Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencatatkan kinerja positif pada penutupan perdagangan Selasa (8/9) sore. Indeks saham domestik melesat 66,76 poin atau menguat 1,01 persen dan bertengger di level 6.686, berbalik arah di tengah tekanan yang melanda sebagian besar bursa global.
Berdasarkan data RTI Infokom, aktivitas perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia berlangsung cukup ramai dengan nilai transaksi mencapai Rp15,66 triliun. Volume perdagangan tercatat mencapai 37,47 miliar saham sepanjang sesi berlangsung.
Pergerakan pasar secara keseluruhan didominasi oleh saham-saham yang menghijau. Sebanyak 363 saham ditutup menguat, 244 saham mengalami koreksi, dan 185 saham lainnya bergerak stagnan.
Breaking News! IHSG Naik 1%, Sedikit Lagi Sentuh Level 6.700

Kekuatan laju IHSG ditopang oleh mayoritas indeks sektoral. Sebanyak delapan dari 11 sektor berhasil berakhir di zona hijau, dengan sektor barang baku memimpin reli usai melonjak 1,94 persen. Di sisi lain, tiga sektor tertahan di zona merah, dengan penurunan terdalam dicatatkan sektor kesehatan yang tertekan 0,67 persen.
Pergerakan Kontras Bursa Regional dan Global
Penguatan pasar modal Indonesia sore ini bergerak berlawanan dengan mayoritas bursa kawasan Asia. Di bursa Asia, indeks Hang Seng Composite di Hong Kong melemah 0,38 persen, Straits Times Singapura terkoreksi 0,50 persen, dan Nikkei 225 di Jepang merosot tajam 1,70 persen. Hanya indeks Shanghai Composite di China yang mampu mencetak keuntungan tipis sebesar 0,20 persen.
Edwin Soeryadjaya Borong 2,25 Juta Saham SRTG di Harga Rp1.810

Kondisi serupa juga terlihat di pasar Eropa dan Amerika Serikat. Di Benua Biru, indeks DAX di Jerman tergelincir 0,75 persen dan FTSE 100 Inggris berkurang 0,30 persen.
Sementara itu di Wall Street, tiga indeks utama kompak berakhir di teritori negatif. Indeks S&P 500 terkoreksi 0,38 persen, NASDAQ Composite melemah 0,29 persen, dan Dow Jones mengalami penurunan 0,51 persen.






