran masuk selama lima menit penuh.
Pemenang lelang diwajibkan membayar premi pembeli (buyer's premium) sebesar 20 persen dari harga akhir penawaran. Biaya tersebut telah mencakup pajak barang dan jasa (GST) Singapura, meskipun fasilitas pembebasan pajak tersedia bagi pembeli internasional.
Penjualan 7.172 Pouch Makanan Kucing Halal Pecahkan Rekor Guinness World Records

Hasil Penjualan Masuk Kas Negara
Penjualan barang-barang mewah ini merupakan bagian dari proses likuidasi aset yang ditangani oleh kantor audit Deloitte, setelah menerima penyerahan barang sitaan dari Kepolisian Singapura pada Agustus tahun lalu.
Menteri Dalam Negeri Singapura K Shanmugam dalam keterangan di parlemen pada Februari tahun lalu menegaskan bahwa seluruh penerimaan dari hasil penjualan aset kasus ini akan disetorkan ke Consolidated Fund. Rekening kas utama pemerintah Singapura tersebut difungsikan untuk menghimpun pendapatan negara dan mendanai berbagai kebutuhan belanja pemerintah.






