Pemerintah menegaskan tidak ada penunjukan khusus kepada pihak swasta untuk memimpin penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Klarifikasi ini disampaikan langsung oleh pihak Istana menyusul beredarnya narasi di media sosial terkait keterlibatan pengusaha dalam struktur komando penanganan bencana tersebut.
Berikut rangkuman pertanyaan dan jawaban penting seputar klarifikasi Istana serta kondisi terkini penanganan karhutla di tanah air.
Mengapa Muncul Isu Haji Isam Ditunjuk Memimpin Penanganan Karhutla?
Kabar ini bermula dari informasi yang beredar di media sosial. Narasi tersebut mengeklaim bahwa Presiden Prabowo menunjuk pengusaha asal Kalimantan, Andi Syamsuddin Arsyad atau yang dikenal sebagai Haji Isam, sebagai koordinator penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan nasional.
Klaim ini menyebar di tengah meluasnya titik api di sejumlah provinsi di Pulau Kalimantan dan Sumatra.
Riset ITB, Seandainya Jakarta Nol Emisi, Ibu Kota Tetap Tak Akan Bebas Polusi

Apa Tanggapan Resmi Istana Kepresidenan?
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi membantah kabar tersebut. Ia menegaskan bahwa pemerintah memang meminta partisipasi seluruh elemen masyarakat untuk membantu penanganan karhutla, tetapi tidak ada penunjukan Haji Isam sebagai koordinator resmi penanggulangan bencana.
Prasetyo menjelaskan bahwa penunjukan sebagai koordinator tidak dilakukan karena kewenangan penanggulangan karhutla bukan berada pada pihak tersebut.
Berapa Luas Wilayah Terdampak Karhutla Saat Ini?
Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), total luasan karhutla di Indonesia telah mencapai 72.798 hektare.
Tabrakan Beruntun di Dekat Grahadi Surabaya, Pengemudi Mabuk Akumulasi Pelanggaran dan Sebabkan Korban Jiwa

Deputi Bidang Pencegahan BNPB Abdul Muhari menyampaikan bahwa per Minggu (23/8), sebaran wilayah terdampak meliputi:
- Kalimantan Barat: 38.310 hektare (wilayah terluas)
- Riau: 16.249,24 hektare
- Kalimantan Selatan: 8.019,62 hektare
- Kalimantan Tengah: 7.634,46 hektare
- Sumatra Selatan: 1.926,23 hektare
- Jambi: kurang lebih 658,29 hektare
Langkah Apa yang Sedang Dijalankan untuk Memadamkan Api?
Untuk mengatasi kebakaran yang tersebar di enam provinsi terdampak tersebut, operasi pemadaman terus dilakukan secara intensif. Sebanyak 57.267 petugas gabungan telah dikerahkan ke lapangan guna mengendalikan serta memadamkan titik api di kawasan hutan dan lahan.






